Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Hong Kong Menyusun Kerangka Regulasi Cryptocurrency Komprehensif Hingga 2026
Hong Kong sedang menempuh jalur ambisius untuk membangun sistem regulasi lengkap bagi pasar cryptocurrency. Biro Layanan Keuangan dan Perbendaharaan (FSTB) dan Komisi Sekuritas dan Futures (SFC) telah mengungkapkan rencana untuk memperkenalkan regulasi lisensi standar untuk layanan perdagangan dan penyimpanan cryptocurrency pada tahun 2026. Setelah konsultasi bersama yang mengumpulkan lebih dari 190 masukan publik selama dua bulan, kerangka legislatif yang disempurnakan kini mulai terbentuk. Arsitektur mendatang akan didasarkan pada Ordinansi Anti-Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (AMLO) yang sudah ada di Hong Kong, menciptakan struktur kepatuhan yang mencerminkan standar yang diterapkan pada kegiatan pialang sekuritas tradisional.
Arsitektur Regulasi Terpadu untuk Perdagangan dan Penyimpanan Cryptocurrency
Inti dari peta jalan Hong Kong 2026 berfokus pada penggabungan layanan perdagangan dan penyimpanan cryptocurrency di bawah satu kerangka regulasi yang kohesif. Alih-alih membagi pengawasan melalui berbagai saluran, regulator bertujuan untuk menetapkan standar seragam bagi broker berlisensi—seperti yang diterapkan di pasar sekuritas. Pendekatan ini memperjelas harapan terkait kepatuhan, tata kelola, dan protokol operasional yang harus diikuti oleh pelaku pasar.
Dalam hal penyimpanan, kerangka ini memprioritaskan perlindungan kunci pribadi dan perlindungan aset klien secara kuat. Regulasi perdagangan akan menentukan entitas mana yang diizinkan melakukan kegiatan pialang, dalam kondisi apa, dan dengan kewajiban kepatuhan apa. Dua pilar ini menjadi dasar dari peta jalan ASPIRe SFC, sebuah inisiatif yang dirancang untuk mendemokratisasi akses ke pasar cryptocurrency yang dikelola secara profesional. Selain perdagangan dan penyimpanan, SFC telah meluncurkan konsultasi terpisah untuk memperluas skema lisensi bagi penasihat dan pengelola portofolio cryptocurrency. Mengikuti prinsip “bisnis yang sama, risiko yang sama, aturan yang sama,” standar baru ini akan sejajar dengan ketatnya regulasi yang diterapkan pada layanan penasihat sekuritas dan pengelolaan kekayaan. Batas waktu pengajuan masukan untuk cakupan yang diperluas ini ditetapkan hingga akhir Januari.
Menempatkan Hong Kong sebagai Pusat Cryptocurrency Terdepan di Asia
Administrasi Hong Kong secara sengaja membangun lingkungan regulasi yang menguntungkan untuk menarik perusahaan cryptocurrency dan menempatkan wilayah ini sebagai pusat aset digital utama di kawasan tersebut. Inisiatif strategis ini sangat kontras dengan kebijakan crypto yang mulai berkembang di Singapura dan sikap China yang semakin membatasi aktivitas cryptocurrency. Persaingan untuk dominasi pasar di Asia semakin intens, menjadikan kejelasan regulasi proaktif Hong Kong sebagai keunggulan kompetitif utama.
Awal tahun ini, SFC mengambil langkah kebijakan tegas yang memperkuat visi yang lebih luas ini. Pada awal 2024, regulator menyetujui jalur lisensi baru untuk perdagangan cryptocurrency over-the-counter (OTC), serta meninjau kerangka derivatif dan margin trading. Pada pertengahan 2024, bursa dan dana berlisensi mendapatkan persetujuan untuk menawarkan layanan staking, dengan pengendalian aset yang ketat dan pengungkapan risiko lengkap kepada investor. Peluncuran ETF berbasis cryptocurrency spot yang sudah beroperasi di Hong Kong sejak 2024 merupakan tonggak awal dalam ekosistem yang terus berkembang ini.
Integrasi Pasar dan Langkah Selanjutnya
Strategi utama ini bertujuan untuk mengintegrasikan semua komponen—dari perdagangan hingga penyimpanan dan layanan penasihat—ke dalam satu jalur regulasi yang bertanggung jawab. Dengan penggabungan di bawah kerangka ini, infrastruktur pasar menjadi selaras dengan kebutuhan investor institusional yang memerlukan mitra berlisensi, operasi yang dapat diaudit, dan pengaturan penyimpanan yang transparan. Agenda legislatif 2026 menandai momen penting ketika standar lisensi operasional dan keamanan aset menyatu dalam satu buku aturan lengkap.
Pendekatan terpadu ini menunjukkan tekad Hong Kong untuk berkembang dari pusat dengan izin regulasi terisolasi menjadi pusat keuangan matang dengan pengawasan cryptocurrency yang sistematis. Kerangka ini tidak hanya dirancang untuk memperjelas aturan pasar, tetapi juga untuk membangun kepercayaan di kalangan peserta ritel dan modal institusional bahwa ekosistem cryptocurrency Hong Kong beroperasi dengan profesionalisme dan ketelitian yang sebanding dengan pasar keuangan tradisional.