Belakangan ini dompet semakin banyak dibuka, aset menjadi fragmentasi sampai saya sendiri lupa… Setelah itu saya pasrah saja: dompet utama saya tempatkan untuk hal-hal jangka panjang dan terkait identitas (tanda tangan, daftar putih), gunakan “dompet kerja” untuk menjalankan L2, setiap chain dikasih akun kecil sebagai stasiun perantara, jangan semua disimpan di satu alamat. Setiap minggu satu hari tetap scan saldo yang tersebar: uang kecil langsung digunakan (gas/interaksi), yang tidak cukup langsung tidak usah dipermasalahkan, biaya bridge bolak-balik malah lebih rugi. Ada juga cara simpel: catat di memo “hanya untuk apa di chain ini”, kalau tidak, bisa sembarangan klik otorisasi saat emosi. Untuk yang belakangan ini seperti social mining, token penggemar, saya lihat cukup ramai, tapi perhatian saya seperti menambang… Singkatnya, lebih seperti memotong-motong waktu kamu, dompet jadi pecah lagi, saya jadi bingung. Begitu saja dulu.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan