Ketika baru mulai memahami perdagangan kripto, kamu akan menghadapi banyak istilah yang terdengar menakutkan. Tapi jujur saja? Jika dipahami, apa itu short dan long — itu adalah dasar dari semuanya. Hanya dua mekanisme yang menentukan bagaimana kamu menghasilkan uang dari kenaikan atau penurunan harga.



Mari mulai dari yang sederhana. Long — adalah ketika kamu bertaruh pada kenaikan. Melihat Bitcoin seharga 30 ribu, berpikir bahwa akan naik hingga 40 — membeli dan menunggu. Selisih antara harga masuk dan keluar adalah keuntunganmu. Sangat sederhana, seperti dalam perdagangan spot. Lalu apa itu short dan long dalam konteks penurunan? Short adalah kebalikan — kamu meminjam aset dari bursa, langsung menjualnya pada harga saat ini, kemudian menunggu penurunan, membelinya lebih murah, dan mengembalikannya ke bursa. Selisih yang tersisa — itu adalah keuntunganmu. Kedengarannya lebih rumit daripada kenyataannya.

Dalam praktiknya, ketika harga Bitcoin turun dari 61 ribu menjadi 59, trader bisa meminjam satu Bitcoin dan menjualnya pada 61. Kemudian membelinya kembali di 59 dan mengembalikannya ke bursa. Dua ribu dikurangi biaya transaksi — itu adalah keuntungan bersih. Semuanya dilakukan dalam beberapa klik.

Ada juga istilah lain: bullish dan bearish. Bullish percaya bahwa harga akan naik, membuka posisi long, mendorong permintaan ke atas. Bearish, sebaliknya, menunggu penurunan, membuka posisi short. Pasar yang didominasi oleh bullish disebut pasar bullish, yang didominasi bearish disebut pasar bearish. Hanya metafora, tapi sudah melekat di mana-mana.

Sekarang tentang futures. Ini adalah instrumen derivatif yang memungkinkan menghasilkan uang dari pergerakan harga tanpa memiliki asetnya. Inilah yang memungkinkan membuka short, yang tidak bisa dilakukan secara langsung di spot. Dalam kripto, biasanya digunakan dua tipe: perpetual (tanpa tanggal kedaluwarsa, kamu bisa mempertahankan posisi selama yang diinginkan) dan futures settlement (kamu tidak mendapatkan asetnya langsung, melainkan selisih harga). Untuk long, gunakan futures buy, untuk short, futures sell.

Hedging — adalah ketika kamu membuka posisi berlawanan untuk mengurangi risiko. Misalnya, kamu yakin Bitcoin akan naik, tapi tidak 100%. Membuka long pada dua Bitcoin, tapi sekaligus membuka short pada satu Bitcoin. Jika harga naik, kamu akan mendapatkan keuntungan, tapi lebih kecil. Jika turun, kerugian akan lebih kecil. Ini semacam asuransi, tapi kamu membayar untuk itu — potensi pendapatan berkurang.

Hal penting — likuidasi. Ketika kamu trading dengan leverage dan harga bergerak melawanmu secara tajam, bursa bisa menutup posisi secara otomatis. Pertama ada margin call, tawaran untuk menambah dana. Jika tidak dilakukan, posisi akan ditutup. Menghindari ini membutuhkan manajemen risiko yang baik dan pemantauan margin.

Sekarang tentang kekurangan. Posisi long bersifat intuitif — seperti pembelian biasa. Posisi short lebih sulit secara psikologis dan logis. Plus, penurunan biasanya terjadi lebih cepat dan kurang dapat diprediksi daripada kenaikan. Dan jika kamu menggunakan leverage, ingat: itu meningkatkan tidak hanya potensi keuntungan, tetapi juga risiko. Kamu harus terus memantau level margin.

Kesimpulannya: apa itu short dan long — adalah dua cara untuk menghasilkan uang. Memilih arah (kenaikan atau penurunan), membuka posisi, menunggu. Futures memberi lebih banyak fleksibilitas dan peluang untuk mendapatkan keuntungan dari spekulasi tanpa memiliki asetnya. Tapi ingat risiko — mereka meningkat seiring dengan potensi keuntungan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan