Dalam sesi perdagangan terbaru di Eropa, pasangan mata uang dolar Australia/dolar AS (AUD/USD) sedang mengalami fase konsolidasi di sekitar level 0.6685. Meskipun mendapat tekanan dari dolar AS yang semakin kuat, AUD/USD tetap menunjukkan kemampuan bertahan berkat beberapa faktor pendukung penting.
Indeks DXY (Dollar Index) telah menetapkan level tertinggi mingguan di sekitar 98.35, mencerminkan kondisi “flight to safety” dengan tekanan kenaikan yang kuat dari dolar AS di tengah ketidakpastian global. Namun, menurut notulen rapat FOMC bulan Desember yang baru dirilis, pejabat Fed cenderung untuk melanjutkan pelonggaran kebijakan moneter. Rapat terakhir menunjukkan bahwa anggota komite percaya bahwa mempertahankan kebijakan yang lebih netral akan membantu melindungi pasar tenaga kerja dari risiko resesi.
Sinyal Teknikal Menunjukkan Peluang Pemulihan Dolar Australia
Secara teknikal, meskipun AUD/USD sedang diperdagangkan dengan tekanan yang ringan, indikator-indikator telah memberikan sinyal positif. Rata-rata Pergerakan Eksponensial (EMA) 20 hari tetap menunjukkan tren naik di level 0.6651, berperan sebagai support penting yang membantu menjaga momentum kenaikan pasangan ini.
Indikator RSI 14 hari saat ini berada di level 61, tetap dalam zona positif tetapi belum mencapai batas “overbought” (>70), yang menunjukkan masih ada ruang bagi dolar Australia untuk terus menguat. Selama AUD/USD tetap berada di atas EMA 20 hari yang sedang naik, setiap penarikan kembali dapat dianggap sebagai daya tarik kembali dalam konteks tren kenaikan yang lebih besar.
Target Harga dan Skenario Ke Depan
Jika AUD/USD mampu menutup sesi hari di atas puncak dari 29 Desember (level 0.6725), maka target berikutnya adalah di area psikologis 0.6800. Ini bukan hanya level resistance teknikal tetapi juga menandai titik balik penting dalam psikologi pasar.
Di sisi Australia, Reserve Bank of Australia (RBA) telah menyatakan sikap tegas, menyebutkan bahwa mereka tidak menutup kemungkinan untuk menaikkan suku bunga jika inflasi tetap tinggi. Hal ini dapat menjadi katalis yang mendukung dolar Australia dalam jangka panjang, terutama saat tahun 2026 semakin dekat dan data inflasi menjadi fokus utama pasar.
(Analisis ini dilakukan dengan dukungan dari alat analisis modern.)
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Dolar Australia Siap Menghadapi Tekanan: Tren kenaikan dapat berlanjut jika melewati 0.6730
Kehadiran Dolar AS Menghambat Kenaikan AUD/USD
Dalam sesi perdagangan terbaru di Eropa, pasangan mata uang dolar Australia/dolar AS (AUD/USD) sedang mengalami fase konsolidasi di sekitar level 0.6685. Meskipun mendapat tekanan dari dolar AS yang semakin kuat, AUD/USD tetap menunjukkan kemampuan bertahan berkat beberapa faktor pendukung penting.
Indeks DXY (Dollar Index) telah menetapkan level tertinggi mingguan di sekitar 98.35, mencerminkan kondisi “flight to safety” dengan tekanan kenaikan yang kuat dari dolar AS di tengah ketidakpastian global. Namun, menurut notulen rapat FOMC bulan Desember yang baru dirilis, pejabat Fed cenderung untuk melanjutkan pelonggaran kebijakan moneter. Rapat terakhir menunjukkan bahwa anggota komite percaya bahwa mempertahankan kebijakan yang lebih netral akan membantu melindungi pasar tenaga kerja dari risiko resesi.
Sinyal Teknikal Menunjukkan Peluang Pemulihan Dolar Australia
Secara teknikal, meskipun AUD/USD sedang diperdagangkan dengan tekanan yang ringan, indikator-indikator telah memberikan sinyal positif. Rata-rata Pergerakan Eksponensial (EMA) 20 hari tetap menunjukkan tren naik di level 0.6651, berperan sebagai support penting yang membantu menjaga momentum kenaikan pasangan ini.
Indikator RSI 14 hari saat ini berada di level 61, tetap dalam zona positif tetapi belum mencapai batas “overbought” (>70), yang menunjukkan masih ada ruang bagi dolar Australia untuk terus menguat. Selama AUD/USD tetap berada di atas EMA 20 hari yang sedang naik, setiap penarikan kembali dapat dianggap sebagai daya tarik kembali dalam konteks tren kenaikan yang lebih besar.
Target Harga dan Skenario Ke Depan
Jika AUD/USD mampu menutup sesi hari di atas puncak dari 29 Desember (level 0.6725), maka target berikutnya adalah di area psikologis 0.6800. Ini bukan hanya level resistance teknikal tetapi juga menandai titik balik penting dalam psikologi pasar.
Di sisi Australia, Reserve Bank of Australia (RBA) telah menyatakan sikap tegas, menyebutkan bahwa mereka tidak menutup kemungkinan untuk menaikkan suku bunga jika inflasi tetap tinggi. Hal ini dapat menjadi katalis yang mendukung dolar Australia dalam jangka panjang, terutama saat tahun 2026 semakin dekat dan data inflasi menjadi fokus utama pasar.
(Analisis ini dilakukan dengan dukungan dari alat analisis modern.)