Pertarungan tentang hasil stablecoin tidak lagi hanya menjadi perdebatan crypto — ini sekarang menjadi pertarungan kebijakan tingkat Gedung Putih. Pertemuan terakhir di Gedung Putih mempertemukan bank-bank besar dan pemimpin industri crypto untuk merundingkan salah satu isu paling kontroversial dalam regulasi aset digital di AS: Haruskah stablecoin diizinkan menawarkan hasil atau imbalan? 💰 Mengapa Ini Penting Stablecoin seperti USDC dari Circle telah menjadi alat likuiditas penting di pasar global. Jika penawaran hasil dibatasi, itu bisa: • Mengurangi insentif untuk memegang stablecoin • Mendorong likuiditas ke luar negeri • Memperlambat inovasi crypto di AS • Menguatkan dominasi perbankan tradisional 🏦 Argumen Bank: Lembaga keuangan memperingatkan bahwa stablecoin yang menghasilkan hasil bisa menguras deposito dari bank-bank tradisional, yang berpotensi mempengaruhi kapasitas pinjaman dan stabilitas keuangan. 🚀 Posisi Industri Crypto: Perusahaan crypto berpendapat bahwa mekanisme hasil yang diatur dengan baik tidak mengancam stabilitas — sebaliknya, mereka meningkatkan efisiensi modal dan mendukung dominasi dolar di pasar digital global. 📜 Diskusi ini sangat terkait dengan kemajuan RUU CLARITY yang diusulkan, yang bertujuan mendefinisikan kerangka regulasi untuk aset digital di AS. ⚖️ Pertanyaan sebenarnya adalah: Akankah Washington melindungi bank… atau memberdayakan inovasi? Hasilnya bisa merombak ekonomi stablecoin, pertumbuhan DeFi, dan masa depan kepemimpinan crypto AS. Peserta pasar harus memperhatikan ini dengan seksama — arah regulasi sering kali menggerakkan pasar sebelum berita utama muncul.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
#WhiteHouseTalksStablecoinYields
Pertarungan tentang hasil stablecoin tidak lagi hanya menjadi perdebatan crypto — ini sekarang menjadi pertarungan kebijakan tingkat Gedung Putih.
Pertemuan terakhir di Gedung Putih mempertemukan bank-bank besar dan pemimpin industri crypto untuk merundingkan salah satu isu paling kontroversial dalam regulasi aset digital di AS: Haruskah stablecoin diizinkan menawarkan hasil atau imbalan?
💰 Mengapa Ini Penting
Stablecoin seperti USDC dari Circle telah menjadi alat likuiditas penting di pasar global. Jika penawaran hasil dibatasi, itu bisa:
• Mengurangi insentif untuk memegang stablecoin
• Mendorong likuiditas ke luar negeri
• Memperlambat inovasi crypto di AS
• Menguatkan dominasi perbankan tradisional
🏦 Argumen Bank:
Lembaga keuangan memperingatkan bahwa stablecoin yang menghasilkan hasil bisa menguras deposito dari bank-bank tradisional, yang berpotensi mempengaruhi kapasitas pinjaman dan stabilitas keuangan.
🚀 Posisi Industri Crypto:
Perusahaan crypto berpendapat bahwa mekanisme hasil yang diatur dengan baik tidak mengancam stabilitas — sebaliknya, mereka meningkatkan efisiensi modal dan mendukung dominasi dolar di pasar digital global.
📜 Diskusi ini sangat terkait dengan kemajuan RUU CLARITY yang diusulkan, yang bertujuan mendefinisikan kerangka regulasi untuk aset digital di AS.
⚖️ Pertanyaan sebenarnya adalah:
Akankah Washington melindungi bank… atau memberdayakan inovasi?
Hasilnya bisa merombak ekonomi stablecoin, pertumbuhan DeFi, dan masa depan kepemimpinan crypto AS.
Peserta pasar harus memperhatikan ini dengan seksama — arah regulasi sering kali menggerakkan pasar sebelum berita utama muncul.