Data terbaru tentang penyebaran cryptocurrency di seluruh dunia menunjukkan variasi yang jelas antar wilayah. Uni Emirat Arab memimpin dengan hasil mengesankan 31,0% dari populasi yang memiliki aset digital, dan Turki menempati posisi kedua dengan 25,6%. Tempat ketiga diberikan kepada Singapura, di mana tingkatnya mencapai 24,4%.
Lanskap Adopsi Aset Digital Global
Selain podium TOP 3, terlihat pembagian geografis yang menarik. Negara-negara Asia dan pasar berkembang menunjukkan minat yang sangat besar: Vietnam dengan hasil 21,2% dan Brasil dengan 20,6% berada tepat di belakang para pemimpin. Hong Kong (Cina) dengan 14,3% dan Korea Selatan dengan 13,6% mempertahankan posisi kuat di wilayah Asia Pasifik.
Di mana cryptocurrency kurang populer?
Di sisi lain spektrum, harus diperhatikan pasar barat. Amerika Serikat, meskipun menjadi pusat inovasi dunia, hanya mencapai 15,5%, jauh di bawah negara-negara terdepan. Jerman mempertahankan 8,9%, dan ekonomi Asia seperti Jepang (5,0%) dan China (3,7%) menunjukkan tingkat adopsi yang lebih rendah, yang mungkin mengindikasikan posisi regulasi yang lebih ketat terhadap aset digital.
Data ini menunjukkan bahwa adopsi cryptocurrency tidak berkorelasi langsung dengan tingkat perkembangan ekonomi, tetapi lebih kepada tingkat keterbukaan regulasi dan kebutuhan akan solusi keuangan alternatif.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
UEA Arab dominasi dalam adopsi cryptocurrency global: peta minat dunia pada 2025
Data terbaru tentang penyebaran cryptocurrency di seluruh dunia menunjukkan variasi yang jelas antar wilayah. Uni Emirat Arab memimpin dengan hasil mengesankan 31,0% dari populasi yang memiliki aset digital, dan Turki menempati posisi kedua dengan 25,6%. Tempat ketiga diberikan kepada Singapura, di mana tingkatnya mencapai 24,4%.
Lanskap Adopsi Aset Digital Global
Selain podium TOP 3, terlihat pembagian geografis yang menarik. Negara-negara Asia dan pasar berkembang menunjukkan minat yang sangat besar: Vietnam dengan hasil 21,2% dan Brasil dengan 20,6% berada tepat di belakang para pemimpin. Hong Kong (Cina) dengan 14,3% dan Korea Selatan dengan 13,6% mempertahankan posisi kuat di wilayah Asia Pasifik.
Di mana cryptocurrency kurang populer?
Di sisi lain spektrum, harus diperhatikan pasar barat. Amerika Serikat, meskipun menjadi pusat inovasi dunia, hanya mencapai 15,5%, jauh di bawah negara-negara terdepan. Jerman mempertahankan 8,9%, dan ekonomi Asia seperti Jepang (5,0%) dan China (3,7%) menunjukkan tingkat adopsi yang lebih rendah, yang mungkin mengindikasikan posisi regulasi yang lebih ketat terhadap aset digital.
Data ini menunjukkan bahwa adopsi cryptocurrency tidak berkorelasi langsung dengan tingkat perkembangan ekonomi, tetapi lebih kepada tingkat keterbukaan regulasi dan kebutuhan akan solusi keuangan alternatif.