12 Januari 2026, pasar keuangan global menyaksikan momen bersejarah: harga perak spot sempat melewati $84/ons dalam perdagangan, mencatat rekor tertinggi baru.
Sementara itu, emas spot juga pertama kali menembus angka $4.600, dengan kenaikan intraday yang sempat meluas hingga 2%. Ini adalah situasi yang belum pernah terjadi di pasar logam mulia.
Seiring harga perak mencapai rekor tertinggi sejarah, perhatian investor tertuju pada logam mulia ini yang memiliki sifat industri dan keuangan sekaligus. Harga perak pada awal 2025 masih berkisar di sekitar $29,50, kini kenaikannya telah lebih dari 150%.
01 Lahirnya Rekor
Pada pagi hari 12 Januari 2026, data grafik pasar keuangan menunjukkan angka mengejutkan: harga perak spot sempat naik hingga $84,02/ons dalam perdagangan, menembus titik tertinggi dalam dua minggu sebelumnya, dengan kenaikan harian yang mengagumkan sebesar 5%.
Pada hari yang sama, harga perak di COMEX juga melonjak lebih dari 5%, mendekati angka $84.
Lonjakan ini bukanlah fenomena isolasi, melainkan bagian dari tren pasar logam mulia yang sedang panas. Emas spot juga pertama kali menembus angka $4.600 pada hari yang sama, mencatat rekor tertinggi baru.
Melihat jejak evolusi harga perak, ledakan ini sudah terlihat sejak lama. Pada 28 Desember 2025, harga perak pernah mencapai puncak $83,62/ons. Dari pertama kali menembus $70 pada 23 Desember, hingga menembus $80 pada 28 Desember, pasar perak hanya membutuhkan waktu lima hari.
02 Tiga Faktor Pendorong
Kinerja kuat harga perak didukung oleh sebuah “badai sempurna” yang terdiri dari berbagai faktor. Yang utama adalah perubahan dalam kebijakan makroekonomi.
Data terbaru dari Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan bahwa pada Desember 2025, penambahan lapangan kerja hanya sebanyak 50.000 posisi, lebih rendah dari perkiraan ekonom dan sedikit di bawah bulan sebelumnya yang sebanyak 56.000.
Data ini memperkuat ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga Federal Reserve, mendorong meningkatnya permintaan lindung nilai.
Risiko geopolitik juga tidak bisa diabaikan. Ketidakstabilan situasi Iran dan kemungkinan langkah respons dari AS semakin memperkuat sifat safe haven dari logam mulia ini.
Sejak 1 Januari 2026, China memberlakukan pembatasan ekspor perak selama satu tahun, yang mewajibkan perusahaan terkait mengajukan izin ekspor. Sebagai salah satu negara utama dalam pemurnian dan ekspor perak global, kebijakan ini memberikan dampak langsung terhadap pasokan perak dunia.
03 Ledakan Permintaan dalam Transisi Energi Hijau
Berbeda dengan emas yang hampir murni memiliki sifat keuangan, perak memiliki basis aplikasi industri yang luas. Identitas ganda ini memberikan dasar logika berbeda dari logam mulia tradisional untuk kenaikan harga saat ini.
Sel bahan surya TOPCon modern membutuhkan 50% lebih banyak perak dibanding model lama. Beberapa studi memprediksi bahwa hingga 2030, industri tenaga surya global bisa menyerap hingga 40% dari total permintaan perak.
Revolusi kecerdasan buatan juga mendorong pertumbuhan permintaan perak. Pusat data berkinerja tinggi dan pembuatan semikonduktor sangat bergantung pada konduktivitas listrik perak yang unggul. Dengan percepatan pembangunan infrastruktur AI global, permintaan perak di bidang ini akan terus meningkat.
Di bidang kendaraan listrik, juga tidak kalah penting. Dari komponen baterai hingga infrastruktur pengisian daya, ekosistem kendaraan listrik menjadi salah satu titik pertumbuhan utama konsumsi perak.
04 Pandangan Pasar dan Proyeksi Harga
Menghadapi lonjakan harga perak yang pesat, pandangan pasar menunjukkan perbedaan yang mencolok. Berdasarkan survei terbaru, 57% investor ritel percaya bahwa harga perak akan menembus $100/ons pada 2026.
Sebagian besar investor ritel memandang perak sebagai alat penting untuk melindungi dari inflasi dan depresiasi mata uang, dan pandangan ini mendukung ekspektasi optimisme mereka.
Namun, pandangan investor institusional lebih berhati-hati. Beberapa bank utama memprediksi bahwa harga rata-rata perak pada 2026 akan kembali ke sekitar $60.
Perbedaan ini mencerminkan kompleksitas pasar perak saat ini, dengan dukungan fundamental dan kekhawatiran terhadap gelembung harga yang bersamaan.
BMO Capital Markets memprediksi harga rata-rata perak 2026 sebesar $56,30, menganggap level saat ini sulit dipertahankan.
Rasio harga emas terhadap perak juga merupakan indikator penting. Beberapa analis menunjukkan bahwa perak mungkin masih undervalued relatif terhadap emas. Dengan perubahan sentimen pasar, rasio emas/perak bisa bergerak ke arah 40, yang dalam sejarah sering disertai kenaikan signifikan harga perak.
05 Jalur Investasi dan Perkembangan Platform
Bagi investor yang ingin berpartisipasi di pasar perak, jalur investasi yang beragam telah terbentuk. Mulai dari perak fisik (batang, koin) hingga dana yang diperdagangkan di bursa (ETF), dan saham perusahaan pertambangan, masing-masing memiliki karakteristik dan risiko tersendiri.
Di platform Gate, perdagangan derivatif keuangan terkait logam mulia dan aset kripto terkait juga menunjukkan aktivitas yang tinggi.
Sebagai tempat utama perdagangan aset digital, token platform GateToken (GT) juga menunjukkan performa stabil baru-baru ini. Hingga 12 Januari 2026, harga GT ditutup di angka $10,33, dengan volume perdagangan harian lebih dari 2,65 juta.
Investor di platform Gate dapat mengakses peluang investasi terkait logam mulia melalui berbagai cara, termasuk token yang terkait dengan aset fisik dan aset digital yang terkait perusahaan pertambangan.
Gate tidak hanya menyediakan fungsi perdagangan, tetapi juga analisis pasar dan sumber edukasi yang dapat membantu investor memahami dinamika dan peluang pasar logam mulia saat ini.
Pandangan Masa Depan
Kenaikan harga perak yang kuat tampaknya belum mencapai puncaknya. Dengan cadangan di bursa utama yang terus menurun dan posisi kontrak berjangka perak yang mencapai rekor tertinggi, menunjukkan bahwa lebih banyak modal sedang mengalir ke pasar yang kuno sekaligus modern ini.
Pada dini hari, para trader tetap memantau grafik perak di layar mereka, di tengah kurva permintaan dari revolusi energi hijau dan sentimen safe haven tradisional, membentuk peluang investasi yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Perak, logam yang pernah digunakan sebagai mata uang oleh peradaban, sedang didefinisikan ulang nilainya dan maknanya di masyarakat modern melalui dorongan dari revolusi energi hijau.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Perak fisik melonjak melewati 84 dolar: lonjakan bersejarah yang didorong oleh sentimen safe haven
12 Januari 2026, pasar keuangan global menyaksikan momen bersejarah: harga perak spot sempat melewati $84/ons dalam perdagangan, mencatat rekor tertinggi baru.
Sementara itu, emas spot juga pertama kali menembus angka $4.600, dengan kenaikan intraday yang sempat meluas hingga 2%. Ini adalah situasi yang belum pernah terjadi di pasar logam mulia.
Seiring harga perak mencapai rekor tertinggi sejarah, perhatian investor tertuju pada logam mulia ini yang memiliki sifat industri dan keuangan sekaligus. Harga perak pada awal 2025 masih berkisar di sekitar $29,50, kini kenaikannya telah lebih dari 150%.
01 Lahirnya Rekor
Pada pagi hari 12 Januari 2026, data grafik pasar keuangan menunjukkan angka mengejutkan: harga perak spot sempat naik hingga $84,02/ons dalam perdagangan, menembus titik tertinggi dalam dua minggu sebelumnya, dengan kenaikan harian yang mengagumkan sebesar 5%.
Pada hari yang sama, harga perak di COMEX juga melonjak lebih dari 5%, mendekati angka $84.
Lonjakan ini bukanlah fenomena isolasi, melainkan bagian dari tren pasar logam mulia yang sedang panas. Emas spot juga pertama kali menembus angka $4.600 pada hari yang sama, mencatat rekor tertinggi baru.
Melihat jejak evolusi harga perak, ledakan ini sudah terlihat sejak lama. Pada 28 Desember 2025, harga perak pernah mencapai puncak $83,62/ons. Dari pertama kali menembus $70 pada 23 Desember, hingga menembus $80 pada 28 Desember, pasar perak hanya membutuhkan waktu lima hari.
02 Tiga Faktor Pendorong
Kinerja kuat harga perak didukung oleh sebuah “badai sempurna” yang terdiri dari berbagai faktor. Yang utama adalah perubahan dalam kebijakan makroekonomi.
Data terbaru dari Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan bahwa pada Desember 2025, penambahan lapangan kerja hanya sebanyak 50.000 posisi, lebih rendah dari perkiraan ekonom dan sedikit di bawah bulan sebelumnya yang sebanyak 56.000.
Data ini memperkuat ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga Federal Reserve, mendorong meningkatnya permintaan lindung nilai.
