Kemajuan regulasi terkait RUU cryptocurrency tampaknya menghadapi hambatan signifikan, dengan Komite Perbankan Senat AS memberi sinyal bahwa pemungutan suara tahun 2025 mungkin tidak akan dilakukan. Menurut laporan dari pengamat industri crypto, diskusi di balik layar terbaru di antara pembuat undang-undang bipartisan telah mengungkapkan hambatan yang semakin meningkat untuk mempercepat proses legislatif.
Selama pertemuan tertutup yang berfokus pada kerangka RUU cryptocurrency, senator senior menyampaikan penilaian yang menyedihkan: melanjutkan peninjauan dan pemungutan suara dalam tahun kalender saat ini akan sangat menantang. Senator Mark Warner, seorang suara kunci dalam masalah regulasi keuangan, menunjukkan bahwa hambatan legislatif lebih besar dari yang diperkirakan sebelumnya. Komentarnya didukung oleh rekan-rekan dari kedua pihak yang mengakui kompleksitas mencapai konsensus.
Intisari dari negosiasi terbaru ini: Komite Perbankan Senat AS kini memposisikan diri untuk menunda diskusi RUU cryptocurrency hingga 2026. Ini merupakan perubahan signifikan dalam garis waktu legislatif, karena para pemangku kepentingan sebelumnya mendorong tindakan sebelum akhir tahun. Penundaan ini mencerminkan tantangan yang lebih luas dalam merancang bahasa regulasi yang memuaskan berbagai faksi di Kongres, masing-masing mengadvokasi pendekatan berbeda terhadap pengawasan aset digital.
Penundaan peninjauan RUU cryptocurrency ini menandakan bahwa para pembuat undang-undang lebih memprioritaskan kompromi dan deliberasi menyeluruh daripada terburu-buru melalui legislasi yang belum lengkap. Apakah timeline yang diperpanjang ini akhirnya menguntungkan atau justru memperumit jalur industri menuju regulasi yang lebih jelas tetap menjadi pertanyaan yang akan terus dipantau pasar dengan cermat.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Tinjauan RUU Cryptocurrency Kemungkinan Terlambat Lebih dari 2025 karena Komite Perbankan Senat Menghadapi Tantangan Jadwal
Kemajuan regulasi terkait RUU cryptocurrency tampaknya menghadapi hambatan signifikan, dengan Komite Perbankan Senat AS memberi sinyal bahwa pemungutan suara tahun 2025 mungkin tidak akan dilakukan. Menurut laporan dari pengamat industri crypto, diskusi di balik layar terbaru di antara pembuat undang-undang bipartisan telah mengungkapkan hambatan yang semakin meningkat untuk mempercepat proses legislatif.
Selama pertemuan tertutup yang berfokus pada kerangka RUU cryptocurrency, senator senior menyampaikan penilaian yang menyedihkan: melanjutkan peninjauan dan pemungutan suara dalam tahun kalender saat ini akan sangat menantang. Senator Mark Warner, seorang suara kunci dalam masalah regulasi keuangan, menunjukkan bahwa hambatan legislatif lebih besar dari yang diperkirakan sebelumnya. Komentarnya didukung oleh rekan-rekan dari kedua pihak yang mengakui kompleksitas mencapai konsensus.
Intisari dari negosiasi terbaru ini: Komite Perbankan Senat AS kini memposisikan diri untuk menunda diskusi RUU cryptocurrency hingga 2026. Ini merupakan perubahan signifikan dalam garis waktu legislatif, karena para pemangku kepentingan sebelumnya mendorong tindakan sebelum akhir tahun. Penundaan ini mencerminkan tantangan yang lebih luas dalam merancang bahasa regulasi yang memuaskan berbagai faksi di Kongres, masing-masing mengadvokasi pendekatan berbeda terhadap pengawasan aset digital.
Penundaan peninjauan RUU cryptocurrency ini menandakan bahwa para pembuat undang-undang lebih memprioritaskan kompromi dan deliberasi menyeluruh daripada terburu-buru melalui legislasi yang belum lengkap. Apakah timeline yang diperpanjang ini akhirnya menguntungkan atau justru memperumit jalur industri menuju regulasi yang lebih jelas tetap menjadi pertanyaan yang akan terus dipantau pasar dengan cermat.