#美联储降息 Melihat peta titik terbaru Federal Reserve, saya kembali teringat pada skenario yang berulang selama bertahun-tahun. Jalur penurunan suku bunga tahun 2026, para pejabat hampir sepakat melihat nol, satu, atau dua kali penurunan suku bunga—tingkat perbedaan ini, sejujurnya, tidak jarang dalam siklus sejarah yang pernah saya lihat, tetapi setiap kali muncul, itu menandakan pasar akan mengalami proses penyucian.
Masih ingat dengan putaran tahun 2021? Federal Reserve mengatakan "inflasi bersifat sementara", lalu apa yang terjadi? Satu tahun kemudian, mereka langsung memulai siklus kenaikan suku bunga yang agresif. Yang berbeda kali ini adalah, kita sudah melewati tiga kali penurunan suku bunga, suku bunga masih di level tertinggi sejak 2018, dan perbedaan pendapat di antara pejabat semakin meningkat. Data CME menunjukkan hanya 20% kemungkinan penurunan suku bunga pada Januari, naik menjadi 45% pada Maret—lonjakan ini sendiri sudah menceritakan sebuah kisah—pasar sedang menebak, mencoba-coba, dan menunggu sinyal yang lebih jelas.
Variabel kunci sangat banyak: data ketenagakerjaan, kemungkinan rebound inflasi, serah terima Powell pada bulan Mei. Sejarah menunjukkan bahwa ketika pergantian ketua bank sentral disertai perbedaan kebijakan, biasanya itu adalah saat risiko aset paling rentan terhadap kesalahan. Jika pada 2026 penurunan suku bunga dihentikan dan likuiditas terbatas, daya tahan pasar kripto mungkin tidak cukup. Tapi sebaliknya, jika ketenagakerjaan melemah dan inflasi terkendali, satu atau dua kali penurunan suku bunga bisa menjadi jalan untuk membangun posisi—itu justru waktu yang baik untuk mengakumulasi posisi.
Garis waktu sangat penting. Ini bukan sekadar pandangan bullish atau bearish, tetapi tentang menemukan kepastian di tengah perbedaan pendapat.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
#美联储降息 Melihat peta titik terbaru Federal Reserve, saya kembali teringat pada skenario yang berulang selama bertahun-tahun. Jalur penurunan suku bunga tahun 2026, para pejabat hampir sepakat melihat nol, satu, atau dua kali penurunan suku bunga—tingkat perbedaan ini, sejujurnya, tidak jarang dalam siklus sejarah yang pernah saya lihat, tetapi setiap kali muncul, itu menandakan pasar akan mengalami proses penyucian.
Masih ingat dengan putaran tahun 2021? Federal Reserve mengatakan "inflasi bersifat sementara", lalu apa yang terjadi? Satu tahun kemudian, mereka langsung memulai siklus kenaikan suku bunga yang agresif. Yang berbeda kali ini adalah, kita sudah melewati tiga kali penurunan suku bunga, suku bunga masih di level tertinggi sejak 2018, dan perbedaan pendapat di antara pejabat semakin meningkat. Data CME menunjukkan hanya 20% kemungkinan penurunan suku bunga pada Januari, naik menjadi 45% pada Maret—lonjakan ini sendiri sudah menceritakan sebuah kisah—pasar sedang menebak, mencoba-coba, dan menunggu sinyal yang lebih jelas.
Variabel kunci sangat banyak: data ketenagakerjaan, kemungkinan rebound inflasi, serah terima Powell pada bulan Mei. Sejarah menunjukkan bahwa ketika pergantian ketua bank sentral disertai perbedaan kebijakan, biasanya itu adalah saat risiko aset paling rentan terhadap kesalahan. Jika pada 2026 penurunan suku bunga dihentikan dan likuiditas terbatas, daya tahan pasar kripto mungkin tidak cukup. Tapi sebaliknya, jika ketenagakerjaan melemah dan inflasi terkendali, satu atau dua kali penurunan suku bunga bisa menjadi jalan untuk membangun posisi—itu justru waktu yang baik untuk mengakumulasi posisi.
Garis waktu sangat penting. Ini bukan sekadar pandangan bullish atau bearish, tetapi tentang menemukan kepastian di tengah perbedaan pendapat.