Keputusan Federal Reserve untuk mengurangi suku bunga telah mengonfirmasi prediksi pasar. Menurut informasi dari Golden Ten Data, Michael Rosen, kepala investasi di Angeles Investments, menyatakan bahwa pengurangan sebesar 25 basis poin sesuai dengan skenario yang diperkirakan oleh analis dan operator.
Yang paling terungkap dari pernyataan tersebut adalah penekanan eksplisit pada kelemahan pasar tenaga kerja sebagai faktor penentu untuk pelonggaran moneter ini. Alasan ini menandai perubahan dalam prioritas bank sentral, mencerminkan kekhawatiran yang meningkat tentang kinerja lapangan kerja dalam ekonomi AS.
Michael Rosen menyoroti bahwa pemungutan suara 9 banding 3 mendukung pengurangan 25 basis poin mencerminkan tingkat konsensus internal tertentu, meskipun tidak sepenuhnya seragam. Hasil ini menunjukkan bahwa Federal Reserve tetap bersedia melanjutkan kebijakan pelonggaran dalam jangka pendek, tergantung pada perilaku indikator tenaga kerja.
Mengenai prospek masa depan, proyeksi pasar tidak mengalami perubahan signifikan. Ekspektasi pelonggaran tambahan sebesar 25 basis poin untuk tahun depan tetap tidak berubah, yang menunjukkan bahwa para operator menganggap jalur kebijakan moneter saat ini berkelanjutan, tergantung pada bagaimana situasi lapangan kerja berkembang dalam kuartal-kuartal mendatang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Komite Kebijakan Moneter Federal Reserve tetap pada jalur yang direncanakan dengan penekanan pada pemulihan tenaga kerja
Keputusan Federal Reserve untuk mengurangi suku bunga telah mengonfirmasi prediksi pasar. Menurut informasi dari Golden Ten Data, Michael Rosen, kepala investasi di Angeles Investments, menyatakan bahwa pengurangan sebesar 25 basis poin sesuai dengan skenario yang diperkirakan oleh analis dan operator.
Yang paling terungkap dari pernyataan tersebut adalah penekanan eksplisit pada kelemahan pasar tenaga kerja sebagai faktor penentu untuk pelonggaran moneter ini. Alasan ini menandai perubahan dalam prioritas bank sentral, mencerminkan kekhawatiran yang meningkat tentang kinerja lapangan kerja dalam ekonomi AS.
Michael Rosen menyoroti bahwa pemungutan suara 9 banding 3 mendukung pengurangan 25 basis poin mencerminkan tingkat konsensus internal tertentu, meskipun tidak sepenuhnya seragam. Hasil ini menunjukkan bahwa Federal Reserve tetap bersedia melanjutkan kebijakan pelonggaran dalam jangka pendek, tergantung pada perilaku indikator tenaga kerja.
Mengenai prospek masa depan, proyeksi pasar tidak mengalami perubahan signifikan. Ekspektasi pelonggaran tambahan sebesar 25 basis poin untuk tahun depan tetap tidak berubah, yang menunjukkan bahwa para operator menganggap jalur kebijakan moneter saat ini berkelanjutan, tergantung pada bagaimana situasi lapangan kerja berkembang dalam kuartal-kuartal mendatang.