Berita Pasar Kedelai: Tekanan Harga di Tengah Prospek Pasokan Global yang Kuat

Aktivitas perdagangan terbaru dalam futures kedelai mengungkapkan dinamika pasar yang kompleks karena berita kedelai terus berfokus pada tekanan ganda—harga yang melemah dipadukan dengan proyeksi produksi global yang kuat. Sesi pagi hari Kamis menunjukkan harga kedelai menurun 1 hingga 3¼ sen di seluruh kontrak bulan depan, dengan harga kedelai tunai rata-rata nasional turun 3 sen menjadi $9,90. Sementara itu, futures bungkil kedelai naik $3,40 menjadi $3,70 per ton, sementara futures minyak kedelai mundur 30 hingga 35 poin. Performa campuran ini menunjukkan bahwa trader sedang menyeimbangkan tekanan teknis jangka pendek dengan kelimpahan pasokan fundamental.

Produksi Kedelai yang Meningkat di Brasil Mengubah Dinamika Pasokan Global

Lanskap kedelai global mengalami perubahan signifikan karena kapasitas produksi Brasil mencapai puncak baru. Menurut ABIOVE (asosiasi industri minyak nabati Brasil), perkiraan jumlah penggilingan kedelai musim ini adalah 61 MMT—naik 2,5 MMT dibandingkan tahun sebelumnya. Total panen kedelai negara ini sekarang diperkirakan mencapai 177,12 MMT, menegaskan peran Brasil sebagai kekuatan dominan dalam pasokan kedelai global. Ke depan, ekspor kedelai Brasil diperkirakan mencapai 111,5 MMT untuk periode mendatang, meningkat 3,3 MMT dari tahun ke tahun. Perluasan kapasitas produksi dan ekspor ini menjadi faktor utama yang menahan harga kedelai global, meskipun ada kelemahan regional.

Permintaan Ekspor Kedelai AS: Melacak Aktivitas Penjualan Mingguan

USDA melaporkan penjualan ekspor pribadi sebanyak 192.350 MT kedelai ke tujuan yang tidak disebutkan selama sesi perdagangan Kamis. Peserta pasar sedang memantau data penjualan ekspor mendatang, yang diperkirakan akan dirilis pada Jumat pagi. Untuk minggu ekspor mendatang, trader memperkirakan antara 1,5 hingga 3 juta metrik ton penjualan kedelai. Penjualan harian yang terkumpul minggu lalu berjumlah 1,403 MMT, memberikan dasar untuk ekspektasi saat ini. Penjualan bungkil kedelai diperkirakan antara 200.000 dan 500.000 MT untuk periode tersebut, sementara proyeksi ekspor minyak kedelai berkisar antara 5.000 hingga 25.000 MT. Metode pengukuran ekspor ini tetap penting untuk menilai permintaan pasar AS yang berkelanjutan di tengah meningkatnya pasokan global.

Pergerakan Harga Futures Kedelai: Pergerakan Kontrak dan Tingkat Basis Tunai

Struktur harga kedelai yang rinci menunjukkan tekanan penurunan di seluruh kurva. Kontrak kedelai Maret 2026 diperdagangkan di $10,61¼, turun 3¼ sen, dengan kedelai tunai terdekat di $9,91, turun 3 sen. Kedelai Mei 2026 melemah 1¾ sen menjadi $10,73¼, sementara kontrak Juli 2026 turun 1¼ sen menjadi $10,86. Pola kelemahan yang berlanjut di semua bulan kontrak mencerminkan angin sakal dari pasokan global yang melimpah, terutama dari outlook produksi Brasil yang mencatat rekor. Bagi trader dan hedger kedelai, poin utama dari berita ini adalah tekanan penurunan yang berkelanjutan kemungkinan akan terus berlanjut selama pasokan melimpah melebihi sinyal permintaan. Peserta pasar harus tetap memperhatikan pengumuman penjualan ekspor USDA yang akan datang dan setiap perubahan kondisi panen Brasil yang dapat mempengaruhi trajektori harga kedelai jangka menengah.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan