Pasar kopi internasional menghadapi tekanan penurunan yang signifikan, dengan harga yang turun tajam pada hari Jumat di tengah konfluensi faktor bearish. Kontrak berjangka kopi arabika Maret turun sebesar 13,25 poin ((-3,845%), menandai level terendah selama 5,5 bulan, sementara kontrak robusta Maret turun 66 poin ()-1,58%), menunjukkan penurunan yang cukup tajam. Harga kopi arabika dan robusta mengalami penurunan karena kekhawatiran tentang permintaan global yang melemah dan ketidakpastian ekonomi yang meningkat. Selain itu, faktor-faktor lain seperti kenaikan dolar AS dan stok yang melimpah turut menekan harga pasar kopi dunia. Para trader dan pelaku pasar kini menunggu data ekonomi dan laporan cuaca yang dapat mempengaruhi pergerakan harga selanjutnya.