Banyak orang yang sudah bertahun-tahun berkecimpung di dunia kripto, tetapi semakin lama semakin merugi. Sebenarnya masalahnya bukan di pasar, melainkan di strategi.
Saya juga pernah menjadi orang seperti itu. Delapan tahun yang lalu, setiap hari mempelajari grafik K-line, MACD, RSI, dan berbagai indikator lainnya, dengan anggapan bahwa menguasai "kebenaran teknikal" akan membuat saya bisa meraih keuntungan stabil. Tapi apa hasilnya? Akun saya berayun antara keuntungan dan kerugian, bahkan pernah mengalami margin call beberapa kali. Hingga suatu hari, seorang pemain lama secara sembarangan berkata, "Yang paling penting dalam trading crypto bukanlah prediksi, melainkan eksekusi." Kalimat ini benar-benar mengubah pola pikir saya.
Metode yang dia ajarkan kepada saya disebut **343 Metode Pembangunan Posisi Bertahap**, terdengar sangat sederhana, tapi setelah saya coba selama beberapa waktu, saya menyadari—ini justru adalah cara paling cerdas yang tampaknya bodoh. Dengan modal awal 20 juta rupiah, dalam dua bulan bisa berkembang menjadi lebih dari 5 miliar rupiah, itulah hasil dari metode ini.
**Mengapa disebut "Metode yang Paling Ditakuti oleh Bandar"?**
Karena metode ini sama sekali mengabaikan prediksi. Tidak menebak naik turun, hanya mengikuti rencana.
**Tahap Pertama: 30% Posisi Percobaan**
Pertama, pilih mata uang utama. BTC, ETH, SOL, BNB, yang memiliki likuiditas baik dan kapitalisasi besar, adalah pilihan utama. Gunakan 30% dari total dana untuk melakukan pembelian pertama, tapi yang penting—jangan langsung full posisi sekaligus. 30% ini digunakan sebagai "penempatan posisi awal", bertujuan mendapatkan posisi awal, sehingga ada ruang untuk langkah selanjutnya.
**Tahap Kedua: 40% Tambahan Secara Bertahap**
Ini adalah inti dari strategi. Langkah selanjutnya tergantung performa pasar, ada dua jalur:
Jika harga naik, jangan buru-buru mengejar. Sebaliknya, bersabarlah menunggu koreksi, dan saat koreksi terjadi, investasikan 40% dana. Keuntungan dari langkah ini adalah, kamu menambah posisi di harga yang relatif rendah, sehingga menurunkan rata-rata biaya.
Jika harga turun, situasinya lebih menguntungkan. Setiap kali harga turun 10%, investasikan 10% dana (total 40% dibagi empat kali). Dengan begitu, semakin harga turun, biaya rata-rata kamu semakin rendah. Saat pasar rebound, potensi keuntungan pun akan lebih besar.
Misalnya kamu menggunakan BTC sebagai contoh: posisi awal saat harga 50.000 USD, beli 30% dana. Jika turun ke 45.000 USD, tambah 10%. Jika turun ke 40.000 USD, tambah lagi 10%. Dan seterusnya. Ini adalah logika "Tambah posisi saat turun, turunkan biaya rata-rata."
**Tahap Ketiga: 30% untuk Konfirmasi Tren dan Penambahan Akhir**
Ketika harga mulai rebound dan stabil di level support penting (misalnya di garis moving average 7 hari), itu menandakan pasar mulai mengakui harga tersebut. Saat itulah, investasikan 30% dana terakhir untuk menyelesaikan pembangunan posisi. Setelah itu, atur trailing stop agar keuntungan bisa terus berjalan.
**Mengapa metode ini efektif?**
Pertama, mengikuti pasar, bukan melawannya. Tidak perlu meramal masa depan, cukup mengikuti tren setelah dikonfirmasi.
Kedua, pembagian posisi secara bertahap secara alami menghindari risiko titik tunggal. Bahkan jika satu keputusan salah, kerugiannya hanya sebagian dari rencana, tidak sampai menyebabkan margin call sekaligus.
Ketiga, keuntungan matematis. Mereka yang menambah posisi saat harga turun, biaya rata-rata mereka pasti lebih rendah daripada yang langsung masuk full posisi. Saat rebound, hasilnya pun akan lebih tinggi.
Keempat, keunggulan psikologis. Operasi bertahap memberi waktu reaksi yang cukup, sehingga tidak terburu-buru dan menyesal karena keputusan impulsif.
**Aplikasi Praktis**
BTC, ETH, SOL, mata uang utama lainnya cocok menggunakan metode ini. Pilih mata uang yang kamu percaya, bagi posisi dalam tiga tahap sesuai rasio 343, lalu bersabar menunggu feedback dari pasar. Tidak perlu memantau setiap hari, juga tidak perlu mempelajari banyak indikator. Cukup jalankan rencana secara mekanis.
Banyak orang bertanya kepada saya mengapa akhirnya bisa menghasilkan uang. Sebenarnya rahasianya tidak serumit itu—yaitu menyederhanakan hal-hal yang kompleks, mengubah keputusan emosional menjadi proses yang sistematis. Metode paling mudah untuk menghasilkan uang di dunia kripto bukanlah yang paling pintar, melainkan yang paling konsisten.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Banyak orang yang sudah bertahun-tahun berkecimpung di dunia kripto, tetapi semakin lama semakin merugi. Sebenarnya masalahnya bukan di pasar, melainkan di strategi.
