Flend Mengamankan $3M untuk Mengembangkan Pinjaman UKM di Mesir


Temukan berita dan acara fintech teratas!

Berlangganan buletin FinTech Weekly

Dibaca oleh para eksekutif di JP Morgan, Coinbase, Blackrock, Klarna, dan lainnya


Flend Mengumpulkan $3M untuk Mempercepat Pinjaman UKM Digital di Mesir

fintech berbasis di Mesir Flend telah mengumpulkan $3 juta dalam pendanaan tahap awal untuk memperluas operasi pinjaman digitalnya bagi usaha kecil dan menengah (UKM). Putaran pendanaan ini menggabungkan ekuitas dan utang, yang mencerminkan minat investor pada infrastruktur keuangan yang skalabel untuk segmen bisnis yang kurang terlayani di Mesir.

Porsi ekuitas dipimpin oleh Egypt Ventures, dengan partisipasi dari Camel Ventures, Sukna Ventures, Plus VC, Banque Misr, dan kantor keluarga termasuk El Sewedy dan Baalbaki. Pembiayaan utang disediakan oleh Badan Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (MSMEDA) serta beberapa bank lokal.

Flend berlisensi oleh Otoritas Pengatur Keuangan (FRA) Mesir sebagai Lembaga Keuangan Non-Perbankan Digital (Digital NBFI). Platform ini menyediakan pinjaman modal kerja jangka pendek yang sepenuhnya digital kepada UKM, menggunakan teknologi keuangan terintegrasi dan integrasi langsung dengan lebih dari 20 platform rantai pasokan di berbagai sektor termasuk pertanian, kesehatan, e-commerce, dan ritel.

Mengatasi Kesenjangan Kredit yang Sudah Lama

Akses terhadap modal kerja tetap menjadi isu kritis bagi UKM di Mesir, di mana kesenjangan kredit yang diperkirakan melebihi $50 miliar. Saluran pembiayaan tradisional sering tidak mencukupi karena persyaratan jaminan, proses persetujuan yang panjang, dan infrastruktur digital yang terbatas.

Flend beroperasi sepenuhnya secara online, menawarkan proses pinjaman end-to-end mulai dari onboarding dan penilaian kredit hingga pencairan dan pembayaran kembali. Semua kontrak diproses secara digital, sehingga menurunkan biaya administratif dan meningkatkan waktu penyelesaian pinjaman.

Menurut perusahaan, modal baru tersebut akan digunakan untuk memperluas tim, memperkuat kemitraan, dan meningkatkan kapasitas teknologinya. Flend menargetkan untuk menyalurkan pinjaman UKM sebesar EGP 1 miliar (kira-kira $21 juta) selama 12 bulan ke depan.

Model Embedded Finance dalam Skala

Pendekatan Flend berfokus pada pinjaman yang terintegrasi (embedded lending)—menawarkan pinjaman kepada UKM di dalam platform tempat mereka sudah menjalankan bisnis. Platform-platform ini mencakup beragam industri dan termasuk jaringan rantai pasokan yang mengelola proses pengadaan, distribusi, dan persediaan.

Model terintegrasi memungkinkan Flend menilai data tingkat transaksi secara real time, meningkatkan penilaian kredit dan mengurangi risiko. Integrasi langsung perusahaan saat ini melayani sektor seperti pemrosesan agri-pangan, perdagangan digital, logistik kesehatan, dan manufaktur.

Meskipun embedded finance telah mendapat perhatian secara global, penerapannya di Mesir masih terbatas. Model Flend mencoba memlokalkan kerangka ini dengan menyelaraskan diri dengan jaringan rantai pasokan domestik dan bekerja melalui kemitraan berlisensi.

Dukungan Institusional untuk Model Fintech yang Teregulasi

Partisipasi Egypt Ventures dan Banque Misr dalam putaran ekuitas mencerminkan meningkatnya dukungan institusional bagi platform fintech yang beroperasi di bawah pengawasan regulasi. FRA Mesir telah memperluas kerangka lisensinya untuk layanan keuangan digital dalam beberapa tahun terakhir, termasuk jalur bagi Digital NBFI yang menargetkan sektor yang kurang terlayani.

Di sisi utang, keterlibatan MSMEDA menandakan keselarasan kebijakan dengan inisiatif sektor swasta yang berfokus pada pengembangan UKM. Organisasi ini bekerja dengan pemberi pinjaman publik maupun swasta untuk memperluas akses modal kepada usaha-usaha yang lebih kecil yang sering menghadapi kendala dalam mengakses kredit tradisional.

Pendanaan tahap awal tersebut juga mendapat dukungan dari perusahaan modal ventura dengan jejak regional. Plus VC, Sukna Ventures, dan Camel Ventures termasuk di antaranya yang telah berinvestasi pada platform keuangan tahap awal di seluruh Timur Tengah dan Afrika Utara.

Membangun untuk Dampak yang Ditargetkan

Flend didirikan oleh Ahmed Zaki, Nehal Helmy, dan Saif Edeen El Bendari. Tim ini memiliki pengalaman di teknologi keuangan, desain produk, dan logistik operasional. Tujuan mereka adalah mengatasi hambatan struktural yang mencegah UKM memperoleh pembiayaan jangka pendek, terutama bagi mereka yang beroperasi di luar sistem kredit formal.

Alih-alih menawarkan pinjaman yang bersifat umum, Flend menyusun produknya berdasarkan kebutuhan modal kerja yang spesifik untuk operasi rantai pasokan. Fokus ini dimaksudkan untuk mendukung kelangsungan usaha selama siklus pengadaan dan keterlambatan pembayaran jangka pendek, yang umum terjadi di beberapa sektor yang dilayani platform tersebut.

Model embedded perusahaan juga memposisikannya untuk beradaptasi terhadap permintaan yang muncul seiring dengan semakin banyak UKM Mesir yang mendigitalkan sebagian operasinya. Dengan bertemu bisnis di dalam platform yang sudah mereka gunakan, Flend mengurangi kebutuhan untuk proses onboarding terpisah dan pengiriman dokumen.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan