Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Dengar, banyak pemula dalam trading kripto melakukan satu kesalahan dasar — hanya membeli koin dan menunggu harganya naik. Lalu berbulan-bulan mereka berada dalam kerugian karena tidak tahu kapan harus keluar. Di sinilah pentingnya memahami apa itu profit.
Profit — ini bukan hal yang rumit. Pada dasarnya, ini adalah target keuntungan dalam persen yang kamu tetapkan sebelum setiap transaksi. Kamu memutuskan: saya akan membeli koin ini dan keluar saat mendapatkan keuntungan sebanyak tertentu persen. Selesai. Tidak ada intuisi, hanya perhitungan.
Mengapa ini penting? Karena profit memberi kamu beberapa keunggulan. Pertama, kamu tahu dengan pasti kapan harus menutup posisi — tidak perlu tebak-tebakan. Kedua, daripada satu transaksi besar, kamu melakukan banyak transaksi kecil tapi sering mendapatkan keuntungan. Ketiga, kamu bisa menambah jumlah koin atau meningkatkan dolar — semuanya tergantung strategi kamu.
Sekarang tentang perhitungan. Rumusnya sederhana: harga target = harga masuk dikali (1 plus profit dalam persen, dibagi 100). Kedengarannya lebih rumit dari kenyataannya.
Ambil contoh nyata. Katakanlah kamu membeli koin seharga 1 dolar dan menginginkan profit 0.5%. Maka: 1.000 × 1.005 = 1.005. Itu saja — pasang order jual di 1.005, dan tunggu.
Contoh lain: beli di 0.328, ingin 0.6% keuntungan. Hitung: 0.328 × 1.006 = 0.330. Keluar di 0.330.
Lalu, berapa profit yang harus dipilih? Di sinilah ada logikanya. Jika tidak ingin terjebak dalam posisi — pertimbangkan 0.3–0.6%. Koin yang volatil? Maka bisa 0.7–1.0%. Lebih dari 1.5% — ini sudah risiko tinggi, terutama jika pasar tidak tren. Kamu cuma tidak akan mendapatkan kenaikan sebesar itu dan malah terjebak dalam kerugian.
Apa yang terjadi jika profit salah dipilih? Jika terlalu kecil — mungkin tidak menutup biaya transaksi. Jika terlalu besar — mungkin kamu tidak akan pernah mencapai harga target. Dan tidak menghitung profit sama saja seperti pergi ke kota asing tanpa navigator.
Satu hal penting: biaya transaksi biasanya sekitar 0.1% saat masuk dan 0.1% saat keluar, jadi totalnya 0.2%. Artinya, profitmu minimal harus lebih dari 0.2% agar setidaknya bisa impas setelah biaya. Kalau kamu pasang target 0.5%, maka keuntungan bersih setelah semua biaya sekitar 0.3%.
Kesimpulannya sederhana: selalu, sekali lagi selalu, hitung profit sebelum masuk ke transaksi. Bukan berdasarkan tebak-tebakan, tapi pakai rumus. Lebih baik lima transaksi kecil masing-masing 0.5% daripada satu transaksi besar 5% yang tidak akan pernah kamu capai. Trading itu matematika murni, bukan intuisi atau keberuntungan.