Dalam konteks Bitcoin yang saat ini diperdagangkan di angka $90.74K, perdebatan tentang ancaman dari komputer kuantum terhadap keamanan kriptografi aset digital menjadi semakin hangat. Pendapat dari para ahli menunjukkan adanya perpecahan yang jelas antara mereka yang percaya bahwa risiko masih jauh dan mereka yang berpendapat bahwa tindakan harus diambil segera.
Bahaya dari kuantum: Dekat atau jauh?
Jameson Lopp, salah satu pendiri Casa dan Direktur Keamanan, berusaha meredakan kekhawatiran dengan menunjukkan bahwa teknologi kuantum saat ini masih sangat jauh dari mampu memecahkan mekanisme perlindungan Bitcoin. Menurutnya, perangkat keras saat ini belum mampu merusak sistem kriptografi. Namun, Lopp menekankan bahwa persiapan untuk dunia pasca kuantum sangat diperlukan, dan proses ini bisa berlangsung dari 5 hingga 10 tahun dengan perubahan protokol yang kompleks.
Grayscale, pengelola aset besar, juga setuju bahwa ancaman nyata masih terbatas. Mereka tidak memperkirakan komputer kuantum akan menimbulkan masalah bagi Bitcoin sebelum tahun 2030, dan tidak mengharapkan dampak signifikan terhadap penilaian kripto hingga tahun 2026. Hal ini memberi komunitas waktu tambahan untuk bersiap.
Pandangan yang lebih berhati-hati
Namun, tidak semua ahli optimis. Vitalik Buterin, salah satu pendiri Ethereum ($3.12K), memberikan pandangan yang lebih hati-hati. Ia memperkirakan ada 20% kemungkinan komputer kuantum dapat membobol kriptografi sistem blockchain sebelum tahun 2030, dan menyerukan agar skenario ini dimasukkan ke dalam rencana kontinjensi.
Charles Edwards, pendiri dana kuantitatif Bitcoin Capriole, bahkan lebih jauh dalam peringatannya. Ia berpendapat bahwa tindakan mendesak diperlukan mulai tahun depan, memperingatkan bahwa pasar bearish besar dapat memicu spiral jika solusi anti kuantum tidak diterapkan sebelum tahun 2028. Menurut Edwards, keterlambatan ini dapat menyebabkan situasi yang lebih buruk daripada krisis sebelumnya.
Waktu persiapan: Tidak banyak lagi
Perbedaan pandangan ini menunjukkan sebuah kenyataan yang sulit dibantah: meskipun ancaman itu segera atau tidak, mengubah sistem Bitcoin ke arsitektur anti kuantum adalah proses yang kompleks dan tidak bisa terburu-buru. Pemindahan aset ke struktur baru akan membutuhkan koordinasi luas dan manajemen risiko yang hati-hati.
Lopp menyarankan pendekatan yang bijaksana: “Harapkan yang terbaik tetapi bersiaplah untuk yang terburuk.” Ini mungkin menjadi nasihat yang paling tepat untuk komunitas blockchain saat ini.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Peringatan dari para ahli: Bitcoin $90.74K sedang menghadapi tantangan nyata dari teknologi kuantum?
Dalam konteks Bitcoin yang saat ini diperdagangkan di angka $90.74K, perdebatan tentang ancaman dari komputer kuantum terhadap keamanan kriptografi aset digital menjadi semakin hangat. Pendapat dari para ahli menunjukkan adanya perpecahan yang jelas antara mereka yang percaya bahwa risiko masih jauh dan mereka yang berpendapat bahwa tindakan harus diambil segera.
Bahaya dari kuantum: Dekat atau jauh?
Jameson Lopp, salah satu pendiri Casa dan Direktur Keamanan, berusaha meredakan kekhawatiran dengan menunjukkan bahwa teknologi kuantum saat ini masih sangat jauh dari mampu memecahkan mekanisme perlindungan Bitcoin. Menurutnya, perangkat keras saat ini belum mampu merusak sistem kriptografi. Namun, Lopp menekankan bahwa persiapan untuk dunia pasca kuantum sangat diperlukan, dan proses ini bisa berlangsung dari 5 hingga 10 tahun dengan perubahan protokol yang kompleks.
Grayscale, pengelola aset besar, juga setuju bahwa ancaman nyata masih terbatas. Mereka tidak memperkirakan komputer kuantum akan menimbulkan masalah bagi Bitcoin sebelum tahun 2030, dan tidak mengharapkan dampak signifikan terhadap penilaian kripto hingga tahun 2026. Hal ini memberi komunitas waktu tambahan untuk bersiap.
Pandangan yang lebih berhati-hati
Namun, tidak semua ahli optimis. Vitalik Buterin, salah satu pendiri Ethereum ($3.12K), memberikan pandangan yang lebih hati-hati. Ia memperkirakan ada 20% kemungkinan komputer kuantum dapat membobol kriptografi sistem blockchain sebelum tahun 2030, dan menyerukan agar skenario ini dimasukkan ke dalam rencana kontinjensi.
Charles Edwards, pendiri dana kuantitatif Bitcoin Capriole, bahkan lebih jauh dalam peringatannya. Ia berpendapat bahwa tindakan mendesak diperlukan mulai tahun depan, memperingatkan bahwa pasar bearish besar dapat memicu spiral jika solusi anti kuantum tidak diterapkan sebelum tahun 2028. Menurut Edwards, keterlambatan ini dapat menyebabkan situasi yang lebih buruk daripada krisis sebelumnya.
Waktu persiapan: Tidak banyak lagi
Perbedaan pandangan ini menunjukkan sebuah kenyataan yang sulit dibantah: meskipun ancaman itu segera atau tidak, mengubah sistem Bitcoin ke arsitektur anti kuantum adalah proses yang kompleks dan tidak bisa terburu-buru. Pemindahan aset ke struktur baru akan membutuhkan koordinasi luas dan manajemen risiko yang hati-hati.
Lopp menyarankan pendekatan yang bijaksana: “Harapkan yang terbaik tetapi bersiaplah untuk yang terburuk.” Ini mungkin menjadi nasihat yang paling tepat untuk komunitas blockchain saat ini.