Penelitian keamanan yang dilakukan oleh SlowMist pada Q4 2025 mengungkapkan gambaran yang mengancam bagi pengguna cryptocurrency. Lanskap ancaman siber terus berkembang, dan para penyerang telah merancang strategi yang semakin canggih untuk mengompromikan perangkat dan mencuri aset digital.
Ancaman Baru: Keracunan Riwayat Browser
Salah satu teknik paling licik yang diidentifikasi adalah yang memanfaatkan memori browser. Penyerang secara sengaja mencemari riwayat penelusuran melalui iklan berbahaya, pengalihan dari media sosial, atau notifikasi palsu. Dengan cara ini, ketika pengguna secara manual mengetik domain yang benar dari sebuah platform resmi, fungsi pengisian otomatis tidak berfungsi seperti seharusnya: alih-alih menyarankan situs yang sah, ia menawarkan alamat web palsu yang sebelumnya dimasukkan ke dalam cache sistem.
Cara kerjanya sederhana namun efektif. Pengguna, yang percaya sedang mengetik alamat yang benar, akan dialihkan ke halaman phishing yang hampir identik dengan aslinya. Ini bukan kesalahan pengguna: browser itu sendiri, yang telah ditipu oleh penjahat, mengarahkan mereka ke situs palsu. Menurut analisis SlowMist, pelakunya bukanlah sekadar kelalaian saat menavigasi, melainkan manipulasi sengaja terhadap sistem pengisian otomatis.
Kembalinya Serangan Malware
Seiring dengan taktik penipuan ini, SlowMist telah mendokumentasikan peningkatan signifikan malware yang menyerang komputer. Metode distribusinya tetap teruji: tautan phishing, pesan pribadi melalui platform media sosial, atau file yang disamarkan sebagai alat dan sumber daya yang berguna. Setelah malware terinstal diam-diam di perangkat, semua data yang disimpan menjadi rentan, terutama kredensial dan seed dari cryptocurrency.
Cara Melindungi Aset Digital Anda
Menghadapi lanskap risiko ini, SlowMist menyarankan pemilik cryptocurrency untuk mengadopsi perilaku defensif yang konkret. Pertama, jangan bergantung secara buta pada saran otomatis browser, terutama saat mengakses platform keuangan. Solusi terbaik adalah menambahkan situs resmi ke bookmark dan mengaksesnya langsung dari sana, melewati fungsi pengisian otomatis sepenuhnya.
Selain itu, sangat penting untuk berhati-hati dengan file dan tautan dari sumber yang tidak dikenal. Setiap unduhan harus dianggap sebagai potensi vektor infeksi. Pengawasan yang konstan dan penerapan praktik keamanan dasar ini merupakan pertahanan paling efektif terhadap lanskap ancaman saat ini.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Risiko Tersembunyi Browser Anda: Bagaimana Peretas Memanfaatkan Fungsi Pengisian Otomatis
Penelitian keamanan yang dilakukan oleh SlowMist pada Q4 2025 mengungkapkan gambaran yang mengancam bagi pengguna cryptocurrency. Lanskap ancaman siber terus berkembang, dan para penyerang telah merancang strategi yang semakin canggih untuk mengompromikan perangkat dan mencuri aset digital.
Ancaman Baru: Keracunan Riwayat Browser
Salah satu teknik paling licik yang diidentifikasi adalah yang memanfaatkan memori browser. Penyerang secara sengaja mencemari riwayat penelusuran melalui iklan berbahaya, pengalihan dari media sosial, atau notifikasi palsu. Dengan cara ini, ketika pengguna secara manual mengetik domain yang benar dari sebuah platform resmi, fungsi pengisian otomatis tidak berfungsi seperti seharusnya: alih-alih menyarankan situs yang sah, ia menawarkan alamat web palsu yang sebelumnya dimasukkan ke dalam cache sistem.
Cara kerjanya sederhana namun efektif. Pengguna, yang percaya sedang mengetik alamat yang benar, akan dialihkan ke halaman phishing yang hampir identik dengan aslinya. Ini bukan kesalahan pengguna: browser itu sendiri, yang telah ditipu oleh penjahat, mengarahkan mereka ke situs palsu. Menurut analisis SlowMist, pelakunya bukanlah sekadar kelalaian saat menavigasi, melainkan manipulasi sengaja terhadap sistem pengisian otomatis.
Kembalinya Serangan Malware
Seiring dengan taktik penipuan ini, SlowMist telah mendokumentasikan peningkatan signifikan malware yang menyerang komputer. Metode distribusinya tetap teruji: tautan phishing, pesan pribadi melalui platform media sosial, atau file yang disamarkan sebagai alat dan sumber daya yang berguna. Setelah malware terinstal diam-diam di perangkat, semua data yang disimpan menjadi rentan, terutama kredensial dan seed dari cryptocurrency.
Cara Melindungi Aset Digital Anda
Menghadapi lanskap risiko ini, SlowMist menyarankan pemilik cryptocurrency untuk mengadopsi perilaku defensif yang konkret. Pertama, jangan bergantung secara buta pada saran otomatis browser, terutama saat mengakses platform keuangan. Solusi terbaik adalah menambahkan situs resmi ke bookmark dan mengaksesnya langsung dari sana, melewati fungsi pengisian otomatis sepenuhnya.
Selain itu, sangat penting untuk berhati-hati dengan file dan tautan dari sumber yang tidak dikenal. Setiap unduhan harus dianggap sebagai potensi vektor infeksi. Pengawasan yang konstan dan penerapan praktik keamanan dasar ini merupakan pertahanan paling efektif terhadap lanskap ancaman saat ini.