Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Kurva Risiko yang Datar Memicu Kelemahan Pasar Luas seiring Penguatan Dolar
Pasar keuangan mengalami pergeseran yang signifikan pada hari Jumat, dengan lingkungan kurva risiko memburuk karena investor menghadapi sinyal yang bertentangan tentang prospek ekonomi jangka pendek dan jangka panjang. Flattening dari kurva hasil, fenomena yang dipantau secara ketat oleh pelaku pasar, mencerminkan meningkatnya kecemasan tentang keberlanjutan pertumbuhan sementara kebijakan moneter jangka pendek tetap relatif stabil.
Dinamika Pasar Treasury Mencerminkan Tekanan Kurva Risiko
Harga Treasury AS mengalami penurunan ringan sepanjang sesi, dengan kontrak futures Treasury 10 tahun Maret diperdagangkan di 112-22 per pukul 18:58 (UTC+8), setelah berada dalam rentang perdagangan intraday antara 112-21 dan 112-28. Kompresi progresif spread antara Treasury 10 tahun AS dan Bund Jerman—yang tetap stabil di 134,5bp—menegaskan adanya kompresi kurva risiko pasar. Penyempitan ini antara hasil jangka pendek dan jangka panjang menunjukkan bahwa investor memperkirakan stabilitas suku bunga jangka pendek yang berkelanjutan sekaligus menjadi lebih berhati-hati terhadap prospek pertumbuhan jangka panjang.
Aset Risiko Global Menghadapi Tekanan Jual Baru
Penghindaran risiko menyebar ke seluruh pasar saham internasional. Indeks S&P 500 turun 0,2%, sementara indeks Euro Stoxx 50 Eropa kehilangan 0,1% nilainya. Pasar Asia mengalami kerugian yang lebih besar, dengan indeks Nikkei 225 Tokyo turun 1,2% dan CSI 300 melemah 1,3%. Kelemahan yang terkoordinasi di berbagai wilayah ini menunjukkan bahwa lingkungan kurva risiko mendorong investor untuk mengurangi eksposur terhadap saham yang sensitif terhadap pertumbuhan.
Pasar Mata Uang dan Komoditas Menunjukkan Perubahan Selera Risiko
Yen Jepang melemah ke 153,37 terhadap dolar AS, sementara euro menguat ke 1,1856 dan pound sterling ke 1,3614. Indeks Dolar AS naik sedikit ke 97,03, mencerminkan permintaan safe-haven yang moderat. Emas sedikit menguat ke $4.942,86 per ons, sementara minyak mentah diperkirakan berada di $67,77 per barel. Pergerakan ini—terutama ketahanan dolar dan kenaikan stabil emas—memberikan bukti rotasi modal dalam kerangka kurva risiko, saat investor mencari posisi yang relatif defensif.
Dinamika Aliran Modal dalam Konteks Flattening Kurva Risiko
Pasar Treasury AS menunjukkan aktivitas yang kuat, namun struktur flattening dari kurva risiko menegaskan adanya ketidaksepakatan mendasar di pasar tentang prospek ekonomi. Aliran modal menunjukkan bahwa peningkatan penghindaran risiko sedang membentuk ulang alokasi portofolio. Kelemahan bersamaan di aset risiko dan flattening dari kurva risiko menandakan pergeseran yang nyata menuju aset defensif, menunjukkan bahwa pelaku pasar bersiap menghadapi potensi hambatan ekonomi.
Memantau PCE Inti untuk Trajektori Kurva Risiko
Ke depan, investor harus memantau dengan cermat data inflasi AS mendatang, terutama data PCE inti, untuk mendapatkan sinyal tentang arah masa depan kurva risiko. Jika PCE inti mengejutkan ke atas, hasil jangka panjang berpotensi mengalami tekanan naik, yang dapat sementara mengganggu tren flattening saat ini. Sebaliknya, angka inflasi yang lebih lembut mungkin memperkuat posisi penghindaran risiko pasar dan memperkuat dinamika flattening yang sudah terlihat di pasar fixed income.