Ada sebuah pepatah yang cukup menarik: Daripada muda-mudi hanya berdiam di rumah dan menabung mati, lebih baik mengeluarkan sumber daya dan menginvestasikannya kembali ke diri sendiri.
Ini adalah pandangan yang baru-baru ini diungkapkan oleh pendiri salah satu bursa terkemuka. Logikanya sangat sederhana—pada masa muda, yang paling berharga bukanlah tabungan, melainkan waktu dan kemungkinan. Mengunci uang di rekening, belum tentu lebih baik daripada digunakan untuk belajar keterampilan baru, memperluas wawasan, membangun jaringan, bahkan mencoba proyek kewirausahaan.
Pikir-pikir juga masuk akal. Jika saat ini kamu mengeluarkan 1000 rupiah untuk mengikuti kursus pelatihan berkualitas tinggi, tiga tahun kemudian mungkin akan mengubah arah karier; jika hanya menyimpan 1000 rupiah tanpa bergerak, tiga tahun kemudian mungkin tetap 1000 rupiah. Ketika inflasi datang, nilainya malah menurun.
Pandangan ini sangat resonan di komunitas Web3. Banyak orang di industri ini sejak awal berinvestasi pada diri sendiri—belajar teknologi blockchain, berpartisipasi dalam pembangunan ekosistem, mengumpulkan pengetahuan industri—akhirnya mendapatkan peluang untuk terlibat dalam peluang nyata.
Tentu saja, ini bukan berarti sama sekali tidak menabung, melainkan mencari titik keseimbangan. Menyimpan secara moderat untuk jaring pengaman, sisanya digunakan untuk meningkatkan diri sendiri, agar bunga majemuk terjadi pada manusia, bukan di rekening bank. Saat muda, perhitungan ini sebenarnya lebih menguntungkan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
13 Suka
Hadiah
13
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
SundayDegen
· 10jam yang lalu
Benar sekali, tetapi orang-orang yang benar-benar menghasilkan uang sudah melakukan ini sejak lama
---
Terdengar sangat benar, tetapi sebagian besar orang tetap akan menabung... kemampuan menanggung risiko menentukan segalanya
---
Kelompok awal web3 memang semuanya bergantung pada investasi diri sendiri, tetapi bias survivor tidak boleh diabaikan
---
Intinya adalah arah investasi yang benar, menghabiskan lebih banyak uang di tempat yang salah juga sia-sia
---
Pernyataan ini benar, tetapi dengan syarat kamu harus tahu di mana kamu cocok untuk berinvestasi
---
Saat muda memang harus berani coba, toh bisa rugi, nanti menyesal saat sudah tua tidak akan sempat
---
Setuju, tetapi kenyataannya kebanyakan orang sama sekali tidak tahu bagaimana berinvestasi pada diri sendiri
---
Konsep bunga majemuk pada manusia agak terlalu ideal, tergantung apa yang diinvestasikan
Lihat AsliBalas0
SchrodingerWallet
· 10jam yang lalu
Benar, tetapi syaratnya adalah Anda harus menemukan peluang yang benar-benar dapat meningkatkan nilai, jika tidak itu hanya membuang-buang uang.
Lihat AsliBalas0
TaxEvader
· 10jam yang lalu
Benar sekali, bagaimanapun juga, berbaring di akun saja nilainya akan menurun, lebih baik bertaruh pada diri sendiri.
Ada sebuah pepatah yang cukup menarik: Daripada muda-mudi hanya berdiam di rumah dan menabung mati, lebih baik mengeluarkan sumber daya dan menginvestasikannya kembali ke diri sendiri.
Ini adalah pandangan yang baru-baru ini diungkapkan oleh pendiri salah satu bursa terkemuka. Logikanya sangat sederhana—pada masa muda, yang paling berharga bukanlah tabungan, melainkan waktu dan kemungkinan. Mengunci uang di rekening, belum tentu lebih baik daripada digunakan untuk belajar keterampilan baru, memperluas wawasan, membangun jaringan, bahkan mencoba proyek kewirausahaan.
Pikir-pikir juga masuk akal. Jika saat ini kamu mengeluarkan 1000 rupiah untuk mengikuti kursus pelatihan berkualitas tinggi, tiga tahun kemudian mungkin akan mengubah arah karier; jika hanya menyimpan 1000 rupiah tanpa bergerak, tiga tahun kemudian mungkin tetap 1000 rupiah. Ketika inflasi datang, nilainya malah menurun.
Pandangan ini sangat resonan di komunitas Web3. Banyak orang di industri ini sejak awal berinvestasi pada diri sendiri—belajar teknologi blockchain, berpartisipasi dalam pembangunan ekosistem, mengumpulkan pengetahuan industri—akhirnya mendapatkan peluang untuk terlibat dalam peluang nyata.
Tentu saja, ini bukan berarti sama sekali tidak menabung, melainkan mencari titik keseimbangan. Menyimpan secara moderat untuk jaring pengaman, sisanya digunakan untuk meningkatkan diri sendiri, agar bunga majemuk terjadi pada manusia, bukan di rekening bank. Saat muda, perhitungan ini sebenarnya lebih menguntungkan.