Dalam bidang diversifikasi aset global, emas selalu menempati posisi khusus, sangat kontras dengan instrumen investasi tradisional seperti saham dan obligasi. Sebagian besar investor belum sepenuhnya memahami sifat emas sebagai aset, menganggap bahwa di baliknya tidak ada pendapatan nyata, dan penilaiannya tetap tidak jelas dan kabur. Namun, manajer aset keuangan terkenal Jeff Sarti (Jeff Sarti) mengemukakan pandangan revolusioner, meninjau kembali peran kunci emas dan, berdasarkan praktik pasar bertahun-tahun serta tren makroekonomi, secara mendalam mengungkapkan arti investasi jangka panjang dalam emas dan prospek perkembangannya.


  1. Peran utama emas: menjaga nilai, bukan instrumen investasi

  Bagi sebagian besar investor, emas selalu dianggap sebagai kelas aset khusus, yang tidak menghasilkan arus kas operasional, tidak membayar dividen, dan tidak mengikuti model penilaian keuangan klasik. Dalam logika investasi biasa, emas sering dipandang sebagai aset yang kurang menarik dan tidak memiliki potensi pertumbuhan.

Namun, CEO Morton Wealth Jeff Sarti (Jeff Sarti) percaya bahwa "kekurangan" emas ini sebenarnya adalah keunggulan utamanya dalam jangka panjang.
Menurutnya, emas bukanlah produk investasi dalam pengertian klasik, melainkan merupakan aset akumulasi kelas tinggi, yang fungsi utamanya adalah menjaga nilai modal secara stabil dalam jangka waktu yang panjang.
  Sejak 2015, Sarti dan perusahaannya secara konsisten berinvestasi dalam emas, menjaga tingkat kepemilikan aset ini secara stabil. Pada awal tahun, harga emas di pasar melonjak tajam, memanaskan suasana spekulatif, namun menurut Sarti, kenaikan jangka pendek yang tidak rasional selalu membawa risiko. Meskipun konsep investasi jangka panjang dalam emas semakin masuk akal, sebagian besar pelaku pasar masih memiliki distorsi dalam memahami esensi emas.

  2. Keunggulan dasar emas: nilai universal di luar siklus

  Sarti, yang memandang emas dari sudut pandang sejarah, mendefinisikannya sebagai aset tertinggi untuk menjaga nilai. Sepanjang sejarah ekonomi manusia, berbagai sistem moneter berganti satu sama lain, tetapi emas tetap menjadi tumpuan dan jangkar nilai yang tak berubah, melewati semua era dan krisis.

Sistem mata uang cadangan dunia selalu dalam keadaan perubahan dinamis, mata uang lama digantikan oleh yang baru, tetapi emas mampu bertahan melalui generasi siklus ekonomi, dan stabilitasnya tidak pernah tergoyahkan. Banyak pengelola dana menghindari emas karena tidak ada hasil pendapatan dan sulit dinilai, namun Sarti menganggap kekhawatiran tersebut sepihak dan terlalu rumit. Ia menjelaskan bahwa fungsi utama emas saat ini adalah perlindungan terhadap risiko depresiasi aset yang disebabkan oleh pertumbuhan utang global dan melemahnya mata uang.
Dari sudut pandangnya, aset akumulasi yang baik secara prinsip harus tetap stabil dalam dinamika.
Dukungan terhadap emas dalam kisaran harga yang wajar dan stabil adalah kondisi normal pasar,
dan kenaikan harga yang tajam justru menandakan adanya gangguan serius dalam ekonomi dunia.
  3. Strategi kelembagaan: diversifikasi rasional dan penyeimbangan aset

  Berdasarkan pemahaman mendalam tentang emas, Sarti mengembangkan skema diversifikasi aset jangka panjang yang andal. Dalam sepuluh tahun terakhir, institusinya secara stabil mempertahankan porsi logam mulia yang masuk akal dalam portofolio pada tingkat persentase tinggi satu digit: emas sekitar 5-6%, saham perusahaan pertambangan sekitar 2-3%, menjadikan struktur portofolio logam mulia paling seimbang.

  Lembaga ini sepenuhnya meninggalkan strategi spekulatif jangka pendek dan secara ketat mengikuti penyeimbangan aset secara rutin. Ketika pada Januari tahun ini emas mencapai rekor tertinggi, perusahaan merealisasikan sebagian keuntungan dengan menjual posisi. Sementara itu, saham perusahaan emas dan mata uang digunakan hanya sebagai alat penyeimbang taktis jangka pendek dari posisi keseluruhan, yang membantu mengurangi risiko total portofolio.

  4. Dukungan makroekonomi: masalah struktural menjadi fondasi kenaikan harga emas

Jika mengabaikan pergerakan harga jangka pendek,
Sarti menyatakan optimisme jangka panjang terhadap emas, yang didasari oleh masalah ekonomi struktural global
. Ia secara langsung menyatakan: berdasarkan banyak indikator makroekonomi, anggaran negara-negara maju sudah lama tidak seimbang dan hanya didukung oleh pencetakan mata uang tambahan.
Lihat Asli
post-image
post-image
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan