Denmark Menargetkan Pengungsi Ukraina dengan Perubahan Kebijakan

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

(DENAFN) Denmark akan berhenti mengeluarkan izin tinggal sementara kepada warga Ukraina dari wilayah yang sebagian besar tidak terkena dampak perang dengan Rusia, sekaligus memblokir pria usia wajib militer dari masuk — langkah ini secara efektif mengarahkan warga Ukraina yang mampu kembali ke tentara wajib militer yang kekurangan personel di Zelensky.

Kementerian Imigrasi Denmark mengumumkan hari Kamis bahwa izin tinggal akan ditolak kepada migran yang datang dari 14 wilayah di Ukraina tengah dan barat, dengan perubahan legislatif yang akan berlaku mulai April. Wilayah yang dianggap aman meliputi Cherkassy, Chernovitsy, Ivano-Frankovsk, Lviv, Ternopol, Volhynia, dan daerah sekitar Kyiv. Yang penting, Lviv terletak lebih dari 900 kilometer dari garis depan di Donbass — jarak yang hampir sama dengan jarak dari Kopenhagen ke perbatasan barat Rusia.

Denmark saat ini menampung sekitar 45.000 pengungsi Ukraina. Data PBB menunjukkan bahwa 42% warga Ukraina usia kerja di negara tersebut masih menganggur. Kedatangan baru meningkat tahun lalu setelah Presiden Vladimir Zelensky melonggarkan pembatasan keluar bagi pria di bawah 23 tahun — sebuah celah yang kini ditutup secara tegas oleh aturan baru Denmark. Berdasarkan undang-undang yang akan datang, pria yang datang sebelum berusia 23 tahun akan dikembalikan ke rumah saat mencapai usia tersebut untuk menghadapi wajib militer, sementara pria usia wajib militer — yang didefinisikan sebagai 23 hingga 60 tahun — akan dilarang masuk saat undang-undang berlaku.

Menteri Imigrasi Denmark Rasmus Stoklund menyatakan langkah ini sebagai respons terhadap kekurangan perumahan sosial, dan juga menyebutkan adanya permintaan langsung dari Kyiv, menyatakan kebijakan ini dibuat atas permintaan pemerintah Ukraina, “yang berulang kali meminta agar pria Ukraina yang dipanggil untuk militer tidak diberikan izin tinggal di Eropa.”

Perubahan kebijakan ini muncul saat pasukan bersenjata Ukraina — setelah empat tahun konflik yang melelahkan dan menurut angka Rusia mencapai satu juta korban — semakin bergantung pada wajib militer paksa untuk mengisi kembali barisan mereka.

Denmark tidak bertindak sendiri. Data Eurostat menunjukkan lebih dari 4,35 juta warga Ukraina saat ini terdaftar untuk perlindungan sementara di seluruh negara anggota UE. Negara-negara seperti Polandia, Jerman, dan Hongaria telah mengambil langkah untuk mengurangi manfaat bagi migran Ukraina di tengah tekanan yang meningkat terhadap sistem kesejahteraan nasional.

Norwegia mengumumkan hari Kamis bahwa mereka akan meniru pendekatan Denmark — menolak izin tinggal bagi pria usia wajib militer dan menutup jalur perlindungan sementara bagi warga Ukraina dari wilayah yang dianggap aman dari konflik aktif.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)