Risiko geopolitik juga tidak bisa diabaikan. Ketidakstabilan situasi Iran dan kemungkinan langkah respons dari AS semakin memperkuat sifat safe haven dari logam mulia ini.
Sejak 1 Januari 2026, China memberlakukan pembatasan ekspor perak selama satu tahun, yang mewajibkan perusahaan terkait mengajukan izin ekspor. Sebagai salah satu negara utama dalam pemurnian dan ekspor perak global, kebijakan ini memberikan dampak langsung terhadap pasokan perak dunia.
03 Ledakan Permintaan dalam Transisi Energi Hijau
Berbeda dengan emas yang hampir murni memiliki sifat keuangan, perak memiliki basis aplikasi industri yang luas. Identitas ganda ini memberikan dasar logika berbeda dari logam mulia tradisional untuk kenaikan harga saat ini.
Sel bahan surya TOPCon modern membutuhkan 50% lebih banyak perak dibanding model lama. Beberapa studi memprediksi bahwa hingga 2030, industri tenaga surya global bisa menyerap hingga 40% dari total permintaan perak.
Revolusi kecerdasan buatan juga mendorong pertumbuhan permintaan perak. Pusat data berkinerja tinggi dan pembuatan semikonduktor sangat bergantung pada konduktivitas listrik perak yang unggul. Dengan percepatan pembangunan infrastruktur AI global, permintaan perak di bidang ini akan terus meningkat.
Di bidang kendaraan listrik, juga tidak kalah penting. Dari komponen baterai hingga infrastruktur pengisian daya, ekosistem kendaraan listrik menjadi salah satu titik pertumbuhan utama konsumsi perak.
04 Pandangan Pasar dan Proyeksi Harga
Menghadapi lonjakan harga perak yang pesat, pandangan pasar menunjukkan perbedaan yang mencolok. Berdasarkan survei terbaru, 57% investor ritel percaya bahwa harga perak akan menembus $100/ons pada 2026.
Sebagian besar investor ritel memandang perak sebagai alat penting untuk melindungi dari inflasi dan depresiasi mata uang, dan pandangan ini mendukung ekspektasi optimisme mereka.
Namun, pandangan investor institusional lebih berhati-hati. Beberapa bank utama memprediksi bahwa harga rata-rata perak pada 2026 akan kembali ke sekitar $60.
Perbedaan ini mencerminkan kompleksitas pasar perak saat ini, dengan dukungan fundamental dan kekhawatiran terhadap gelembung harga yang bersamaan.
BMO Capital Markets memprediksi harga rata-rata perak 2026 sebesar $56,30, menganggap level saat ini sulit dipertahankan.
Rasio harga emas terhadap perak juga merupakan indikator penting. Beberapa analis menunjukkan bahwa perak mungkin masih undervalued relatif terhadap emas. Dengan perubahan sentimen pasar, rasio emas/perak bisa bergerak ke arah 40, yang dalam sejarah sering disertai kenaikan signifikan harga perak.
05 Jalur Investasi dan Perkembangan Platform
Bagi investor yang ingin berpartisipasi di pasar perak, jalur investasi yang beragam telah terbentuk. Mulai dari perak fisik (batang, koin) hingga dana yang diperdagangkan di bursa (ETF), dan saham perusahaan pertambangan, masing-masing memiliki karakteristik dan risiko tersendiri.
Di platform Gate, perdagangan derivatif keuangan terkait logam mulia dan aset kripto terkait juga menunjukkan aktivitas yang tinggi.
Sebagai tempat utama perdagangan aset digital, token platform GateToken (GT) juga menunjukkan performa stabil baru-baru ini. Hingga 12 Januari 2026, harga GT ditutup di angka $10,33, dengan volume perdagangan harian lebih dari 2,65 juta.
Investor di platform Gate dapat mengakses peluang investasi terkait logam mulia melalui berbagai cara, termasuk token yang terkait dengan aset fisik dan aset digital yang terkait perusahaan pertambangan.
Gate tidak hanya menyediakan fungsi perdagangan, tetapi juga analisis pasar dan sumber edukasi yang dapat membantu investor memahami dinamika dan peluang pasar logam mulia saat ini.
Pandangan Masa Depan
Kenaikan harga perak yang kuat tampaknya belum mencapai puncaknya. Dengan cadangan di bursa utama yang terus menurun dan posisi kontrak berjangka perak yang mencapai rekor tertinggi, menunjukkan bahwa lebih banyak modal sedang mengalir ke pasar yang kuno sekaligus modern ini.
Pada dini hari, para trader tetap memantau grafik perak di layar mereka, di tengah kurva permintaan dari revolusi energi hijau dan sentimen safe haven tradisional, membentuk peluang investasi yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Perak, logam yang pernah digunakan sebagai mata uang oleh peradaban, sedang didefinisikan ulang nilainya dan maknanya di masyarakat modern melalui dorongan dari revolusi energi hijau.