Duta Besar Iran untuk India, Mohammad Fathali, pada hari Sabtu memperingatkan AS dan Israel, menyatakan bahwa Teheran “sepenuhnya siap” dan akan mengambil semua “opsi yang diperlukan” untuk melindungi dirinya. Mengutuk serangan AS dan Israel, Mohammad Fathali menuduh mereka menargetkan area sipil bersama dengan infrastruktur pertahanan Iran.
“Sekarang kami akan membela negara kami… Iran memiliki hak yang sah untuk membela diri; sebagai negara yang merdeka, Iran akan menggunakan semua opsi yang diperlukan untuk melindungi integritas wilayahnya, kemerdekaannya, dan nyawa warga negaranya. Angkatan bersenjata Iran sepenuhnya siap,” katanya. “Republik Islam Iran sekali lagi diserang oleh AS dan rezim Zionis… Mereka melanggar kedaulatan dan integritas wilayah Iran. Mereka menyerang target di beberapa kota, termasuk infrastruktur pertahanan dan area sipil,” tambahnya.
Kecaman Internasional dan Dampak Regional
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres secara tegas mengutuk eskalasi militer di Timur Tengah, mengatakan bahwa “penggunaan kekuatan” oleh Amerika Serikat dan Israel, serta “balasan” Iran, merusak perdamaian dan keamanan internasional.
Sambil mengutip Piagam PBB, Sekretaris Jenderal mengatakan bahwa dokumen utama yang membimbing badan internasional secara jelas melarang “ancaman penggunaan kekuatan terhadap integritas wilayah atau kemerdekaan politik dari negara mana pun, atau dengan cara lain yang tidak sesuai dengan Tujuan PBB.”
“Semua Negara Anggota harus menghormati kewajiban mereka berdasarkan hukum internasional, termasuk Piagam PBB. Piagam secara jelas melarang ‘ancaman penggunaan kekuatan terhadap integritas wilayah atau kemerdekaan politik dari negara mana pun, atau dengan cara lain yang tidak sesuai dengan Tujuan PBB,’” tulisnya di X.
Sementara itu, European Aviation Safety Agency (EASA) mengumumkan bahwa selain Iran dan wilayah udara sekitarnya; Suriah, Yaman, dan juga ditutup.
Serangan dan Balasan
Sebelumnya, dalam pukulan terhadap kepemimpinan Teheran, Menteri Pertahanan Iran Amir Nasirzadeh dan komandan Garda Revolusi Mohammed Pakpour diduga telah terbunuh dalam serangan Israel, menurut sumber yang akrab dengan operasi militer Israel, dan sumber regional lainnya, dilaporkan Reuters.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi menuduh bahwa serangan Israel terhadap sebuah sekolah dasar perempuan di Iran menewaskan puluhan orang. Araghchi berj
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Iran Peringatkan AS, Israel, Katakan 'Siap Sepenuhnya' Untuk Menggunakan 'Semua Opsi'
(MENAFN- AsiaNet News)
Duta Besar Iran untuk India, Mohammad Fathali, pada hari Sabtu memperingatkan AS dan Israel, menyatakan bahwa Teheran “sepenuhnya siap” dan akan mengambil semua “opsi yang diperlukan” untuk melindungi dirinya. Mengutuk serangan AS dan Israel, Mohammad Fathali menuduh mereka menargetkan area sipil bersama dengan infrastruktur pertahanan Iran.
“Sekarang kami akan membela negara kami… Iran memiliki hak yang sah untuk membela diri; sebagai negara yang merdeka, Iran akan menggunakan semua opsi yang diperlukan untuk melindungi integritas wilayahnya, kemerdekaannya, dan nyawa warga negaranya. Angkatan bersenjata Iran sepenuhnya siap,” katanya. “Republik Islam Iran sekali lagi diserang oleh AS dan rezim Zionis… Mereka melanggar kedaulatan dan integritas wilayah Iran. Mereka menyerang target di beberapa kota, termasuk infrastruktur pertahanan dan area sipil,” tambahnya.
Kecaman Internasional dan Dampak Regional
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres secara tegas mengutuk eskalasi militer di Timur Tengah, mengatakan bahwa “penggunaan kekuatan” oleh Amerika Serikat dan Israel, serta “balasan” Iran, merusak perdamaian dan keamanan internasional.
Sambil mengutip Piagam PBB, Sekretaris Jenderal mengatakan bahwa dokumen utama yang membimbing badan internasional secara jelas melarang “ancaman penggunaan kekuatan terhadap integritas wilayah atau kemerdekaan politik dari negara mana pun, atau dengan cara lain yang tidak sesuai dengan Tujuan PBB.”
“Semua Negara Anggota harus menghormati kewajiban mereka berdasarkan hukum internasional, termasuk Piagam PBB. Piagam secara jelas melarang ‘ancaman penggunaan kekuatan terhadap integritas wilayah atau kemerdekaan politik dari negara mana pun, atau dengan cara lain yang tidak sesuai dengan Tujuan PBB,’” tulisnya di X.
Sementara itu, European Aviation Safety Agency (EASA) mengumumkan bahwa selain Iran dan wilayah udara sekitarnya; Suriah, Yaman, dan juga ditutup.
Serangan dan Balasan
Sebelumnya, dalam pukulan terhadap kepemimpinan Teheran, Menteri Pertahanan Iran Amir Nasirzadeh dan komandan Garda Revolusi Mohammed Pakpour diduga telah terbunuh dalam serangan Israel, menurut sumber yang akrab dengan operasi militer Israel, dan sumber regional lainnya, dilaporkan Reuters.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi menuduh bahwa serangan Israel terhadap sebuah sekolah dasar perempuan di Iran menewaskan puluhan orang. Araghchi berj