Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
El Dibu mempertahankan Aston Villa dalam kemenangan di Newcastle
Dibu Martínez kembali menunjukkan mengapa dia dianggap salah satu penjaga gawang terbaik di dunia. Pada pekan ke-23 Premier League, kiper Argentina ini menjadi penentu kemenangan Aston Villa saat bertandang ke Newcastle dengan skor 2-0. Dengan serangkaian penampilan penting di saat-saat krusial, juara dunia ini menggagalkan niat tuan rumah dan memungkinkan timnya mengokohkan posisi kedua di klasemen.
Kemenangan ini memperkuat aspirasi Villans, yang mengumpulkan 46 poin, sejajar dengan Manchester City dan di bawah Arsenal yang sedang dalam performa bagus. Tapi di luar angka-angka, kepercayaan diri penjaga gawang ini yang membuat perbedaan di pertandingan di mana Newcastle terus menekan tanpa mampu memanfaatkan peluangnya.
Seorang penjaga gawang di hari terbaiknya
Sejak menit awal, Dibu harus menunjukkan kualitasnya. Pada menit ke-4, gelandang Sandro Tonali melakukan aksi individual dari tengah kotak penalti, berhadapan langsung dengan kiper Argentina ini. Dibu merespons dengan refleks instingtif, menepis dengan kaki kirinya saat segalanya tampak hilang.
Tak lama setelah itu, tepatnya di menit ke-11, Ollie Watkins mendapatkan peluang emas setelah umpan dari Jadon Sancho, tetapi Nick Pope, kiper lawan, berhasil menghalau dengan reaksi sempurna. Namun, Dibu juga memiliki momen penting tak lama kemudian.
Situasi babak pertama berlangsung seimbang secara ofensif: Newcastle menyerang di hadapan pendukungnya, sementara Aston Villa, sebagai tamu, memanfaatkan ruang dengan serangan balik tajam. Kedua pertahanan tetap waspada, tetapi kehadiran penjaga gawang Argentina ini yang menahan bahaya yang mengancam.
Buendía memecah keseimbangan dan Newcastle frustrasi
Pada menit ke-19 babak pertama, Emiliano Buendía mencetak gol indah setelah rangkaian sentuhan antara pemain Belgia, Amadou Onana dan Youri Tielemans. Dari luar kotak penalti, gelandang Mar del Plata ini menembakkan tembakan melambung dan tak bisa dijangkau, masuk ke tiang kanan. Itu adalah gol kelima dalam 21 pertandingan di Premier League musim ini.
Dengan keunggulan Aston Villa, Newcastle tak lagi menemukan kejelasan dalam serangannya. Rasa frustrasi meningkat di Stadion St. James Park, di mana suporter bahkan melontarkan beberapa hinaan kepada kiper tamu. Yoane Wissa mendapatkan kartu kuning karena mendorong Dibu saat kiper sudah menguasai bola.
Di menit-menit terakhir babak pertama, lagi-lagi Dibu harus turun tangan. Setelah umpan dari Anthony Gordon, Lewis Miley menyundul bola berbahaya yang berhasil diselamatkan oleh kiper Argentina ini dengan tangan dari sudut. Sekali lagi, instingnya menjadi tembok pertahanan yang tak bisa ditembus Newcastle.
Dibu sebagai penyelamat terakhir
Babak kedua berlangsung dengan dinamika yang sama, meski Newcastle berjuang untuk mendekati skor. Aston Villa mengendalikan permainan tanpa menemukan ketepatan untuk kembali menembus pertahanan Pope, tetapi pertahanan mereka yang didukung oleh intervensi kritis dari penjaga gawang Argentina tetap kokoh.
Baru di akhir pertandingan, Ollie Watkins memastikan kemenangan dengan sundulan. Gol tercipta setelah serangkaian keraguan dalam clearance pertahanan tuan rumah dan umpan matang dari Morgan Rogers. Dengan ini, Aston Villa tidak hanya mengamankan tiga poin penting, tetapi juga memutus rekor panjang: 17 pertandingan dan 21 tahun tanpa kemenangan di Stadion St. James Park.
Penampilan yang menjanjikan masa depan
Yang paling menonjol dari sore ini bukan hanya gol Buendía dan Watkins, tetapi juga solidnya pertahanan yang diberikan Dibu. Setiap intervensi tepat sasaran, setiap reaksi terukur. Penjaga gawang Argentina ini menghadapi tantangan baru menjelang Piala Dunia 2026, dan penampilan seperti ini memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain kunci tim nasionalnya.
Aston Villa, dengan kemenangan ini, tetap nyaman di posisi Liga Champions. Tapi tanpa penampilan penting dari Dibu, hasilnya bisa saja berbeda. Ini adalah bukti bagaimana seorang penjaga gawang dalam performa terbaiknya bisa menjadi pembeda antara kemenangan dan hasil imbang.