Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Saya baru saja melihat laporan dari Counterpoint, kenaikan harga memori kali ini benar-benar tidak kecil. Harga DRAM meningkat lebih dari 50% kuartal ini, NAND Flash bahkan lebih ekstrem langsung menembus 90%, ini benar-benar memberi tekanan biaya bagi produsen ponsel.
Yang paling berkesan adalah dampak pada ponsel entry-level. Dengan konfigurasi seperti 6GB LPDDR4X + 128GB eMMC, biaya BOM kuartal pertama langsung naik 25%, proporsi biaya memori melonjak hingga 43%. Ponsel kelas menengah juga tidak kalah sulit, sebelumnya DRAM dan NAND masing-masing menyumbang 14% dan 11%, sekarang diperkirakan akan naik menjadi 20% dan 16%. Sedangkan untuk ponsel flagship, dengan konfigurasi 16GB LPDDR5X + 512GB UFS 4.1, kenaikan harga memori saja akan membuat biaya tambahan sebesar 100 sampai 150 dolar AS, dari mana uang ini harus diperoleh?
Analis dari Counterpoint mengajukan satu pertanyaan, yaitu OEM saat ini harus mencari titik keseimbangan antara biaya komponen, margin keuntungan, dan volume pengiriman. Terutama bagi merek yang bergantung pada model entry-level untuk mempertahankan pangsa pasar, tekanan keuntungan dalam jangka pendek akan lebih jelas. Beberapa produsen sudah mulai menyesuaikan strategi, menurunkan target pengiriman ponsel entry-level, atau mengoptimalkan konfigurasi hardware untuk mengendalikan biaya.
Namun, analis juga mengatakan bahwa mengandalkan metode pengendalian biaya tradisional mungkin memiliki efek terbatas. Jika harga memori tetap tinggi, pihak ritel juga harus menyesuaikan. Ponsel entry-level mungkin harus naik sekitar 30 dolar AS, bahkan ponsel high-end bisa naik 150 sampai 200 dolar AS. Fluktuasi harga memori memang mulai mempengaruhi struktur biaya seluruh industri ponsel, tren ini patut terus dipantau.