Saya juga pernah menjadi orang seperti itu. Delapan tahun yang lalu, setiap hari mempelajari grafik K-line, MACD, RSI, dan berbagai indikator lainnya, dengan anggapan bahwa menguasai "kebenaran teknikal" akan membuat saya bisa meraih keuntungan stabil. Tapi apa hasilnya? Akun saya berayun antara keuntungan dan kerugian, bahkan pernah mengalami margin call beberapa kali. Hingga suatu hari, seorang pemain lama secara sembarangan berkata, "Yang paling penting dalam trading crypto bukanlah prediksi, melainkan eksekusi." Kalimat ini benar-benar mengubah pola pikir saya.
Metode yang dia ajarkan kepada saya disebut **343 Metode Pembangunan Posisi Bertahap**, terdengar sangat sederhana, tapi setelah saya coba selama beberapa waktu, saya menyadari—ini justru adalah cara paling cerdas yang tampaknya bodoh. Dengan modal awal 20 juta rupiah, dalam dua bulan bisa berkembang menjadi lebih dari 5 miliar rupiah, itulah hasil dari metode ini.
**Mengapa disebut "Metode yang Paling Ditakuti oleh Bandar"?**
Karena metode ini sama sekali mengabaikan prediksi. Tidak menebak naik turun, hanya mengikuti rencana.
**Tahap Pertama: 30% Posisi Percobaan**
Pertama, pilih mata uang utama. BTC, ETH, SOL, BNB, yang memiliki likuiditas baik dan kapitalisasi besar, adalah pilihan utama. Gunakan 30% dari total dana untuk melakukan pembelian pertama, tapi yang penting—jangan langsung full posisi sekaligus. 30% ini digunakan sebagai "penempatan posisi awal", bertujuan mendapatkan posisi awal, sehingga ada ruang untuk langkah selanjutnya.
**Tahap Kedua: 40% Tambahan Secara Bertahap**
Ini adalah inti dari strategi. Langkah selanjutnya tergantung performa pasar, ada dua jalur:
Jika harga naik, jangan buru-buru mengejar. Sebaliknya, bersabarlah menunggu koreksi, dan saat koreksi terjadi, investasikan 40% dana. Keuntungan dari langkah ini adalah, kamu menambah posisi di harga yang relatif rendah, sehingga menurunkan rata-rata biaya.
Jika harga turun, situasinya lebih menguntungkan. Setiap kali harga turun 10%, investasikan 10% dana (total 40% dibagi empat kali). Dengan begitu, semakin harga turun, biaya rata-rata kamu semakin rendah. Saat pasar rebound, potensi keuntungan pun akan lebih besar.
Misalnya kamu menggunakan BTC sebagai contoh: posisi awal saat harga 50.000 USD, beli 30% dana. Jika turun ke 45.000 USD, tambah 10%. Jika turun ke 40.000 USD, tambah lagi 10%. Dan seterusnya. Ini adalah logika "Tambah posisi saat turun, turunkan biaya rata-rata."
**Tahap Ketiga: 30% untuk Konfirmasi Tren dan Penambahan Akhir**
Ketika harga mulai rebound dan stabil di level support penting (misalnya di garis moving average 7 hari), itu menandakan pasar mulai mengakui harga tersebut. Saat itulah, investasikan 30% dana terakhir untuk menyelesaikan pembangunan posisi. Setelah itu, atur trailing stop agar keuntungan bisa terus berjalan.
**Mengapa metode ini efektif?**
Pertama, mengikuti pasar, bukan melawannya. Tidak perlu meramal masa depan, cukup mengikuti tren setelah dikonfirmasi.
Kedua, pembagian posisi secara bertahap secara alami menghindari risiko titik tunggal. Bahkan jika satu keputusan salah, kerugiannya hanya sebagian dari rencana, tidak sampai menyebabkan margin call sekaligus.
Ketiga, keuntungan matematis. Mereka yang menambah posisi saat harga turun, biaya rata-rata mereka pasti lebih rendah daripada yang langsung masuk full posisi. Saat rebound, hasilnya pun akan lebih tinggi.
Keempat, keunggulan psikologis. Operasi bertahap memberi waktu reaksi yang cukup, sehingga tidak terburu-buru dan menyesal karena keputusan impulsif.
**Aplikasi Praktis**
BTC, ETH, SOL, mata uang utama lainnya cocok menggunakan metode ini. Pilih mata uang yang kamu percaya, bagi posisi dalam tiga tahap sesuai rasio 343, lalu bersabar menunggu feedback dari pasar. Tidak perlu memantau setiap hari, juga tidak perlu mempelajari banyak indikator. Cukup jalankan rencana secara mekanis.
Banyak orang bertanya kepada saya mengapa akhirnya bisa menghasilkan uang. Sebenarnya rahasianya tidak serumit itu—yaitu menyederhanakan hal-hal yang kompleks, mengubah keputusan emosional menjadi proses yang sistematis. Metode paling mudah untuk menghasilkan uang di dunia kripto bukanlah yang paling pintar, melainkan yang paling konsisten.