Kepabeanan Korea Selatan: Pencucian Uang terkait enkripsi menyumbang lebih dari 80 persen dari total nilai yang disita oleh kepabeanan dalam lima tahun terakhir, sekitar 6,8 miliar dolar AS.

GateNews

Foresight News melaporkan, menurut TV Yonhap, Bea Cukai Korea Selatan sedang melakukan tindakan khusus untuk memerangi penyelundupan dana ilegal dan Pencucian Uang, yang melibatkan kejahatan lintas negara. Dalam lima tahun terakhir, Bea Cukai Korea Selatan telah menyita jumlah Pencucian Uang sekitar 11,4 triliun won (sekitar 7,8 miliar dolar AS). Dari jumlah tersebut, 83% (hampir 10 triliun won, sekitar 6,8 miliar dolar AS) dilakukan melalui aset virtual. Bulan lalu, lima orang ditangkap karena menggunakan koin stabil seperti Tether untuk melakukan transaksi senilai 920 miliar won (sekitar 628 juta dolar AS) antara Korea Selatan dan Vietnam. Mereka dituduh secara ilegal mentransfer dana sekitar 78.000 kali, termasuk menukar won menjadi aset virtual dan mengirimkannya. Untuk menanggapi kejahatan semacam itu, pihak Bea Cukai telah membentuk kelompok khusus untuk melakukan tindakan penegakan hukum yang ketat.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar