Survei terbaru GOBankingRates menyajikan gambaran yang menyedihkan tentang kesehatan keuangan Amerika. Menurut penelitian mereka, sekitar 70% orang Amerika melaporkan hidup dari gaji ke gaji setidaknya sesekali, sementara hampir 50% berjuang dengan kenyataan ini secara konstan. Persentase orang Amerika yang menghadapi tantangan ini bervariasi secara dramatis berdasarkan kelompok usia, namun tren keseluruhan menunjukkan kerentanan keuangan yang meluas di seluruh negeri. Memahami statistik ini sangat penting untuk mengenali tidak hanya cakupan masalah ini tetapi juga jalur keluar dari siklus ini.
Tekanan keuangan ini menciptakan kecemasan nyata bagi jutaan orang. Ketika tidak ada buffer antara pendapatan dan pengeluaran, setiap biaya tak terduga—tagihan medis, perbaikan mobil, atau kehilangan pekerjaan—menjadi bencana. Namun, mengetahui sejauh mana tantangan ini, terutama persentase orang Amerika yang terdampak, dapat membantu individu menyadari bahwa mereka tidak sendiri dan bahwa solusi ada.
Generasi Mana yang Paling Berjuang dengan Pengelolaan Uang Bulanan
Rincian demografis mengungkap pola menarik yang menantang asumsi umum tentang kekayaan dan usia. Milenial, khususnya mereka yang berusia 35 hingga 44 tahun (milennial yang lebih tua), muncul sebagai generasi yang paling rentan terhadap hidup dari gaji ke gaji. Data survei menunjukkan 58% dari kelompok ini saat ini menjalani hidup seperti ini, dengan tambahan 22% mengalaminya secara berkala. Secara gabungan, lebih dari 80% dari milenial yang lebih tua menghadapi ketidakstabilan keuangan setidaknya sebagian waktu.
Sebaliknya, lansia berusia 65 tahun ke atas melaporkan tingkat kejadian terendah, yang masuk akal mengingat manfaat pensiun dan tabungan yang terkumpul. Namun, satu temuan mengejutkan menantang stereotip generasi: hanya 38% responden Gen Z yang saat ini melaporkan hidup dari gaji ke gaji. Ini menunjukkan bahwa orang muda mungkin mendekati perencanaan keuangan dengan cara yang berbeda dari pendahulu milenial mereka, meskipun data ini membutuhkan penyelidikan lebih dalam.
Intisari penting tentang persentase orang Amerika yang berjuang menurut generasi adalah bahwa milenial menghadapi tekanan yang tidak proporsional, bahkan saat banyak dari mereka melaporkan pendapatan yang meningkat. Paradoks ini menunjukkan bahwa tekanan keuangan sehari-hari telah melampaui pertumbuhan upah, atau faktor lain—biaya perumahan, utang pelajar, biaya penitipan anak—mengambil bagian yang lebih besar dari penghasilan.
Mengapa Milenial Menghadapi Tekanan Keuangan yang Unik
Memahami berapa persen orang Amerika yang hidup dari gaji ke gaji memerlukan pemeriksaan terhadap keadaan spesifik yang dihadapi berbagai kelompok usia. Milenial memasuki dunia kerja selama atau tak lama setelah krisis keuangan 2008, yang mengganggu jalur karier awal mereka. Banyak yang mengumpulkan utang pinjaman pelajar yang signifikan sekaligus menghadapi pasar perumahan yang menggelembung. Meskipun potensi penghasilan mereka membaik, struktur pengeluaran mereka tetap tertekan.
Selain itu, milenial sering kali memikul beberapa kewajiban keuangan sekaligus—hipotek atau sewa, pinjaman pelajar, penitipan anak, dan dukungan orang tua yang menua—menciptakan badai sempurna dari tuntutan yang bersaing. Survei mengungkapkan bahwa ini bukan perjuangan sementara; ini telah menjadi realitas keuangan dasar bagi sebagian besar generasi ini.
Langkah Strategis untuk Keluar dari Jerat Gaji ke Gaji
Membebaskan diri dari pola keuangan ini membutuhkan tindakan sistematis. Kerangka kerja berikut membantu orang Amerika bertransisi dari bertahan hidup ke membangun keamanan keuangan yang nyata.
Kenali Uang Anda: Pemetaan Pendapatan dan Pengeluaran
Dasar dari setiap perubahan keuangan dimulai dengan visibilitas yang jelas terhadap arus kas. Catat semua sumber pendapatan—pekerjaan utama, pekerjaan sampingan, pendapatan pasif—dan tetapkan ekspektasi bulanan yang realistis, terutama jika penghasilan berfluktuasi. Banyak orang meremehkan pendapatan yang tidak konsisten, yang menyebabkan kegagalan perencanaan.
Secara bersamaan, buat catatan pengeluaran yang rinci dengan meninjau tiga sampai enam bulan transaksi sebelumnya. Gunakan aplikasi penganggaran yang secara otomatis mengkategorikan pengeluaran dan menghasilkan laporan. Proses ini biasanya mengungkap pengeluaran diskresioner yang dapat dialihkan ke tabungan. Perencana keuangan Carman Kubanda menekankan: “Tempat utama untuk memulai adalah mengevaluasi kebiasaan pengeluaran Anda. Biasanya ada tempat yang bisa dipangkas dan mengalihkan dolar-dolar itu setiap bulan ke tabungan.”
Kurangi Biaya Tetap Secara Agresif
Pengeluaran tetap—listrik, asuransi, layanan telepon, internet—sering kali mewakili peluang penghematan yang terlewatkan. Hubungi penyedia layanan Anda saat ini untuk meminta harga paket yang lebih baik atau ancam untuk beralih. Banyak perusahaan menawarkan penawaran retensi atau opsi harga yang lebih baik yang tersembunyi.
Untuk layanan kompetitif seperti internet dan ponsel, mendapatkan penawaran dari pesaing sering kali menghasilkan potensi penghematan 20-50%. Penyedia asuransi secara khusus memberi insentif untuk beralih; memeriksa alternatif setiap tahun biasanya mengungkap diskon signifikan. Layanan seperti Policy Genius memudahkan mendapatkan beberapa penawaran sekaligus.
Strategi ini bisa membebaskan $50-200+ setiap bulan tergantung pengeluaran saat ini. Dalam setahun, itu berarti menghemat $600-2.400.
Otomatiskan Tabungan untuk Membangun Jaring Pengaman
Setelah mengidentifikasi peluang penghematan, langkah penting adalah memindahkan uang tersebut ke tabungan sebelum Anda menghabiskannya. Atur transfer otomatis dari rekening cek ke rekening tabungan segera setelah gaji masuk. Ini menghilangkan godaan dan menciptakan apa yang disebut Kubanda sebagai “jaring pengaman” tanpa memerlukan kekuatan niat.
Sebagian besar rekening memungkinkan transfer berulang pada interval yang disesuaikan. Bahkan $25-50 setiap dua minggu menciptakan momentum dan berakumulasi dari waktu ke waktu.
Hasilkan Uang Tambahan Secara Strategis
Selain pengurangan pengeluaran, pendapatan tambahan mempercepat kemajuan. Beberapa opsi yang dapat diakses meliputi:
Jual barang yang tidak terpakai: Barang yang tidak digunakan bisa menjadi uang cepat melalui Facebook Marketplace atau eBay. Penjualan strategis bisa menghasilkan beberapa ratus dolar.
Cari penghasilan sampingan: Peluang ekonomi gig dalam pengantaran, rideshare, atau pekerjaan online menawarkan jadwal yang fleksibel. Ini bisa menghasilkan $300-1.000+ setiap bulan.
Alihkan windfall: Pengembalian pajak, bonus, dan gaji tambahan (seperti gaji ketiga yang terjadi dua kali setahun untuk pekerja dua mingguan) harus langsung dialihkan ke tabungan, bukan pengeluaran diskresioner.
Capai Tonggak Keuangan Satu Bulan
Tujuan utama menggabungkan semua strategi ini adalah mengumpulkan satu bulan pengeluaran hidup dalam tabungan yang dapat diakses. Ini mengubah kehidupan keuangan. Tiba-tiba, Anda tidak bergantung pada gaji berikutnya; Anda membangun keamanan yang nyata. Pengeluaran tak terduga tidak lagi memicu panik atau akumulasi utang.
Tonggak ini biasanya membutuhkan 6-18 bulan usaha konsisten tergantung kondisi awal, tetapi mencapainya secara fundamental mengubah realitas psikologis dan praktis tentang berapa persen orang Amerika yang benar-benar bisa bertahan dari gangguan keuangan.
Jalan Menuju Masa Depan untuk Rumah Tangga Amerika
Meskipun data survei menunjukkan hampir setengah dari semua orang Amerika hidup dari gaji ke gaji secara konstan, statistik ini tidak mencerminkan takdir yang tak terhindarkan. Kombinasi optimalisasi pengeluaran, penambahan pendapatan, dan tabungan strategis menciptakan jalan keluar yang terbukti dari siklus ini. Tantangannya bukanlah kompleksitas—ini adalah langkah-langkah sederhana—tetapi konsistensi dan prioritas.
Berapa persen orang Amerika yang akan berhasil menerapkan strategi ini? Itu tergantung pada komitmen dan keadaan masing-masing. Tetapi bagi siapa saja yang saat ini terjebak dalam siklus gaji ke gaji, memahami bahwa jutaan orang menghadapi tantangan ini dan bahwa jalur terbukti ada harus memberikan perspektif dan motivasi untuk memulai.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Berapa Persen Orang Amerika yang Hidup dari Gaji ke Gaji? Data Baru Mengungkapkan Realitas yang Mengkhawatirkan
Survei terbaru GOBankingRates menyajikan gambaran yang menyedihkan tentang kesehatan keuangan Amerika. Menurut penelitian mereka, sekitar 70% orang Amerika melaporkan hidup dari gaji ke gaji setidaknya sesekali, sementara hampir 50% berjuang dengan kenyataan ini secara konstan. Persentase orang Amerika yang menghadapi tantangan ini bervariasi secara dramatis berdasarkan kelompok usia, namun tren keseluruhan menunjukkan kerentanan keuangan yang meluas di seluruh negeri. Memahami statistik ini sangat penting untuk mengenali tidak hanya cakupan masalah ini tetapi juga jalur keluar dari siklus ini.
Tekanan keuangan ini menciptakan kecemasan nyata bagi jutaan orang. Ketika tidak ada buffer antara pendapatan dan pengeluaran, setiap biaya tak terduga—tagihan medis, perbaikan mobil, atau kehilangan pekerjaan—menjadi bencana. Namun, mengetahui sejauh mana tantangan ini, terutama persentase orang Amerika yang terdampak, dapat membantu individu menyadari bahwa mereka tidak sendiri dan bahwa solusi ada.
Generasi Mana yang Paling Berjuang dengan Pengelolaan Uang Bulanan
Rincian demografis mengungkap pola menarik yang menantang asumsi umum tentang kekayaan dan usia. Milenial, khususnya mereka yang berusia 35 hingga 44 tahun (milennial yang lebih tua), muncul sebagai generasi yang paling rentan terhadap hidup dari gaji ke gaji. Data survei menunjukkan 58% dari kelompok ini saat ini menjalani hidup seperti ini, dengan tambahan 22% mengalaminya secara berkala. Secara gabungan, lebih dari 80% dari milenial yang lebih tua menghadapi ketidakstabilan keuangan setidaknya sebagian waktu.
Sebaliknya, lansia berusia 65 tahun ke atas melaporkan tingkat kejadian terendah, yang masuk akal mengingat manfaat pensiun dan tabungan yang terkumpul. Namun, satu temuan mengejutkan menantang stereotip generasi: hanya 38% responden Gen Z yang saat ini melaporkan hidup dari gaji ke gaji. Ini menunjukkan bahwa orang muda mungkin mendekati perencanaan keuangan dengan cara yang berbeda dari pendahulu milenial mereka, meskipun data ini membutuhkan penyelidikan lebih dalam.
Intisari penting tentang persentase orang Amerika yang berjuang menurut generasi adalah bahwa milenial menghadapi tekanan yang tidak proporsional, bahkan saat banyak dari mereka melaporkan pendapatan yang meningkat. Paradoks ini menunjukkan bahwa tekanan keuangan sehari-hari telah melampaui pertumbuhan upah, atau faktor lain—biaya perumahan, utang pelajar, biaya penitipan anak—mengambil bagian yang lebih besar dari penghasilan.
Mengapa Milenial Menghadapi Tekanan Keuangan yang Unik
Memahami berapa persen orang Amerika yang hidup dari gaji ke gaji memerlukan pemeriksaan terhadap keadaan spesifik yang dihadapi berbagai kelompok usia. Milenial memasuki dunia kerja selama atau tak lama setelah krisis keuangan 2008, yang mengganggu jalur karier awal mereka. Banyak yang mengumpulkan utang pinjaman pelajar yang signifikan sekaligus menghadapi pasar perumahan yang menggelembung. Meskipun potensi penghasilan mereka membaik, struktur pengeluaran mereka tetap tertekan.
Selain itu, milenial sering kali memikul beberapa kewajiban keuangan sekaligus—hipotek atau sewa, pinjaman pelajar, penitipan anak, dan dukungan orang tua yang menua—menciptakan badai sempurna dari tuntutan yang bersaing. Survei mengungkapkan bahwa ini bukan perjuangan sementara; ini telah menjadi realitas keuangan dasar bagi sebagian besar generasi ini.
Langkah Strategis untuk Keluar dari Jerat Gaji ke Gaji
Membebaskan diri dari pola keuangan ini membutuhkan tindakan sistematis. Kerangka kerja berikut membantu orang Amerika bertransisi dari bertahan hidup ke membangun keamanan keuangan yang nyata.
Kenali Uang Anda: Pemetaan Pendapatan dan Pengeluaran
Dasar dari setiap perubahan keuangan dimulai dengan visibilitas yang jelas terhadap arus kas. Catat semua sumber pendapatan—pekerjaan utama, pekerjaan sampingan, pendapatan pasif—dan tetapkan ekspektasi bulanan yang realistis, terutama jika penghasilan berfluktuasi. Banyak orang meremehkan pendapatan yang tidak konsisten, yang menyebabkan kegagalan perencanaan.
Secara bersamaan, buat catatan pengeluaran yang rinci dengan meninjau tiga sampai enam bulan transaksi sebelumnya. Gunakan aplikasi penganggaran yang secara otomatis mengkategorikan pengeluaran dan menghasilkan laporan. Proses ini biasanya mengungkap pengeluaran diskresioner yang dapat dialihkan ke tabungan. Perencana keuangan Carman Kubanda menekankan: “Tempat utama untuk memulai adalah mengevaluasi kebiasaan pengeluaran Anda. Biasanya ada tempat yang bisa dipangkas dan mengalihkan dolar-dolar itu setiap bulan ke tabungan.”
Kurangi Biaya Tetap Secara Agresif
Pengeluaran tetap—listrik, asuransi, layanan telepon, internet—sering kali mewakili peluang penghematan yang terlewatkan. Hubungi penyedia layanan Anda saat ini untuk meminta harga paket yang lebih baik atau ancam untuk beralih. Banyak perusahaan menawarkan penawaran retensi atau opsi harga yang lebih baik yang tersembunyi.
Untuk layanan kompetitif seperti internet dan ponsel, mendapatkan penawaran dari pesaing sering kali menghasilkan potensi penghematan 20-50%. Penyedia asuransi secara khusus memberi insentif untuk beralih; memeriksa alternatif setiap tahun biasanya mengungkap diskon signifikan. Layanan seperti Policy Genius memudahkan mendapatkan beberapa penawaran sekaligus.
Strategi ini bisa membebaskan $50-200+ setiap bulan tergantung pengeluaran saat ini. Dalam setahun, itu berarti menghemat $600-2.400.
Otomatiskan Tabungan untuk Membangun Jaring Pengaman
Setelah mengidentifikasi peluang penghematan, langkah penting adalah memindahkan uang tersebut ke tabungan sebelum Anda menghabiskannya. Atur transfer otomatis dari rekening cek ke rekening tabungan segera setelah gaji masuk. Ini menghilangkan godaan dan menciptakan apa yang disebut Kubanda sebagai “jaring pengaman” tanpa memerlukan kekuatan niat.
Sebagian besar rekening memungkinkan transfer berulang pada interval yang disesuaikan. Bahkan $25-50 setiap dua minggu menciptakan momentum dan berakumulasi dari waktu ke waktu.
Hasilkan Uang Tambahan Secara Strategis
Selain pengurangan pengeluaran, pendapatan tambahan mempercepat kemajuan. Beberapa opsi yang dapat diakses meliputi:
Capai Tonggak Keuangan Satu Bulan
Tujuan utama menggabungkan semua strategi ini adalah mengumpulkan satu bulan pengeluaran hidup dalam tabungan yang dapat diakses. Ini mengubah kehidupan keuangan. Tiba-tiba, Anda tidak bergantung pada gaji berikutnya; Anda membangun keamanan yang nyata. Pengeluaran tak terduga tidak lagi memicu panik atau akumulasi utang.
Tonggak ini biasanya membutuhkan 6-18 bulan usaha konsisten tergantung kondisi awal, tetapi mencapainya secara fundamental mengubah realitas psikologis dan praktis tentang berapa persen orang Amerika yang benar-benar bisa bertahan dari gangguan keuangan.
Jalan Menuju Masa Depan untuk Rumah Tangga Amerika
Meskipun data survei menunjukkan hampir setengah dari semua orang Amerika hidup dari gaji ke gaji secara konstan, statistik ini tidak mencerminkan takdir yang tak terhindarkan. Kombinasi optimalisasi pengeluaran, penambahan pendapatan, dan tabungan strategis menciptakan jalan keluar yang terbukti dari siklus ini. Tantangannya bukanlah kompleksitas—ini adalah langkah-langkah sederhana—tetapi konsistensi dan prioritas.
Berapa persen orang Amerika yang akan berhasil menerapkan strategi ini? Itu tergantung pada komitmen dan keadaan masing-masing. Tetapi bagi siapa saja yang saat ini terjebak dalam siklus gaji ke gaji, memahami bahwa jutaan orang menghadapi tantangan ini dan bahwa jalur terbukti ada harus memberikan perspektif dan motivasi untuk memulai.