Dalam sebuah langkah yang menandai titik balik dalam adopsi aset digital di tingkat negara bagian, Bhutan telah mengumumkan keputusan strategis yang signifikan: menginvestasikan hingga 10.000 Bitcoin (setara sekitar 1,1 miliar dolar) sebagai bagian dari rencana pembangunan nasionalnya.
Mesin ekonomi: Bhutan dan keunggulan energinya
Negara Asia Tengah ini telah mengidentifikasi peluang unik untuk memanfaatkan produksi energi hidroelektriknya yang melimpah. Alih-alih membiarkan kelebihan kapasitas energi terbuang sia-sia, Bhutan mengusulkan untuk mengarahkannya ke operasi penambangan Bitcoin. Strategi ganda ini memenuhi dua tujuan sekaligus: menghasilkan pendapatan dari aset digital bernilai tinggi dan memaksimalkan penggunaan sumber daya terbarukan yang seharusnya tidak terpakai.
Gelephu Mindfulness City: lebih dari sekadar proyek perkotaan
Tujuan dari investasi Bitcoin ini adalah Gelephu Mindfulness City (GMC), proyek pengembangan wilayah utama Bhutan. Di bawah visi Raja Jigme Khesar Namgyel Wangchuck, GMC dirancang tidak hanya sebagai pusat kota, tetapi sebagai laboratorium inovasi ekonomi yang mengintegrasikan aset digital ke dalam struktur keuangannya yang mendasar.
Kota ini telah menetapkan rencana untuk memasukkan dalam cadangan strategisnya tidak hanya Bitcoin, tetapi juga Ethereum, BNB, dan aset digital relevan lainnya, menempatkan Bhutan sebagai salah satu negara pertama yang mengadopsi pendekatan yurisdiksi komprehensif terhadap mata uang kripto.
Manfaat ekonomi dan sosial
Alokasi sumber daya ini menjawab tiga pilar strategis yang jelas:
Pembiayaan infrastruktur: Bitcoin yang diproduksi akan membiayai proyek pengembangan jangka panjang tanpa bergantung sepenuhnya pada anggaran tradisional.
Penciptaan lapangan kerja: inisiatif ini menjanjikan peluang kerja berkualitas, dengan penekanan khusus pada pelatihan populasi muda di sektor teknologi dan ekonomi digital.
Kekuatan keuangan nasional: dengan membangun cadangan aset digital bernilai terbukti, Bhutan memperkuat daya tahan terhadap volatilitas ekonomi eksternal.
Infrastruktur penambangan: operasi yang didukung negara
Bhutan telah mengembangkan kapasitas penambangan yang signifikan melalui Druk Holding & Investments (DHI), sebuah entitas yang didukung negara yang mengelola operasi penambangan Bitcoin. Kerangka kelembagaan ini memastikan bahwa aktivitas penambangan selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan dan penciptaan nilai publik nasional.
Keputusan Bhutan menunjukkan bahwa aset digital telah melampaui ranah spekulatif untuk menjadi alat kebijakan ekonomi negara, yang sangat menarik bagi negara dengan kelebihan energi dan visi diversifikasi keuangan jangka panjang.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Bután mengandalkan Bitcoin untuk menguatkan kekuatan ekonominya: strategi jangka panjang dengan 10.000 BTC
Dalam sebuah langkah yang menandai titik balik dalam adopsi aset digital di tingkat negara bagian, Bhutan telah mengumumkan keputusan strategis yang signifikan: menginvestasikan hingga 10.000 Bitcoin (setara sekitar 1,1 miliar dolar) sebagai bagian dari rencana pembangunan nasionalnya.
Mesin ekonomi: Bhutan dan keunggulan energinya
Negara Asia Tengah ini telah mengidentifikasi peluang unik untuk memanfaatkan produksi energi hidroelektriknya yang melimpah. Alih-alih membiarkan kelebihan kapasitas energi terbuang sia-sia, Bhutan mengusulkan untuk mengarahkannya ke operasi penambangan Bitcoin. Strategi ganda ini memenuhi dua tujuan sekaligus: menghasilkan pendapatan dari aset digital bernilai tinggi dan memaksimalkan penggunaan sumber daya terbarukan yang seharusnya tidak terpakai.
Gelephu Mindfulness City: lebih dari sekadar proyek perkotaan
Tujuan dari investasi Bitcoin ini adalah Gelephu Mindfulness City (GMC), proyek pengembangan wilayah utama Bhutan. Di bawah visi Raja Jigme Khesar Namgyel Wangchuck, GMC dirancang tidak hanya sebagai pusat kota, tetapi sebagai laboratorium inovasi ekonomi yang mengintegrasikan aset digital ke dalam struktur keuangannya yang mendasar.
Kota ini telah menetapkan rencana untuk memasukkan dalam cadangan strategisnya tidak hanya Bitcoin, tetapi juga Ethereum, BNB, dan aset digital relevan lainnya, menempatkan Bhutan sebagai salah satu negara pertama yang mengadopsi pendekatan yurisdiksi komprehensif terhadap mata uang kripto.
Manfaat ekonomi dan sosial
Alokasi sumber daya ini menjawab tiga pilar strategis yang jelas:
Pembiayaan infrastruktur: Bitcoin yang diproduksi akan membiayai proyek pengembangan jangka panjang tanpa bergantung sepenuhnya pada anggaran tradisional.
Penciptaan lapangan kerja: inisiatif ini menjanjikan peluang kerja berkualitas, dengan penekanan khusus pada pelatihan populasi muda di sektor teknologi dan ekonomi digital.
Kekuatan keuangan nasional: dengan membangun cadangan aset digital bernilai terbukti, Bhutan memperkuat daya tahan terhadap volatilitas ekonomi eksternal.
Infrastruktur penambangan: operasi yang didukung negara
Bhutan telah mengembangkan kapasitas penambangan yang signifikan melalui Druk Holding & Investments (DHI), sebuah entitas yang didukung negara yang mengelola operasi penambangan Bitcoin. Kerangka kelembagaan ini memastikan bahwa aktivitas penambangan selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan dan penciptaan nilai publik nasional.
Keputusan Bhutan menunjukkan bahwa aset digital telah melampaui ranah spekulatif untuk menjadi alat kebijakan ekonomi negara, yang sangat menarik bagi negara dengan kelebihan energi dan visi diversifikasi keuangan jangka panjang.