Wall Street besar akhirnya mulai bergerak. Mendengar berita bahwa E*Trade bekerja sama dengan Morgan Stanley untuk meluncurkan layanan perdagangan cryptocurrency yang komprehensif, saya merasa ini benar-benar menjadi titik balik industri.



Melihat tren terbaru, jarak antara lembaga keuangan tradisional dan pasar kripto semakin dekat. E*Trade, yang memiliki jutaan pengguna, adalah platform besar, jadi jika mereka langsung mendukung perdagangan spot, likuiditas dan pengenalan pasar akan berubah secara drastis. Melalui kemitraan dengan Zero Hash, aset utama seperti Bitcoin, Ethereum, dan Solana akan dapat dikelola dengan antarmuka yang sama seperti saham dan opsi tradisional.

Namun, yang saya perhatikan secara pribadi bukan di situ. Wallet digital yang akan diluncurkan Morgan Stanley hingga akhir tahun ini justru akan mengguncang pasar secara nyata. Wallet ini bukan sekadar alat pengelolaan cryptocurrency, melainkan kemungkinan besar akan menjadi fondasi untuk aset tokenisasi. Aset yang selama ini kurang likuid seperti ekuitas swasta, properti, dan karya seni akan dapat dibagi dan diperdagangkan sebagai token digital. Pasar yang selama ini hanya diakses oleh kalangan kaya dan investor institusi akan terbuka untuk investor umum.

Dari segi keamanan, layanan yang disediakan Morgan Stanley mengintegrasikan keamanan multi-party computation tingkat institusi dan kepatuhan terhadap regulasi yang ketat. Berbeda dengan wallet terdesentralisasi, desain ini memungkinkan investor konvensional untuk menggunakannya dengan aman dan nyaman.

Mempertimbangkan maknanya, kita akan memasuki era di mana kita bisa menyimpan crypto langsung di E*Trade dan sekaligus mengelola portofolio yang berisi aset tokenisasi properti dan ekuitas swasta. Biaya pengelolaan juga dapat dikurangi, dan peluang investasi berkualitas tinggi yang sebelumnya tidak dapat diakses akan terbuka lebar.

Berbicara tentang skala pasar, menurut prediksi analis, pasar global aset tokenisasi bisa melebihi 16 triliun dolar pada tahun 2030. Jika pedoman regulasi menjadi jelas pada 2026, minat investor institusi terhadap RWA (real-world assets) akan semakin meningkat.

Di tengah strategi perubahan besar ini oleh Wall Street, cryptocurrency tidak lagi menjadi aset spekulatif yang marginal, melainkan bertransformasi menjadi elemen inti dalam portofolio modern dan beragam. Jika crypto menjadi opsi perdagangan standar di E*Trade, saya merasa ini akan menjadi titik balik besar bagi seluruh industri.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan