Mengapa sikap kebijakan Federal Reserve dapat bertahan dari pengujian pasar? Data ekonomi terbaru memberikan jawabannya

Baru-baru ini, satu data ekonomi Amerika Serikat secara menyeluruh membantah beberapa klaim radikal para politikus tentang kebijakan bank sentral. Pertumbuhan PDB tahunan kuartal ketiga mencapai 4.3%, jauh melebihi ekspektasi; tingkat inflasi naik dari 2.1% di musim semi menjadi 2.8%. Di balik angka-angka ini tersembunyi sebuah perdebatan kebijakan yang mendalam—tentang bagaimana Federal Reserve harus menyesuaikan suku bunga jangka pendek.

Sepanjang tahun lalu, perdebatan sengit mengenai keputusan suku bunga Ketua Federal Reserve Powell memicu banyak diskusi. Para kritikus berpendapat bahwa Federal Reserve harus secara besar-besaran menurunkan suku bunga jangka pendek, saat target kisaran suku bunga dana federal adalah 4.25% hingga 4.5%, bahkan ada yang mengusulkan menurunkannya ke 1% atau lebih rendah. Tapi bagaimana kenyataannya? Dalam lingkungan dengan suku bunga yang tetap tinggi, kinerja ekonomi AS justru cukup tangguh.

Sinyal kontradiktif antara ketahanan ekonomi dan ekspektasi inflasi

Apa yang akan terjadi jika suku bunga jangka pendek diturunkan secara besar-besaran? Ekonomi memang bisa mendapatkan dorongan jangka pendek, tetapi tekanan inflasi akan mengikuti. Selama setahun terakhir, indeks harga konsumen naik sebesar 2.7%, tetap di atas target jangka panjang Federal Reserve sebesar 2%. Analisis terbaru dari Federal Reserve Cleveland menunjukkan bahwa tingkat inflasi tahunan saat ini telah kembali di atas 3%.

Di sini tersembunyi poin penting yang harus dipahami oleh para pelaku pasar: suku bunga jangka pendek dan suku bunga jangka panjang bukanlah hal yang sama. Suku bunga dana federal adalah harga dana overnight, yang mempengaruhi biaya tabungan, kartu kredit, dan pinjaman mobil dalam jangka pendek. Tetapi suku bunga jangka panjang seperti hipotek, pembiayaan perusahaan, dan hasil obligasi pemerintah ditentukan secara independen oleh pasar obligasi, sangat bergantung pada ekspektasi pasar terhadap inflasi di masa depan.

Penurunan suku bunga oleh Federal Reserve sendiri tidak secara langsung menurunkan suku bunga jangka panjang. Jika pasar khawatir bahwa pelonggaran kebijakan yang berlebihan akan menyebabkan ekonomi terlalu panas dan inflasi meningkat, suku bunga jangka panjang justru akan naik. Tahun 2024 adalah contoh nyata—setelah Federal Reserve mulai menurunkan suku bunga, hasil obligasi 10 tahun AS tidak menurun, malah naik dari sekitar 4.1% di awal tahun menjadi sekitar 4.19% baru-baru ini, lebih tinggi dari level sebelum penurunan suku bunga.

Harga emas dan perak di tengah kekhawatiran inflasi

Kekhawatiran pasar terhadap ekspektasi inflasi paling terlihat dari harga logam mulia. Sejak Januari, harga emas telah naik lebih dari 70%, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa; perak bahkan melipatgandakan nilainya. Ini bukan sekadar spekulasi teknikal, melainkan refleksi nyata dari kekhawatiran pasar terhadap penurunan daya beli jangka panjang.

Ekspektasi inflasi yang terkandung dalam pasar obligasi juga meningkat. Pada Juli lalu, ekspektasi inflasi lima tahun sempat naik ke 2.5%. Ini menunjukkan bahwa kepercayaan investor profesional terhadap kestabilan harga di masa depan mulai menurun.

Risiko kebijakan dan faktor penyeimbang tahun 2026

Situasi akan berubah tahun depan. Masa jabatan Ketua Federal Reserve Powell akan berakhir pada Mei, dan kebijakan dari kepemimpinan baru kemungkinan akan lebih condong ke pelonggaran. Ini adalah variabel penting yang harus diperhatikan pasar.

Namun, ada juga kekuatan penyeimbang. Survei terbaru menunjukkan bahwa dukungan terhadap kebijakan ekonomi pemerintah saat ini mulai menurun. Di Kongres, muncul pemahaman baru tentang pemisahan kekuasaan. Rencana untuk mengganti pejabat statistik independen sebelumnya akhirnya dibatalkan, menunjukkan bahwa sistem checks and balances masih berjalan.

Saat ini, Federal Reserve mampu menjaga independensinya, dan data ekonomi membuktikan bahwa kerangka kebijakan yang stabil masih relevan. Tetapi ruang kebijakan di masa depan mungkin akan lebih dipengaruhi oleh faktor politik. Bagi pelaku pasar, penting untuk memantau pergantian pimpinan Federal Reserve dan potensi perubahan kebijakan yang menyertainya.

Kinerja ekonomi saat ini dan tekanan inflasi memberi peringatan: kebijakan suku bunga jangka pendek yang radikal tidak selalu menghasilkan hasil ekonomi yang lebih baik, malah bisa menimbulkan biaya jangka panjang. Kerangka kebijakan Federal Reserve yang stabil, setidaknya saat ini, telah terbukti sesuai dengan kenyataan pasar.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)