#美国贸易赤字状况 Ketua Federal Reserve Powell menghadapi kontroversi penyelidikan Departemen Kehakiman, yang melibatkan isu politik terkait hak pengambilan keputusan suku bunga.
Minggu ini, Departemen Kehakiman AS mengirimkan surat panggilan grand jury kepada Federal Reserve, menuduh Powell memberikan kesaksian yang bermasalah di Kongres pada Juni tahun lalu. Alasan formal terkait renovasi kantor pusat Federal Reserve, tetapi Powell secara tegas menyebut ini sebagai "alasan" — alasan sebenarnya mengarah pada isu independensi kebijakan suku bunga.
Powell menegaskan bahwa kebijakan suku bunga Federal Reserve sepenuhnya didasarkan pada fundamental ekonomi dan kepentingan publik, dan tidak pernah berubah karena preferensi politik pribadi. Ia secara jelas menuduh tekanan dari pemerintah, menyebut ini sebagai ujian utama terhadap kemampuan independensi Federal Reserve untuk tetap teguh.
Latar belakang apa? Sejak Trump naik ke kekuasaan pada 2025, ia berkali-kali secara terbuka meminta Federal Reserve untuk menurunkan suku bunga secara signifikan, mengklaim hal ini dapat merangsang ekonomi dan menurunkan biaya utang pemerintah. Tetapi Powell tidak mengikuti instruksi tersebut, yang menyebabkan Trump berkali-kali menyatakan ketidakpuasan, bahkan mengancam akan mengumumkan calon Ketua Federal Reserve baru pada Januari 2026. Mengingat masa jabatan Powell akan berakhir pada Mei, waktu dari penyelidikan ini cukup menarik untuk diperhatikan.
Inti dari kontroversi ini adalah: Apakah pembuatan kebijakan keuangan harus independen dari tekanan politik? Siapa yang memegang kendali atas hak pengambilan keputusan suku bunga? Pertanyaan-pertanyaan ini tidak hanya menyangkut prospek ekonomi AS, tetapi juga secara langsung mempengaruhi arus modal global dan lingkungan likuiditas pasar cryptocurrency. Jika independensi Federal Reserve melemah, ekspektasi pasar akan menghadapi ketidakpastian besar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
17 Suka
Hadiah
17
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
TokenToaster
· 01-12 08:50
Powell vs Trump, skenario ini bahkan tidak berani ditulis seperti ini... Jika independensinya benar-benar hilang, apakah pasar kripto akan langsung melambung atau justru jatuh?
Lihat AsliBalas0
DEXRobinHood
· 01-12 08:46
Ini jelas campur tangan politik, Powell menunjukkan kekerasan. Apakah independensi Federal Reserve bisa bertahan? Rasanya akan merosot
Lihat AsliBalas0
SandwichDetector
· 01-12 08:34
Apakah Powell masih bisa bertahan? Kali ini benar-benar cukup keras, penurunan suku bunga tergantung pada wajah politik saja.
Lihat AsliBalas0
MetaNeighbor
· 01-12 08:33
鲍威尔这波是真顶住了,不过感觉司法部这套组合拳着实有点味儿...
---
又是政治博弈,利率政策被当筹码了属实离谱
---
Independensi harus hilang, likuiditas di dunia kripto langsung jatuh tajam, agak panik
---
Trump menekan suku bunga, Powell keras-keras tidak memberi, keberanian ini memang patut diacungi jempol
---
Mau mengundurkan diri sejak Mei tapi tetap harus diperiksa? Waktu yang terlalu aneh, bro
---
Pada dasarnya ini tetap perebutan kekuasaan, independensi keuangan menjadi korban politik
---
Apakah Federal Reserve benar-benar independen? Penyelidikan kali ini adalah jawabannya, investor harus waspada
---
Kepala Federal Reserve yang terhormat, secara paksa dibajak oleh politik, sungguh ironis
---
Lingkungan likuiditas akan berubah, pasar kripto harus ikut bergoyang, siapkan diri dari sekarang
#美国贸易赤字状况 Ketua Federal Reserve Powell menghadapi kontroversi penyelidikan Departemen Kehakiman, yang melibatkan isu politik terkait hak pengambilan keputusan suku bunga.
Minggu ini, Departemen Kehakiman AS mengirimkan surat panggilan grand jury kepada Federal Reserve, menuduh Powell memberikan kesaksian yang bermasalah di Kongres pada Juni tahun lalu. Alasan formal terkait renovasi kantor pusat Federal Reserve, tetapi Powell secara tegas menyebut ini sebagai "alasan" — alasan sebenarnya mengarah pada isu independensi kebijakan suku bunga.
Powell menegaskan bahwa kebijakan suku bunga Federal Reserve sepenuhnya didasarkan pada fundamental ekonomi dan kepentingan publik, dan tidak pernah berubah karena preferensi politik pribadi. Ia secara jelas menuduh tekanan dari pemerintah, menyebut ini sebagai ujian utama terhadap kemampuan independensi Federal Reserve untuk tetap teguh.
Latar belakang apa? Sejak Trump naik ke kekuasaan pada 2025, ia berkali-kali secara terbuka meminta Federal Reserve untuk menurunkan suku bunga secara signifikan, mengklaim hal ini dapat merangsang ekonomi dan menurunkan biaya utang pemerintah. Tetapi Powell tidak mengikuti instruksi tersebut, yang menyebabkan Trump berkali-kali menyatakan ketidakpuasan, bahkan mengancam akan mengumumkan calon Ketua Federal Reserve baru pada Januari 2026. Mengingat masa jabatan Powell akan berakhir pada Mei, waktu dari penyelidikan ini cukup menarik untuk diperhatikan.
Inti dari kontroversi ini adalah: Apakah pembuatan kebijakan keuangan harus independen dari tekanan politik? Siapa yang memegang kendali atas hak pengambilan keputusan suku bunga? Pertanyaan-pertanyaan ini tidak hanya menyangkut prospek ekonomi AS, tetapi juga secara langsung mempengaruhi arus modal global dan lingkungan likuiditas pasar cryptocurrency. Jika independensi Federal Reserve melemah, ekspektasi pasar akan menghadapi ketidakpastian besar.