Hegseth Menetapkan Garis Merah: Tambahan Tambang Iran di Selat Hormuz Akan Melanggar Perjanjian Gencatan Senjata

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Menteri Pertahanan AS Hegseth memperingatkan bahwa setiap penempatan ranjau lebih lanjut oleh Iran di Selat Hormuz akan menjadi pelanggaran gencatan senjata. Tantangan utama yang dihadapi AS adalah bahwa Iran sangat bergantung pada kapal serang kecil dan cepat, yang dapat dengan mudah menyatu dengan kapal sipil dan armada nelayan. Iran memiliki ratusan kapal yang sangat mobile dan sulit dideteksi yang mampu melakukan operasi dari daerah pesisir, pulau-pulau, dan pangkalan tersembunyi. Kapal-kapal ini menempatkan ranjau menggunakan peralatan onboard sederhana seperti derek kecil, biasanya beroperasi di bawah perlindungan malam atau dalam kelompok yang terkoordinasi untuk menghindari sistem pengawasan. Akibatnya, sangat sulit bagi AS untuk mendeteksi dan memastikan apakah Iran terus menempatkan ranjau. Ada juga ketidakpastian besar mengenai jumlah total ranjau yang sudah ditempatkan; bahkan Iran sendiri mungkin tidak mampu melacak secara lengkap lokasi pasti dan jumlah spesifik dari semua ranjau yang dimilikinya.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan