Melalui sebuah pernyataan yang dipublikasikan pada 30 Desember, ekosistem yang dibangun di Story Protocol mengonfirmasi bahwa mereka menghadapi insiden keamanan kritis. Seorang aktor jahat berhasil mengkompromikan hak istimewa yang diberikan dalam sistem tata kelola multi-tanda tangan, mendapatkan akses tidak sah untuk melakukan perubahan pada kontrak pintar.
Rincian Serangan dan Aset yang Dikompromikan
Eksploitasi tersebut memungkinkan penyerang mentransfer dana dari pengguna ke alamat eksternal, memindahkan aset lintas-chain yang mencakup WIP, USDC, WETH, stIP, dan vIP. Jumlah total yang disita sekitar 3,9 juta dolar, angka yang terus dievaluasi seiring berjalannya audit.
Insiden ini menunjukkan bagaimana konfigurasi yang buruk pada hak otorisasi dapat menjadi vektor serangan mematikan bagi proyek DeFi, memungkinkan penyerang mengelak dari lapisan keamanan yang dirancang untuk melindungi dana.
Tindakan Respons Cepat dan Langkah Selanjutnya
Unleash Protocol telah sepenuhnya menghentikan operasinya sementara melakukan penyelidikan menyeluruh. Platform ini menyarankan penggunanya untuk tidak berinteraksi dengan kontrak sampai analisis forensik selesai.
Satu hal penting: Story Protocol, blockchain tempat proyek yang dikompromikan dijalankan, tidak mengalami kerusakan sama sekali. Kerentanan tersebut bersifat spesifik pada kontrak Unleash dan tidak mempengaruhi keamanan infrastruktur dasar.
Peristiwa ini mengingatkan akan pentingnya audit yang ketat, pengujian penetrasi, dan konfigurasi yang kokoh dalam mekanisme tata kelola, terutama pada proyek yang mengelola likuiditas signifikan.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Unleash Protocol: Eksploitasi Kontrol Tata Kelola Tinggalkan Saldo Kerugian sebesar 3,9 Juta
Melalui sebuah pernyataan yang dipublikasikan pada 30 Desember, ekosistem yang dibangun di Story Protocol mengonfirmasi bahwa mereka menghadapi insiden keamanan kritis. Seorang aktor jahat berhasil mengkompromikan hak istimewa yang diberikan dalam sistem tata kelola multi-tanda tangan, mendapatkan akses tidak sah untuk melakukan perubahan pada kontrak pintar.
Rincian Serangan dan Aset yang Dikompromikan
Eksploitasi tersebut memungkinkan penyerang mentransfer dana dari pengguna ke alamat eksternal, memindahkan aset lintas-chain yang mencakup WIP, USDC, WETH, stIP, dan vIP. Jumlah total yang disita sekitar 3,9 juta dolar, angka yang terus dievaluasi seiring berjalannya audit.
Insiden ini menunjukkan bagaimana konfigurasi yang buruk pada hak otorisasi dapat menjadi vektor serangan mematikan bagi proyek DeFi, memungkinkan penyerang mengelak dari lapisan keamanan yang dirancang untuk melindungi dana.
Tindakan Respons Cepat dan Langkah Selanjutnya
Unleash Protocol telah sepenuhnya menghentikan operasinya sementara melakukan penyelidikan menyeluruh. Platform ini menyarankan penggunanya untuk tidak berinteraksi dengan kontrak sampai analisis forensik selesai.
Satu hal penting: Story Protocol, blockchain tempat proyek yang dikompromikan dijalankan, tidak mengalami kerusakan sama sekali. Kerentanan tersebut bersifat spesifik pada kontrak Unleash dan tidak mempengaruhi keamanan infrastruktur dasar.
Peristiwa ini mengingatkan akan pentingnya audit yang ketat, pengujian penetrasi, dan konfigurasi yang kokoh dalam mekanisme tata kelola, terutama pada proyek yang mengelola likuiditas signifikan.