#比特币宏观资产属性 Perubahan harga Bitcoin selama sepuluh tahun sebesar 27701% memang mencolok, tetapi di balik data ini layak untuk diperhatikan secara mendalam.
Perdebatan tentang jendela waktu 10 tahun vs 4 tahun pada dasarnya tidak ada artinya—yang penting adalah perbedaan mekanisme pasokan. Harga emas dan perak cenderung menyatu dengan biaya produksi dalam jangka panjang, dan pasokan akan bertambah seiring kenaikan harga; sedangkan batas keras 2100 juta Bitcoin menentukan sifat kelangkaannya yang benar-benar berbeda. Ini bukan sekadar kompetisi kenaikan harga, melainkan perbedaan mendasar antara kategori aset.
Yang lebih patut diperhatikan adalah fenomena tahun 2025—harga logam mulia mencapai rekor tertinggi sementara Bitcoin relatif stagnan, sekaligus indeks dolar turun hampir 10%. Apa arti dari kontradiksi ini? Berdasarkan logika Arthur Hayes, pelonggaran Federal Reserve + depresiasi dolar seharusnya mendorong kenaikan semua aset langka secara bersamaan. Tetapi saat ini emas dan perak sedang naik, sedangkan Bitcoin sedang berkonsolidasi. Ini menunjukkan pasar mungkin sedang menyesuaikan kembali ekspektasi penilaian risiko aset, atau terjadi perubahan struktural dalam distribusi likuiditas makro.
Titik pengamatan selanjutnya: laju depresiasi dolar, apakah premi logam mulia dapat bertahan, dan perubahan alokasi dana institusional di antara aset langka. Ini adalah sinyal kunci untuk menilai kinerja Bitcoin di tahap berikutnya.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
#比特币宏观资产属性 Perubahan harga Bitcoin selama sepuluh tahun sebesar 27701% memang mencolok, tetapi di balik data ini layak untuk diperhatikan secara mendalam.
Perdebatan tentang jendela waktu 10 tahun vs 4 tahun pada dasarnya tidak ada artinya—yang penting adalah perbedaan mekanisme pasokan. Harga emas dan perak cenderung menyatu dengan biaya produksi dalam jangka panjang, dan pasokan akan bertambah seiring kenaikan harga; sedangkan batas keras 2100 juta Bitcoin menentukan sifat kelangkaannya yang benar-benar berbeda. Ini bukan sekadar kompetisi kenaikan harga, melainkan perbedaan mendasar antara kategori aset.
Yang lebih patut diperhatikan adalah fenomena tahun 2025—harga logam mulia mencapai rekor tertinggi sementara Bitcoin relatif stagnan, sekaligus indeks dolar turun hampir 10%. Apa arti dari kontradiksi ini? Berdasarkan logika Arthur Hayes, pelonggaran Federal Reserve + depresiasi dolar seharusnya mendorong kenaikan semua aset langka secara bersamaan. Tetapi saat ini emas dan perak sedang naik, sedangkan Bitcoin sedang berkonsolidasi. Ini menunjukkan pasar mungkin sedang menyesuaikan kembali ekspektasi penilaian risiko aset, atau terjadi perubahan struktural dalam distribusi likuiditas makro.
Titik pengamatan selanjutnya: laju depresiasi dolar, apakah premi logam mulia dapat bertahan, dan perubahan alokasi dana institusional di antara aset langka. Ini adalah sinyal kunci untuk menilai kinerja Bitcoin di tahap berikutnya.