Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Perkembangan yang menarik: Turki kini telah memperketat regulasi kripto mereka. Sejak Februari 2025, pengguna harus membuktikan identitas mereka untuk transaksi di atas 425 dolar — ini sudah berlaku lebih dari satu tahun. Yang membuat saya terpesona adalah kontrasnya: Sementara Turki menjadi lebih ketat, negara ini baru-baru ini adalah salah satu pasar kripto terbesar di dunia. Hingga 2023, Turki menempati posisi keempat secara global dalam volume perdagangan, dengan pendapatan lebih dari 170 miliar dolar — lebih besar dari Rusia dan Kanada secara bersamaan. Ini menunjukkan betapa besar sektor kripto di sana.
Peraturan baru ini adalah bagian dari tren yang lebih besar. Pada 2024, otoritas keuangan Turki menerima 47 permohonan lisensi dari perusahaan kripto. Undang-undang ini menciptakan kerangka regulasi yang jelas untuk penyedia aset kripto. Ambang batas 15.000 lira Turki dipilih secara sengaja — di bawah itu prosesnya lebih sederhana. Namun, transfer dari alamat dompet yang tidak terdaftar juga harus menyertakan data identifikasi. Jika informasi ini tidak tersedia, transaksi dapat diklasifikasikan sebagai 'berisiko tinggi' dan dihentikan.
Yang menarik: Turki mengacu pada standar UE, yaitu MiCA, yang juga mulai berlaku akhir 2024. Ini berkaitan dengan pencegahan pencucian uang dan pendanaan terorisme — yang telah menjadi standar global. Pada saat yang sama, Turki sejak 2021 mengizinkan warga mereka membeli dan memegang cryptocurrency, hanya pembayaran dengan kripto yang dilarang. Biaya transaksi sebesar 0,03% yang direncanakan mungkin akan segera diberlakukan.
Apa artinya ini bagi pasar? Turki menyeimbangkan antara inovasi dan keamanan. Dengan pedoman yang jelas, mereka ingin mengendalikan pasar kripto yang besar tanpa mematikannya. Bagi pengguna, ini berarti lebih banyak transparansi, dan bagi bursa, lebih banyak kepatuhan. Ini sebenarnya tren di mana-mana — regulasi menggantikan era liar.