Penindasan Penambangan di China Mengungkap Titik Temu Bitcoin 2026: Penjualan Paksa vs Pembelian Institusional

Saat kita memasuki tahun 2026, Bitcoin terjebak di antara dua kekuatan yang berlawanan yang dapat menentukan trajekturnya untuk tahun mendatang. Gambaran ini terlihat rumit: pemegang BTC sedang berjuang, penambang berada di bawah tekanan, namun uang institusional terus mengalir masuk. Perpecahan ini menceritakan kisah yang melampaui narasi bearish atau bullish sederhana.

Tekanan Xinjiang: Mengapa Penindasan Penambangan di China Penting

Penyempitan operasi penambangan baru-baru ini di Xinjiang telah menciptakan gelombang di seluruh jaringan Bitcoin. Sekitar 1,3 GW kapasitas penambangan offline, yang berarti 400.000 rig penambangan terputus dari jaringan. Untuk jaringan yang dibangun atas dasar desentralisasi, konsentrasi dampak dari satu wilayah ini menyoroti kerentanan kritis.

Angka-angka menceritakan kisahnya dengan jelas. Hashrate Bitcoin turun sekitar 8% dalam kurang dari seminggu—dari 1,12 miliar TH/s menjadi 1,07 miliar TH/s. Karena China mewakili sekitar 14% dari kekuatan hash global, penindasan di sana mengirimkan gelombang ke seluruh ekonomi penambangan di seluruh dunia. Hashrate yang lebih rendah mungkin terdengar teknis, tetapi dampak dunia nyata sangat sederhana: margin keuntungan penambang semakin tertekan, dan banyak dari mereka terpaksa menjual kepemilikan mereka hanya untuk tetap beroperasi.

Bukti on-chain mendukung hal ini. Bursa Asia menunjukkan penjualan spot yang konsisten sepanjang Q4, sementara pemegang jangka panjang secara bertahap meningkatkan distribusi selama beberapa minggu terakhir. Tekanan ini tidak diragukan lagi didorong oleh Asia.

Shock Pasokan: Ketika Pemegang Berubah Menjadi Penjual

Dinamika pasokan Bitcoin telah berubah secara mencolok. Persentase BTC yang dalam posisi untung merosot dari 98% sebelum crash menjadi sekitar 63% saat ini—margin yang menyakitkan yang memaksa berbagai pelaku pasar membuat keputusan berbeda.

Penambang berada di pusat tekanan ini. Dengan hashrate turun sekitar 8%, posisi bersih mereka berbalik negatif, artinya lebih banyak menjual daripada mengakumulasi. Ini bukan kepanikan—ini aritmatika. Ketika pendapatan Anda turun tetapi biaya operasional tetap, Anda menjual untuk menutup celah tersebut. Itu adalah penjualan paksa, bukan ketakutan.

Yang luar biasa adalah bahwa tekanan penjualan ini tampaknya tidak didorong oleh keyakinan atau kepanikan. Sebaliknya, ini mencerminkan penambang dan pemegang jangka panjang yang mengelola posisi mereka di bawah tekanan ekonomi. NUPL jaringan Bitcoin (Net Unrealized Profit/Loss) berada jauh di wilayah negatif, menciptakan apa yang secara teknis menyerupai fase kapitulation.

Narasi Lawan Institusional

Namun di sinilah cerita menjadi menarik. Sementara Asia melihat likuidasi paksa, Amerika Serikat menceritakan kisah yang berbeda. ETF spot Bitcoin yang terdaftar di AS baru saja mencatat arus masuk harian terbesar dalam lebih dari sebulan, menarik masuk $457 juta. Pelaku institusional tidak mundur—mereka justru masuk.

Perbedaan ini sangat penting. Modal besar belum habis. Penarikan ini tidak terasa seperti penjualan panik; lebih seperti reset yang sehat atau rebalancing. Institusi yang membeli secara agresif sementara penambang regional menjual menunjukkan transfer kepemilikan dari tangan lemah ke tangan kuat. Itu secara historis menjadi indikator awal untuk kenaikan yang berkelanjutan, bukan penurunan yang berkepanjangan.

Persiapan 2026: Penjualan Paksa Bertemu Permintaan Institusional

Kinerja Bitcoin menjelang 2026 kemungkinan besar akan bergantung pada kekuatan mana yang mendominasi. Jangka pendek menghadapi hambatan dari tekanan pasokan yang didorong Asia. Penambang perlu menjual, pemegang jangka panjang mengurangi eksposur, dan pengetatan regulasi regional terus menekan pasokan.

Namun data ETF menunjukkan bahwa institusi melihat ini sebagai peluang, bukan jebakan. Pembelian konsisten mereka melawan penjualan paksa menciptakan kondisi yang disebut trader sebagai “mengusir yang lemah.” Kelemahan harga saat ini bukan tanda kapitulation yang lebih luas—melainkan tanda rebalancing struktural di mana berbagai kelompok menghadapi tekanan berbeda.

Prospek Bitcoin 2026 bergantung pada keberlangsungan perpecahan ini: penjualan paksa berlanjut dari penambang dan pemegang Asia yang bertemu dengan permintaan institusional yang terus-menerus dari Barat. Jika dinamika ini bertahan, rasa sakit jangka pendek bisa membuka peluang jangka menengah yang substansial saat pasokan mengerut dan pembeli mengakumulasi pada harga yang lebih rendah.

BTC-1,04%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)