Saya memperhatikan bahwa banyak trader kurang memberikan perhatian pada alat yang bermanfaat seperti open interest. Padahal, ini adalah salah satu indikator paling andal untuk memahami apa yang benar-benar terjadi di pasar kripto derivatif.



Open interest menunjukkan jumlah total kontrak aktif yang belum ditutup untuk aset tertentu. Ketika dua trader membuat kontrak berjangka, open interest meningkat satu unit. Ketika salah satu dari mereka menutup posisi, nilainya turun. Sederhana, tetapi kuat. Ini sama sekali bukan hal yang sama dengan volume perdagangan. Volume menghitung setiap transaksi, sedangkan indikator open interest hanya melacak jumlah posisi terbuka.

Yang menarik: ketika kedua indikator ini naik secara bersamaan—volume dan open interest—biasanya itu merupakan sinyal bahwa tren yang terjadi benar-benar kuat. Pemain baru masuk ke pasar, posisi meningkat, dan momentum makin menguat. Namun jika Anda melihat bahwa volume naik, sementara open interest turun, itu cerita yang berbeda. Ini berarti trader menutup posisi mereka. Bisa jadi tanda potensi pembalikan atau melemahnya tren.

Dalam praktiknya, saya sering menggunakan open interest bersama dengan alat lain—волатильностью, ценовым действием, скользящие средние. Misalnya, jika Anda melihat open interest yang meningkat di tengah volume tinggi dan при этом скользящие средние memberikan sinyal bullish, itu merupakan argumen yang cukup kuat untuk membeli. Индекс относительной силы juga mengonfirmasi gambaran seperti itu.

Perlu dipahami bahwa indikator ini terutama bekerja di рынки фьючерсов dan опционов, serta pada криптодеривативах. Di спотовых рынках акций, penerapannya terbatas. Trader profesional mengandalkan open interest untuk menilai sentimen pasar dan mengonfirmasi keputusan trading mereka.

Salah satu keunikan: data open interest biasanya diperbarui di akhir торгового дня, bukan secara real-time seperti volume. Ini perlu diperhitungkan saat melakukan analisis.

Ketika open interest meningkat selama tren naik, biasanya itu berarti peserta baru terus membuka posisi pembelian—skenario bullish klasik. Jika open interest turun saat volume meningkat di pasar yang datar, itu bisa berarti trader menutup posisi mereka sambil menunggu arah yang jelas.

Tentu saja, seperti halnya indikator apa pun, open interest bukanlah obat mujarab. Indikator ini bisa terlambat, dan karena itu harus digunakan bersama alat analisis lain. Tetapi jika Anda benar-benar serius dalam trading derivatif, memahami metrik ini memberi keunggulan kompetitif yang nyata. Ini mengungkap sentimen pasar yang sebenarnya dan membantu menghindari sinyal palsu. Pada akhirnya, indikator open interest adalah salah satu kunci untuk mengambil keputusan trading yang lebih masuk akal dan meningkatkan peluang sukses di pasar yang dinamis.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan