Otoritas Moneter Singapura mengeluarkan peraturan baru, atau pengawasan yang lebih ketat terhadap lembaga crypto

ForesightNews

Peraturan MAS baru ini membawa tantangan baru bagi industri cryptocurrency, tetapi juga menghadirkan peluang baru.

Ditulis oleh: Kepatuhan AiYing

Otoritas Moneter Singapura (MAS) mengeluarkan pemberitahuan baru yang disebut “MAS Notice FSM-N01” pada 31 Mei 2023, yang bertujuan untuk memberlakukan peraturan yang lebih ketat pada perilaku bisnis penyedia layanan penasihat keuangan. Peraturan baru tersebut memengaruhi semua perusahaan yang menyediakan layanan penasihat keuangan di Singapura, termasuk yang menawarkan layanan penasihat cryptocurrency.

Peraturan baru merinci aturan perilaku yang diharapkan dipatuhi oleh penyedia layanan nasihat keuangan. Aturan ini mencakup cara menangani dan menyelesaikan keluhan pelanggan, cara menangani informasi pribadi pelanggan, dan cara menyediakan layanan penasihat keuangan yang sesuai kepada pelanggan. Jika perusahaan melanggar peraturan ini, mereka dapat dikenakan sanksi oleh Monetary Authority of Singapore.

Anda mungkin menghadapi beberapa kemungkinan hukuman:

  1. Denda: MAS dapat mengenakan denda pada perusahaan yang tidak patuh. Besarnya denda biasanya akan ditentukan berdasarkan beratnya pelanggaran dan ukuran perusahaan.
  2. Pencabutan atau Penangguhan Lisensi: Jika pelanggaran perusahaan serius, MAS dapat menangguhkan atau mencabut izin mereka, yang akan mencegah mereka untuk terus memberikan layanan penasihat keuangan di Singapura.
  3. Peringatan atau teguran: Untuk pelanggaran yang lebih ringan, MAS dapat memberikan peringatan atau teguran, yang mewajibkan perusahaan untuk memperbaiki perilakunya.
  4. Tindakan hukum: Dalam beberapa kasus, MAS dapat membawa perusahaan atau individu yang melanggar ke pengadilan.

Dampak Industri

Untuk industri mata uang kripto, pertama dan terutama, perusahaan mata uang kripto perlu melakukan uji tuntas pelanggan yang lebih ketat, termasuk mengidentifikasi dan melaporkan “pelanggan berisiko tinggi” yang mereka layani, seperti Orang yang Terekspos Secara Politik (PEP) dan rekan dekat mereka . Hal ini dapat meningkatkan biaya kepatuhan mereka, namun juga dapat membantu mereka lebih memahami basis pelanggan mereka sehingga mereka dapat mengambil tindakan pengendalian risiko yang sesuai.

Oleh karena itu, solusi kepatuhan AML&KYC otomatis yang efisien, komprehensif data global, dan berbiaya rendah adalah alat yang sangat diperlukan untuk pengetatan tren regulasi global.

Kedua, peraturan baru menekankan bagaimana penyedia layanan penasihat keuangan harus menangani keluhan pelanggan dan melindungi informasi pribadi pelanggan. Ini dapat meningkatkan perlindungan bagi investor cryptocurrency, tetapi juga dapat menghadirkan beberapa tantangan bagi perusahaan yang berurusan dengan privasi pelanggan.

Secara keseluruhan, peraturan MAS baru ini membawa tantangan baru bagi industri cryptocurrency, tetapi juga menawarkan peluang baru. Perusahaan perlu beradaptasi dengan peraturan baru ini untuk memastikan bisnis mereka dapat beroperasi di lingkungan yang lebih transparan dan adil.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar