Dilema raksasa teknologi di tengah gelombang pembakaran uang AI: Harga saham Oracle mengalami penurunan besar, kekayaan Ellison menghadapi tekanan

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Oracle(ORCL.US) baru-baru ini mengalami penurunan harga saham lebih dari 10%, dan penurunan besar ini secara langsung mempengaruhi kekayaan pendiri perusahaan, Larry Ellison. Dalam satu hari, kekayaan sang raksasa teknologi yang berusia 81 tahun ini menyusut hampir 25 miliar dolar AS, dari posisi kedua dalam daftar orang terkaya dunia turun ke posisi ketiga.

Ketidaksesuaian Antara Investasi Infrastruktur AI dan Perkiraan Pendapatan

Fokus kekhawatiran investor bukanlah prospek jangka panjang Oracle, melainkan kecepatan pembakaran kas saat ini. Laporan keuangan terbaru perusahaan menunjukkan bahwa pengeluaran modal untuk pembangunan pusat data AI mencapai rekor tertinggi, mencapai level 120 miliar dolar AS. Namun yang mengecewakan pasar adalah bahwa investasi besar ini dalam jangka pendek belum mencapai kemajuan komersialisasi yang diharapkan.

Persaingan di bidang infrastruktur cloud semakin ketat. Oracle tahun ini mengumumkan kesepakatan kerjasama kapasitas komputasi sebesar 3000 miliar dolar AS dengan OpenAI, dan turut serta dalam proyek pusat data Stargate berukuran super besar senilai 5000 miliar dolar AS. Angka-angka ini cukup menunjukkan ambisi perusahaan dalam gelombang AI, tetapi keraguan investor adalah: apakah kecepatan pengeluaran sudah jauh melebihi kecepatan realisasi pendapatan.

Pasar obligasi menunjukkan penolakan melalui tindakan. Biaya asuransi gagal bayar utang Oracle telah meningkat ke level tertinggi dalam dua tahun terakhir, dan prediksi Morgan Stanley bahkan lebih mengkhawatirkan—institusi ini memperkirakan bahwa setelah penyesuaian, utang bersih Oracle akan mendekati “tiga kali lipat” menjelang tahun fiskal 2028, dari sekitar 100 miliar dolar AS saat ini menjadi lebih tinggi lagi.

Perubahan Kekayaan yang Dramatis

Fluktuasi kekayaan Ellison bisa dianggap sebagai indikator kondisi pasar. Hanya pada 10 September tahun ini, Oracle mengalami kenaikan satu hari sebesar 36% karena kinerja yang melampaui ekspektasi, mencatat rekor sejak 1992. Pada hari itu, kekayaan Ellison melonjak sebesar 89 miliar dolar AS, bahkan sempat menjadi orang terkaya di dunia.

Sekarang, harga saham telah kembali sekitar 40% dari puncaknya. Namun, perlu dicatat bahwa meskipun mengalami penurunan ini, kekayaan Ellison dibandingkan satu tahun lalu tetap bertambah sekitar 95 miliar dolar AS, menunjukkan bahwa fondasi kekayaan jangka panjangnya tetap kokoh.

Kondisi Kas dan Risiko Jaminan Kepemilikan Saham

Berdasarkan dokumen proxy Oracle hingga September 2025, Ellison secara kas dan setara kas memiliki sekitar 34,8 miliar dolar AS, yang sebagian besar berasal dari hasil penjualan saham selama bertahun-tahun. Tetapi angka ini perlu dikoreksi: sebagian besar dari jumlah tersebut dikunci dalam aset properti, karya seni, dan aset dengan likuiditas rendah lainnya, sehingga jumlah kas yang benar-benar dapat digunakan di luar sana sulit dipastikan secara tepat.

Lebih mengkhawatirkan lagi adalah peningkatan jaminan kepemilikan saham. Sekitar 30% dari saham Oracle yang dimiliki Ellison telah dijaminkan untuk pembiayaan utang pribadi, dan rasio ini meningkat sekitar 25% dibandingkan tahun lalu. Meskipun nilai pasar saham Oracle yang dia miliki masih lebih dari 200 miliar dolar AS, peningkatan rasio jaminan ini menunjukkan bahwa leverage keuangan semakin membesar.

Transformasi Strategis di Tengah Ujian Siklus AI

Oracle telah menempatkan infrastruktur cloud selama lebih dari sepuluh tahun, tetapi menjadi pemain penting dalam gelombang AI baru-baru ini hanya dalam dua tahun terakhir. Perbedaan waktu ini berarti perusahaan harus mencapai keseimbangan besar antara investasi dan pendapatan dalam waktu singkat.

Kekhawatiran terhadap strategi AI mereka bukan tanpa dasar. Saat ini, seluruh industri teknologi sedang melakukan investasi modal besar-besaran untuk infrastruktur AI, tetapi bagaimana mengubah investasi ini menjadi pendapatan nyata tetap menjadi tantangan utama semua pihak. Sebagai salah satu pelaku, Oracle harus membuktikan kelayakan model bisnisnya kepada investor dalam beberapa kuartal mendatang.

Meskipun Ellison masih memiliki kekayaan yang cukup untuk mendukung berbagai kegiatan bisnis besar, pengamatan pasar terhadap strategi AI perusahaan teknologi ini menjadi semakin ketat. Siklus kapital intensif AI sedang menguji apakah perusahaan-perusahaan ini mampu menyeimbangkan pengeluaran dan profitabilitas.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)