Jujur saja, trading kontrak adalah pedang bermata dua bagi trader ritel—dapat menghasilkan uang dengan cepat, tetapi kerugian juga bisa lebih cepat.
Saya pernah melihat kasus dengan modal lebih dari 1000U, akhirnya menarik puluhan juta. Tapi ini bukan keberuntungan semata, melainkan prinsip-prinsip yang dipelajari bertahun-tahun.
Metode saya saat itu cukup agresif: membagi 1500U menjadi tiga bagian, setiap kali hanya menggunakan 500U dengan leverage 100x. Jika tebakan tepat satu poin, bisa lipat ganda; jika salah, 500U itu dianggap biaya belajar. Bertahan dalam operasi berisiko tinggi seperti ini bergantung pada disiplin yang ketat.
**Stop loss harus tegas, jangan dipaksakan**
Dulu saya pernah mengalami kerugian besar dua kali. Kemudian saya menetapkan aturan mati: saat harga stop loss tercapai, harus langsung tutup posisi, jangan berharap ada rebound. Mengakui kerugian dan keluar jauh lebih andal daripada bertaruh pada rebound.
**Lima kali salah harus berhenti**
Kalau pasar tidak jelas, melakukan trading paksa hanya akan memberi uang ke bursa. Saya pasang "saklar pemutus" sendiri: jika lima kali berturut-turut rugi, matikan aplikasi dan tinggalkan layar. Setelah istirahat sejenak, keesokan harinya tren biasanya jadi lebih jelas.
**Cukupkan keuntungan, baru tarik**
Angka di akun hanyalah angka di kertas. Kebiasaan saya, setiap kali mendapatkan 6000U langsung tarik separuhnya, baru dianggap menang saat uang benar-benar masuk ke dompet. Keuntungan yang mengambang mudah membuat mental tidak stabil, jadi ambil saat sudah cukup agar tetap rasional.
**Hanya mengikuti tren, jangan melawan volatilitas**
Dalam tren naik atau turun yang jelas, leverage 100x adalah pengakselerator. Tapi dalam pasar yang berombak, itu jadi mesin pemotong daging. Saat tidak yakin arah, lebih baik menunggu di posisi kosong daripada melakukan transaksi sembarangan.
**Kontrol posisi dengan ketat, jangan pernah serakah**
Setiap transaksi hanya gunakan 500U, dan total posisi tidak lebih dari 10% dari modal utama. Posisi kecil membantu menjaga ketenangan mental, bahkan jika rugi, tidak sampai melukai secara fisik maupun mental.
Trading kontrak tidak pernah menjadi jalan cepat untuk kaya raya, melainkan kompetisi jangka panjang yang membutuhkan kekuatan fisik dan mental. Peluang di dunia crypto memang banyak, tapi jebakannya juga lebih banyak. Hanya dengan benar-benar menginternalisasi prinsip-prinsip ini, kita punya peluang bertahan sampai hari di mana kita bisa keluar dengan tenang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
17 Suka
Hadiah
17
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
MemeCoinSavant
· 01-12 10:55
nah the "five-loss circuit breaker" thing is lowkey just cope for when ur thesis gets rekt... but statistically speaking the sample size checks out fr fr
Balas0
MultiSigFailMaster
· 01-12 10:40
Membuat kesalahan dalam lima transaksi berturut-turut harus berhenti, ini sangat saya rasakan, terlalu banyak orang yang bertahan sampai margin call dan mengalami likuidasi
Lihat AsliBalas0
BlockchainNewbie
· 01-12 10:30
Mengatakannya dengan keras, tetapi ini semua adalah pola yang dibangun dari uang darah dan air mata, tidak banyak orang yang bisa menerimanya.
Lihat AsliBalas0
GasFeeVictim
· 01-12 10:26
Sejujurnya, saya telah melihat terlalu banyak orang yang merasa telah memahami, tetapi hasilnya hilang dalam satu bulan.
Jujur saja, trading kontrak adalah pedang bermata dua bagi trader ritel—dapat menghasilkan uang dengan cepat, tetapi kerugian juga bisa lebih cepat.
Saya pernah melihat kasus dengan modal lebih dari 1000U, akhirnya menarik puluhan juta. Tapi ini bukan keberuntungan semata, melainkan prinsip-prinsip yang dipelajari bertahun-tahun.
Metode saya saat itu cukup agresif: membagi 1500U menjadi tiga bagian, setiap kali hanya menggunakan 500U dengan leverage 100x. Jika tebakan tepat satu poin, bisa lipat ganda; jika salah, 500U itu dianggap biaya belajar. Bertahan dalam operasi berisiko tinggi seperti ini bergantung pada disiplin yang ketat.
**Stop loss harus tegas, jangan dipaksakan**
Dulu saya pernah mengalami kerugian besar dua kali. Kemudian saya menetapkan aturan mati: saat harga stop loss tercapai, harus langsung tutup posisi, jangan berharap ada rebound. Mengakui kerugian dan keluar jauh lebih andal daripada bertaruh pada rebound.
**Lima kali salah harus berhenti**
Kalau pasar tidak jelas, melakukan trading paksa hanya akan memberi uang ke bursa. Saya pasang "saklar pemutus" sendiri: jika lima kali berturut-turut rugi, matikan aplikasi dan tinggalkan layar. Setelah istirahat sejenak, keesokan harinya tren biasanya jadi lebih jelas.
**Cukupkan keuntungan, baru tarik**
Angka di akun hanyalah angka di kertas. Kebiasaan saya, setiap kali mendapatkan 6000U langsung tarik separuhnya, baru dianggap menang saat uang benar-benar masuk ke dompet. Keuntungan yang mengambang mudah membuat mental tidak stabil, jadi ambil saat sudah cukup agar tetap rasional.
**Hanya mengikuti tren, jangan melawan volatilitas**
Dalam tren naik atau turun yang jelas, leverage 100x adalah pengakselerator. Tapi dalam pasar yang berombak, itu jadi mesin pemotong daging. Saat tidak yakin arah, lebih baik menunggu di posisi kosong daripada melakukan transaksi sembarangan.
**Kontrol posisi dengan ketat, jangan pernah serakah**
Setiap transaksi hanya gunakan 500U, dan total posisi tidak lebih dari 10% dari modal utama. Posisi kecil membantu menjaga ketenangan mental, bahkan jika rugi, tidak sampai melukai secara fisik maupun mental.
Trading kontrak tidak pernah menjadi jalan cepat untuk kaya raya, melainkan kompetisi jangka panjang yang membutuhkan kekuatan fisik dan mental. Peluang di dunia crypto memang banyak, tapi jebakannya juga lebih banyak. Hanya dengan benar-benar menginternalisasi prinsip-prinsip ini, kita punya peluang bertahan sampai hari di mana kita bisa keluar dengan tenang.