Akhir-akhir ini saya mulai mendalami metrik valuasi dan menyadari banyak orang mengabaikan salah satu alat paling berguna untuk menilai apakah pasar sebenarnya terlalu mahal atau terlalu murah. Alat itu disebut rasio CAPE, juga dikenal sebagai rasio PE Shiller setelah ekonom Robert Shiller yang mempopulerkannya.



Inilah hal tentang rasio PE Shiller - secara mendasar berbeda dari rasio harga terhadap laba biasa Anda. Alih-alih hanya melihat laba saat ini, rasio ini mengambil rata-rata laba selama 10 tahun terakhir dan menyesuaikannya dengan inflasi. Ini menghaluskan semua noise dari siklus ekonomi dan memberi gambaran yang lebih jelas tentang apa yang sebenarnya terjadi dengan valuasi jangka panjang.

Matematikanya sederhana. Anda mengambil harga saat ini dan membaginya dengan rata-rata laba yang disesuaikan inflasi dari dekade terakhir. Jadi jika sebuah saham diperdagangkan di $200 dan rata-rata laba yang disesuaikan inflasi selama 10 tahun adalah $10, maka rasio CAPE Anda adalah 20. Itu berarti investor membayar $20 untuk setiap dolar laba riil. Konsepnya cukup sederhana tetapi sangat berguna untuk perspektif.

Mengapa ini penting? Karena ketika rasio PE Shiller secara signifikan di atas rata-rata historis, biasanya menandakan pasar mungkin terlalu overvalued. Sebaliknya, ketika rasio ini jauh di bawah rata-rata, itu sering menunjukkan undervaluation dan peluang potensial. Saya perhatikan banyak investor menggunakan ini untuk menyesuaikan posisi portofolio mereka - mengurangi eksposur ekuitas saat valuasi terlihat terlalu tinggi, meningkatkan saat rasio CAPE menunjukkan peluang masuk yang lebih baik.

Melihat sejarah, pola ini cukup jelas. Selama gelembung dot-com di akhir 1990-an, rasio CAPE mencapai level ekstrem secara historis, hampir menjerit bahwa semuanya overvalued. Koreksi pasar yang terjadi di awal 2000-an membuktikan betapa berharganya sinyal peringatan itu. Melompat ke 2008 - setelah krisis keuangan, rasio PE Shiller turun tajam, menandakan undervaluation besar-besaran. Orang yang membeli selama periode itu melihat keuntungan besar di tahun-tahun berikutnya.

Saat ini, rasio CAPE pasar saham domestik berkisar di sekitar level 30, berayun antara pertengahan 20-an dan tinggi 30-an tergantung kondisi pasar. Itu patut diperhatikan jika Anda memikirkan posisi jangka panjang.

Satu hal lagi - rasio CAPE tidak hanya untuk pasar AS. Anda bisa membandingkannya di berbagai wilayah dan pasar berkembang. Pasar berkembang biasanya menunjukkan rasio yang lebih rendah karena risiko yang dirasakan dan potensi pertumbuhan, sementara pasar maju cenderung lebih tinggi. Perbandingan lintas pasar ini sebenarnya bisa membantu mengidentifikasi di mana valuasi mungkin lebih menarik secara global.

Jelas ini bukan alat untuk trading jangka pendek. Tujuan utama dari rasio PE Shiller adalah untuk orang yang berpikir dalam jangka tahun dan dekade, bukan hari atau minggu. Rasio ini tidak akan memprediksi secara tepat kapan pasar akan crash, tetapi pembacaan yang tinggi secara historis telah mendahului periode pengembalian yang lebih lemah. Jika Anda membangun portofolio dengan pandangan jangka panjang, memahami di mana posisi rasio CAPE relatif terhadap sejarah tentu sangat berharga.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan