Pasar sedang dalam kondisi tidak stabil, kepercayaan investor terus-menerus diuji.
Di tengah kekhawatiran makro yang semakin meningkat, arus modal terus berputar keluar, menyebabkan aset berisiko mengalami penurunan harga secara serentak. Dalam lingkungan ini, menjaga level support penting adalah faktor yang sangat krusial. Jika level ini ditembus, kemungkinan pasar akan jatuh akan menjadi lebih nyata dari sebelumnya.
Yang menarik, faktor fundamental dari Solana (SOL) dan Ethereum (ETH) mulai terungkap. Menurut data dari Token Terminal, tingkat staking Solana telah mencapai rekor tertinggi 70%, setara dengan sekitar 60 miliar USD nilai SOL yang dikunci.
Sumber: Token TerminalEthereum juga tidak kalah. BitMine (BMNR) terus meningkatkan posisi staking-nya, dengan tambahan 86.000 ETH yang di-stake, mendorong tingkat staking Ethereum ke level tertinggi dalam sejarah yaitu 30%, setara dengan sekitar 120 miliar USD yang dikunci.
Perkembangan ini memperkuat pandangan Coinphoton: Di tengah volatilitas pasar, faktor fundamental dari blockchain layer 1 (L1) tetap diam-diam diperkuat, dan aktivitas staking adalah indikator yang sangat jelas untuk kepercayaan jangka panjang. Namun, ada satu perbedaan penting yang perlu diperhatikan.
Sekitar 70% dari total pasokan SOL sedang di-stake, dibandingkan dengan angka āhanyaā 30% dari ETH. Meskipun keduanya menetapkan tonggak besar dalam staking, dampak ekonominya sangat berbeda. Apakah ini berarti SOL menjadi lebih ākuatā secara ekonomi dibanding ETH?
Keunggulan tingkat staking Solana menjelaskan mengapa motivasi pasokan dari koin ini menjadi lebih langka.
Dilihat dari aspek ekonomi, lonjakan yang kuat biasanya berasal dari ketidakseimbangan pasokan dan permintaan, ketika permintaan secara bertahap melebihi pasokan. Dengan 567 juta SOL yang beredar, 70% dari token ini di-stake berarti hampir 400 juta SOL telah dikunci.
Sementara itu, Ethereum saat ini hanya memiliki sekitar 37 juta ETH yang di-stake. Ini menunjukkan bahwa pasokan terkunci dari Solana lebih besar dari Ethereum lebih dari 10 kali lipat, mencerminkan tingkat ketatnya pasokan yang jauh lebih tinggi.
Sumber: TradingViewDilihat dari jangka panjang, perbedaan ini sangat penting.
Semakin besar tingkat token yang dikunci, semakin kecil pasokan yang beredar, yang dapat memperbesar volatilitas harga di masa depan. Faktanya, meskipun saat ini sedang mengalami volatilitas, SOL tetap menunjukkan keunggulan dibanding ETH, dengan kenaikan hingga 2,13%.
Selain itu, Solana telah menarik lebih dari 50% dari total modal yang dipindahkan melalui jembatan dari Ethereum, total mencapai 50 juta USD hanya dalam tujuh hari terakhir ā bukti nyata dari peningkatan permintaan on-chain dan aktivitas jaringan yang pesat.
Singkatnya, kekuatan ekonomi dari aktivitas staking Solana bukan lagi sekadar teori, melainkan terbukti melalui pertumbuhan teknis dan aktivitas on-chain yang nyata. Hal ini semakin menegaskan ketahanan SOL serta potensi jangka panjangnya yang unggul dibanding pesaing di segmen yang sama.
Artikel Terkait
Etherealize Menaikkan Target Harga Jangka Panjang ETH Menjadi $250,000
Rangkaian Likuidasi ETH: $1,166 Miliar Short Squeeze di $2,420; $827M Likuidasi Long di Bawah $2,197
Pasokan USDT mencapai rekor tertinggi baru $188b ATH karena Tether memperketat cengkeramannya pada stablecoin
Rata-Rata Pendanaan 8 Jam ETH Berbalik Negatif di -0,0016%
ETF Bitcoin, Ethereum, dan Solana Mencatat Arus Masuk Bersih Positif pada 21 April
Charles Schwab Akan Meluncurkan Perdagangan Bitcoin dan Ethereum, Merilis Konten Edukasi tentang BTC