Web3 bertujuan menjadi lingkungan yang terdesentralisasi dan terpercaya, tetapi tahun 2025 membuktikan bahwa janji tersebut masih jauh dari kenyataan. Industri ini menghadapi serangkaian krisis yang mengungkapkan kerentanan struktural dari teknologi yang sedang berkembang ini: dari serangan eksternal hingga pengkhianatan internal, kenyataan dari ekosistem menjadi jauh lebih suram.
Ransom besar-besaran Mengguncang Pasar
Tahun ini dimulai dengan berita mengkhawatirkan tentang keamanan platform. Sebuah kelompok kriminal berhasil mengalihkan 100 juta dolar dari sebuah mata uang meme politik, mengungkap celah kritis dalam mekanisme perlindungan. Beberapa bulan kemudian, sebuah insiden internal semakin mengguncang kepercayaan: seorang karyawan Infini mengalihkan hampir 50 juta dolar, menunjukkan bahwa ancaman tidak hanya datang dari luar, tetapi juga dari dalam organisasi.
Peristiwa-peristiwa ini menimbulkan pertanyaan mendasar tentang apa itu Web3: jika model terdesentralisasi menjanjikan keamanan dan transparansi, mengapa tetap rentan terhadap pencurian dalam skala miliaran dolar? Jawabannya terletak pada ketidakmatangan protokol tata kelola dan pengawasan.
Manipulasi Pasar dan Sengketa Cadangan
Situasinya memburuk ketika seorang peserta pasar besar (whale) mengintervensi data harga Polymarket, memanipulasi orakel dan menunjukkan bagaimana aktor dengan sumber daya signifikan dapat mendistorsi pasar. Secara paralel, sebuah kontroversi yang melibatkan dana cadangan TUSD menimbulkan pertanyaan tentang stabilitas stablecoin—pilar penting dari infrastruktur Web3.
Krisis Kredibilitas dan Tata Kelola
Industri ini juga terkena dampak oleh peristiwa aneh: kematian palsu yang diumumkan dari salah satu pendiri proyek Zerebro menimbulkan kepanikan di pasar, sementara upaya gagal untuk listing melalui reverse shell dari Conflux menandai masalah struktural dalam operasi dan keandalan.
Apa yang Diungkapkan Peristiwa Ini tentang Web3?
Insiden berantai ini mengungkapkan sebuah kebenaran yang mengganggu: Web3 masih dalam tahap pembangunan, di mana inovasi teknologi berkembang lebih cepat daripada mekanisme perlindungan. Industri perlu berkembang dalam tata kelola, pengawasan internal, dan desain keamanan untuk memenuhi janji asli yang terdesentralisasi. Tanpa perubahan struktural ini, peristiwa seperti ini akan cenderung terulang, memperkuat ketidakpercayaan terhadap sektor ini.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
2025: Tahun di mana Web3 Menunjukkan Patahannya - Apa itu Web3 Ketika Keamanan Gagal?
Web3 bertujuan menjadi lingkungan yang terdesentralisasi dan terpercaya, tetapi tahun 2025 membuktikan bahwa janji tersebut masih jauh dari kenyataan. Industri ini menghadapi serangkaian krisis yang mengungkapkan kerentanan struktural dari teknologi yang sedang berkembang ini: dari serangan eksternal hingga pengkhianatan internal, kenyataan dari ekosistem menjadi jauh lebih suram.
Ransom besar-besaran Mengguncang Pasar
Tahun ini dimulai dengan berita mengkhawatirkan tentang keamanan platform. Sebuah kelompok kriminal berhasil mengalihkan 100 juta dolar dari sebuah mata uang meme politik, mengungkap celah kritis dalam mekanisme perlindungan. Beberapa bulan kemudian, sebuah insiden internal semakin mengguncang kepercayaan: seorang karyawan Infini mengalihkan hampir 50 juta dolar, menunjukkan bahwa ancaman tidak hanya datang dari luar, tetapi juga dari dalam organisasi.
Peristiwa-peristiwa ini menimbulkan pertanyaan mendasar tentang apa itu Web3: jika model terdesentralisasi menjanjikan keamanan dan transparansi, mengapa tetap rentan terhadap pencurian dalam skala miliaran dolar? Jawabannya terletak pada ketidakmatangan protokol tata kelola dan pengawasan.
Manipulasi Pasar dan Sengketa Cadangan
Situasinya memburuk ketika seorang peserta pasar besar (whale) mengintervensi data harga Polymarket, memanipulasi orakel dan menunjukkan bagaimana aktor dengan sumber daya signifikan dapat mendistorsi pasar. Secara paralel, sebuah kontroversi yang melibatkan dana cadangan TUSD menimbulkan pertanyaan tentang stabilitas stablecoin—pilar penting dari infrastruktur Web3.
Krisis Kredibilitas dan Tata Kelola
Industri ini juga terkena dampak oleh peristiwa aneh: kematian palsu yang diumumkan dari salah satu pendiri proyek Zerebro menimbulkan kepanikan di pasar, sementara upaya gagal untuk listing melalui reverse shell dari Conflux menandai masalah struktural dalam operasi dan keandalan.
Apa yang Diungkapkan Peristiwa Ini tentang Web3?
Insiden berantai ini mengungkapkan sebuah kebenaran yang mengganggu: Web3 masih dalam tahap pembangunan, di mana inovasi teknologi berkembang lebih cepat daripada mekanisme perlindungan. Industri perlu berkembang dalam tata kelola, pengawasan internal, dan desain keamanan untuk memenuhi janji asli yang terdesentralisasi. Tanpa perubahan struktural ini, peristiwa seperti ini akan cenderung terulang, memperkuat ketidakpercayaan terhadap sektor ini.