Badan Statistik Tenaga Kerja AS mengumumkan laporan terbaru pada 9 Januari yang menunjukkan bahwa pekerjaan non-pertanian pada Desember 2025 hanya bertambah 50.000 posisi, angka ini jauh di bawah perkiraan pasar sebesar 60.000-73.000. Yang lebih menarik perhatian adalah data sebelumnya juga terus direvisi ke bawah: November direvisi dari 64.000 menjadi 56.000, dan Oktober dari -105.000 menjadi -173.000, hanya dalam dua bulan tersebut terjadi kekurangan lapangan kerja sebanyak 76.000 posisi.
Melihat kinerja sepanjang tahun, total penambahan pekerjaan di tahun 2025 adalah 584.000 posisi, rata-rata hanya 49.000 per bulan. Jika dibandingkan dengan pertumbuhan 2 juta posisi di tahun 2024 (rata-rata 168.000 per bulan), pencapaian ini sangat berbeda. Ekonom Heather Long menyatakan bahwa ini adalah kinerja data non-pertanian terburuk sejak 2003.
Dari segi industri, kinerja berbagai sektor menunjukkan perbedaan yang mencolok. Industri makanan dan minuman relatif stabil, menambah 27.000 posisi; bidang kesehatan dan bantuan sosial bertambah 38.000, termasuk rumah sakit yang menambah 21.000 dan layanan keluarga individu sebanyak 17.000. Sektor ritel mengalami kontraksi, mengurangi 25.000 posisi, termasuk penurunan 19.000 di gudang, klub, pusat super, dan ritel barang umum. Industri manufaktur, konstruksi, keuangan, dan layanan profesional hampir stagnan.
Kelemahan data ketenagakerjaan ini juga tercermin dari tingkat pengangguran. Meskipun tingkat pengangguran yang direvisi turun sedikit dari 4,5% menjadi 4,4%, ini terutama disebabkan oleh perubahan tingkat partisipasi tenaga kerja, bukan perbaikan nyata di pasar tenaga kerja. Kombinasi data ini memberikan referensi makroekonomi penting bagi pasar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
12 Suka
Hadiah
12
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
DegenWhisperer
· 01-12 11:54
Tunggu, data sedang diubah secara diam-diam lagi? Ini adalah "soft landing" yang diinginkan oleh Federal Reserve haha... Tingkat pengangguran turun tetapi sebenarnya tidak ada yang mendapatkan pekerjaan, murni orang-orang berhenti mencari pekerjaan. Para ekonom mengatakan ini adalah yang terburuk dalam 22 tahun, masih mau pamer?
Lihat AsliBalas0
GweiWatcher
· 01-12 11:54
Data begitu buruk, tingkat pengangguran masih terus menurun, mungkin orang-orang benar-benar keluar dari pasar kerja, benar-benar tidak tahan lagi
Lihat AsliBalas0
ETHReserveBank
· 01-12 11:36
Data AS Amerika lagi buruk lagi, rata-rata 50.000 per bulan saja tidak cukup memalukan, harus banyak revisi di awal. Kalimat ini adalah yang terburuk sejak 2003 dan memiliki bobot yang sangat berarti.
Lihat AsliBalas0
GamefiGreenie
· 01-12 11:27
Tunggu dulu, langsung koreksi -170.000 pada bulan Oktober? Data ini terlalu banyak manipulasi, terus turun tanpa henti.
Badan Statistik Tenaga Kerja AS mengumumkan laporan terbaru pada 9 Januari yang menunjukkan bahwa pekerjaan non-pertanian pada Desember 2025 hanya bertambah 50.000 posisi, angka ini jauh di bawah perkiraan pasar sebesar 60.000-73.000. Yang lebih menarik perhatian adalah data sebelumnya juga terus direvisi ke bawah: November direvisi dari 64.000 menjadi 56.000, dan Oktober dari -105.000 menjadi -173.000, hanya dalam dua bulan tersebut terjadi kekurangan lapangan kerja sebanyak 76.000 posisi.
Melihat kinerja sepanjang tahun, total penambahan pekerjaan di tahun 2025 adalah 584.000 posisi, rata-rata hanya 49.000 per bulan. Jika dibandingkan dengan pertumbuhan 2 juta posisi di tahun 2024 (rata-rata 168.000 per bulan), pencapaian ini sangat berbeda. Ekonom Heather Long menyatakan bahwa ini adalah kinerja data non-pertanian terburuk sejak 2003.
Dari segi industri, kinerja berbagai sektor menunjukkan perbedaan yang mencolok. Industri makanan dan minuman relatif stabil, menambah 27.000 posisi; bidang kesehatan dan bantuan sosial bertambah 38.000, termasuk rumah sakit yang menambah 21.000 dan layanan keluarga individu sebanyak 17.000. Sektor ritel mengalami kontraksi, mengurangi 25.000 posisi, termasuk penurunan 19.000 di gudang, klub, pusat super, dan ritel barang umum. Industri manufaktur, konstruksi, keuangan, dan layanan profesional hampir stagnan.
Kelemahan data ketenagakerjaan ini juga tercermin dari tingkat pengangguran. Meskipun tingkat pengangguran yang direvisi turun sedikit dari 4,5% menjadi 4,4%, ini terutama disebabkan oleh perubahan tingkat partisipasi tenaga kerja, bukan perbaikan nyata di pasar tenaga kerja. Kombinasi data ini memberikan referensi makroekonomi penting bagi pasar.