Perkembangan kebijakan crypto dan pajak global pada bulan Februari menarik perhatian. Saat Bitcoin turun di bawah 70.000 dolar, beberapa negara secara bersamaan mengumumkan kebijakan perpajakan aset kripto. Mereka tidak lagi menggunakan pendekatan ambigu seperti sebelumnya, melainkan merancang sistem pajak yang cukup konkret.



Yang paling mencolok pertama adalah Belanda. Pada 12 Februari, DPR menyetujui pajak keuntungan belum direalisasi sebesar 36%. Ini adalah langkah berani dengan mengenakan pajak tahunan atas tabungan, investasi likuiditas, dan keuntungan tersimpan dari aset kripto. Karena ini adalah kebijakan yang belum pernah ada sebelumnya, reaksi penolakan pun cukup besar. Kekhawatiran tentang keluar modal dan perlambatan inovasi membuat kabinet mempertimbangkan peninjauan kembali. Artinya, kebijakan ini belum final dan bisa berubah tergantung perkembangan di parlemen selanjutnya.

Israel justru mengambil pendekatan sebaliknya. Forum blockchain aset kripto memulai kegiatan lobi untuk menyederhanakan kerangka kerja crypto dan pajak. Perwakilan Neil Hirschman-Lub menyoroti bahwa lebih dari seperempat penduduk sudah terlibat dalam transaksi aset kripto. Ini menunjukkan adopsi di tingkat masyarakat umum yang semakin berkembang, sehingga regulasi harus realistis. Mereka berupaya melonggarkan regulasi terhadap stablecoin dan tokenisasi, serta menyederhanakan persyaratan kepatuhan, demi menyeimbangkan inovasi dan transparansi perpajakan.

Hong Kong menyesuaikan diri dengan standar internasional. Mereka mengatur sistem perpajakan sesuai dengan kerangka pelaporan aset kripto OECD, yaitu CARF. Dengan demikian, aturan pelaporan transaksi aset kripto akan diperluas dan pengawasan oleh otoritas pajak akan meningkat. Sekilas terlihat seperti penguatan regulasi, tetapi sebenarnya ini bagian dari tren global untuk mencegah penggelapan pajak dan menyatukan kepatuhan pajak secara internasional. Proses transparansi crypto dan pajak ini sedang menembus batas negara dan menjadi standar global.

Vietnam mengadopsi strategi unik. Mereka mengenakan pajak penghasilan pribadi sebesar 0,1% untuk transfer melalui penyedia layanan yang terotorisasi, sementara PPN biasa dikecualikan. Ini adalah struktur dua lapis yang menargetkan pajak pada transaksi on-chain, sebagai respons terhadap pertumbuhan pasar yang pesat. Fleksibilitas ini menunjukkan keberagaman kebijakan crypto dan pajak di seluruh Asia.

Posisi India tetap keras. Mereka mengenakan pajak sekitar 30% atas keuntungan dan tidak mengizinkan pengurangan kerugian yang dibawa ke depan. Bahkan, usulan reformasi di anggaran federal 2026 diabaikan. Kebijakan ini sering dikritik oleh investor. India adalah pasar aset kripto terbesar kedua di Asia, dan sikap keras ini berpotensi mempengaruhi aliran dana dan psikologi investor di kawasan.

Dari segi pasar, harga Bitcoin bulan Februari tidak mampu menembus di atas 70.000 dolar. Saat ini sudah pulih ke sekitar $78.24K, tetapi tekanan berasal dari faktor makro dan ketidakpastian regulasi. RUU CLARITY di AS tidak mengalami kemajuan, dan ketidakpastian kebijakan tarif juga membebani pasar. Sentimen trader pun menjadi hati-hati.

Yang menarik, ekspansi ATM aset kripto terus berlangsung. Data Coin ATM Radar menunjukkan jumlah kios di seluruh dunia mendekati 40.000, dengan sekitar 290 unit tambahan hanya di bulan Februari. Artinya, meskipun ada kekacauan kebijakan, titik masuk pasar tetap bertambah. Ada jarak antara kebijakan dan kondisi lapangan.

Yang perlu diperhatikan ke depan adalah jadwal implementasi masing-masing negara. Belanda akan meninjau kembali hasil kabinet, Israel akan merinci regulasi stablecoin, Hong Kong akan melaksanakan CARF, Vietnam akan menerapkan tarif 0,1%, dan India mungkin melakukan reformasi di siklus anggaran berikutnya. Kemajuan RUU CLARITY di AS juga akan sangat memengaruhi psikologi pasar. Globalisasi crypto dan pajak tidak bisa dihindari, tetapi perbedaan suhu kebijakan antar negara akan menjadi faktor utama yang menentukan arah pasar di masa mendatang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan