Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Apakah Anda pernah berhenti memikirkan kisah-kisah yang tampak seperti keluar dari sebuah film? Nah, kisah Ted Jorgensen persis seperti itu. Pada tahun 2013, pria yang memiliki toko sepeda di Arizona ini menemukan sesuatu yang akan mengubah hidupnya selamanya: dia adalah ayah biologis Jeff Bezos, tidak kurang dari pendiri Amazon.
Hal paling gila adalah Ted Jorgensen menjalani seluruh hidup tanpa mengetahui hal itu. Dia baru tahu ketika seorang penulis yang sedang menulis buku tentang Bezos menghubunginya untuk memberitahu kebenarannya. Ketika melihat foto-foto dan benar-benar memproses siapa sebenarnya anaknya, pria itu bahkan tidak bisa memprosesnya dengan baik.
Dia sendiri mengakui: "Saya bukan ayah yang baik, saya bukan suami yang baik." Anda merasakan beban dari kata-kata itu, kan? Itu adalah jenis penyesalan yang dibawa sepanjang hidup. Ted Jorgensen selalu ingin kembali terhubung dengan keluarga Bezos, mencoba memperbaiki waktu yang hilang dengan cara apapun, tetapi tampaknya itu tidak pernah menjadi kenyataan.
Ini adalah salah satu kisah yang membuat Anda merenungkan tentang ayah dan ibu, takdir, dan bagaimana hidup mengambil arah yang sama sekali tak terduga. Kisah Ted Jorgensen adalah pengingat bahwa di balik setiap miliarder dan setiap kerajaan korporasi, ada kisah manusia yang sangat kompleks.