Pasar aset berisiko global sedang mengalami sesi perdagangan yang sangat dinamis dengan kekuatan pertumbuhan yang serentak meningkat. Wilayah Asia - Pasifik terus membuktikan daya tarik yang kuat, dengan indeks utama menembus rekor baru.
Penguasaan pasar saham Asia - Pasifik
Korea Selatan memimpin lonjakan dengan indeks KOSPI naik lebih dari 2,27%, pertama kali melewati ambang 4.400 poin dan mencatat rekor baru. Pasar Jepang juga tidak kalah mengesankan saat indeks Nikkei 225 meningkat lebih dari 1.100 poin, hanya selangkah dari puncak sejarah 2.
Di pasar A-share, indeks Shanghai Composite menunjukkan pergerakan positif dengan kenaikan 0,46%, mendekati angka 4.000 poin. Indeks Hang Seng dari Hong Kong mencatat stabilitas dengan kenaikan 0,09%. Perkembangan ini menunjukkan kekuatan wilayah Asia - Pasifik dalam konteks global.
Sesi perdagangan kontrak berjangka AS berlangsung positif
Kontrak berjangka saham AS juga mengikuti tren positif. Kontrak berjangka Dow naik 0,58%, S&P 500 naik 0,46%, dan Nasdaq naik 0,26%.
Pasar mata uang kripto terus pulih dengan kuat
Bidang cryptocurrency mencatat pemulihan menyeluruh dengan Bitcoin mencapai $90.76K, mendekati ambang 93.000 USD yang dilaporkan sebelumnya. Ethereum saat ini diperkirakan sekitar $3.12K, mendekati angka 3.200 USD. Selain itu, pasar altcoin mulai menunjukkan aktivitas yang hidup, terutama token meme. Mata uang seperti BROCCOLI714, BONK, BOME, WIF, PEPE, PNUT semuanya mencatat kenaikan yang mengesankan.
Harga logam mulia melonjak signifikan
Dalam bidang komoditas, logam mulia menonjol dengan margin keuntungan yang menarik. Harga emas spot melampaui 4.420 USD/ons dengan kenaikan 2% dalam 24 jam. Harga perak spot juga melonjak lebih dari 76 USD/ons, meningkat hingga 4,5%.
Gambaran umum menunjukkan konsensus kenaikan harga di seluruh pasar, dengan wilayah Asia - Pasifik terus memimpin dan menarik aliran modal global.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pasar aset global meledak, Asia-Pasifik menegaskan posisi terdepan
Pasar aset berisiko global sedang mengalami sesi perdagangan yang sangat dinamis dengan kekuatan pertumbuhan yang serentak meningkat. Wilayah Asia - Pasifik terus membuktikan daya tarik yang kuat, dengan indeks utama menembus rekor baru.
Penguasaan pasar saham Asia - Pasifik
Korea Selatan memimpin lonjakan dengan indeks KOSPI naik lebih dari 2,27%, pertama kali melewati ambang 4.400 poin dan mencatat rekor baru. Pasar Jepang juga tidak kalah mengesankan saat indeks Nikkei 225 meningkat lebih dari 1.100 poin, hanya selangkah dari puncak sejarah 2.
Di pasar A-share, indeks Shanghai Composite menunjukkan pergerakan positif dengan kenaikan 0,46%, mendekati angka 4.000 poin. Indeks Hang Seng dari Hong Kong mencatat stabilitas dengan kenaikan 0,09%. Perkembangan ini menunjukkan kekuatan wilayah Asia - Pasifik dalam konteks global.
Sesi perdagangan kontrak berjangka AS berlangsung positif
Kontrak berjangka saham AS juga mengikuti tren positif. Kontrak berjangka Dow naik 0,58%, S&P 500 naik 0,46%, dan Nasdaq naik 0,26%.
Pasar mata uang kripto terus pulih dengan kuat
Bidang cryptocurrency mencatat pemulihan menyeluruh dengan Bitcoin mencapai $90.76K, mendekati ambang 93.000 USD yang dilaporkan sebelumnya. Ethereum saat ini diperkirakan sekitar $3.12K, mendekati angka 3.200 USD. Selain itu, pasar altcoin mulai menunjukkan aktivitas yang hidup, terutama token meme. Mata uang seperti BROCCOLI714, BONK, BOME, WIF, PEPE, PNUT semuanya mencatat kenaikan yang mengesankan.
Harga logam mulia melonjak signifikan
Dalam bidang komoditas, logam mulia menonjol dengan margin keuntungan yang menarik. Harga emas spot melampaui 4.420 USD/ons dengan kenaikan 2% dalam 24 jam. Harga perak spot juga melonjak lebih dari 76 USD/ons, meningkat hingga 4,5%.
Gambaran umum menunjukkan konsensus kenaikan harga di seluruh pasar, dengan wilayah Asia - Pasifik terus memimpin dan menarik aliran modal global.