Laporan: Hacker Korea Utara menyusup ke ratusan organisasi global dengan menyamar sebagai VC dan staf IT, mencuri miliaran dolar Aset Kripto

DeepFlowTech
VC-0,18%

Berita dari TechFlow mengungkapkan bahwa pada 28 November, menurut laporan TechCrunch, peneliti keamanan dari Microsoft, James Elliott, pada konferensi Cyberwarcon di Washington, mengeluarkan laporan penelitian terbaru yang menyatakan bahwa organisasi Hacker Korea Utara telah berhasil menyusup ke “ratusan” organisasi global dengan menyamar sebagai modal ventura, merekrut personel, dan pekerja IT jarak jauh, dan telah berhasil mencuri miliaran dolar Mata Uang Kripto selama sepuluh tahun terakhir untuk mendanai program senjata nuklir mereka.

Laporan tersebut secara detail mengungkap aktivitas dua kelompok Hacker utama: kelompok yang bernama ‘Ruby Sleet’ menargetkan perusahaan penerbangan, antariksa, dan pertahanan untuk mencuri rahasia; kelompok yang bernama ‘Sapphire Sleet’ menyamar sebagai perekrut dan investor, dan dalam waktu 6 bulan berhasil mencuri lebih dari 10 juta dolar Aset Kripto. Hacker-hacker ini menggunakan gangguan dalam konferensi virtual sebagai alasan, untuk mengajak korban mengunduh malware yang menyamar sebagai alat perbaikan.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar