Telepon di ujung sana terdengar suara serak: "3 juta U hilang. Hanya dalam satu detik, saldo langsung kosong. Saya sama sekali tidak melakukan operasi otorisasi apa pun."
Ini bukan likuidasi, bukan risiko platform, tetapi hal paling menyakitkan di dunia kripto—aset langsung dicuri orang. Setelah melapor, polisi hanya berkata sembarangan: "Mungkin salah satu anggota keluarga salah operasi." dan selesai.
Kemudian saat memeriksa akun, baru sadar bahwa masalah sudah lama tersembunyi dalam rutinitas sehari-hari: sistem ponsel yang tidak pernah diperbarui selama tiga tahun, password WiFi yang digunakan selama tujuh delapan tahun, aplikasi jahat yang terpasang penuh di ponsel, bahkan screenshot mnemonic phrase yang disimpan di catatan.
Di dunia blockchain, pintu anti pencurian tampak tak tergoyahkan, tetapi kuncinya tergantung terang-terangan di gagang pintu.
Saya secara rutin mengikuti metode hacker kripto, sering berkata kepada orang di sekitar: "Masuk ke dunia koin, pelajari dulu cara bertahan, baru pikirkan cara menghasilkan uang." Terlalu banyak orang yang berfokus pada keuntungan seratus kali lipat, menaruh aset di balik 'tembok kertas'.
**Langkah Pertama: Manajemen mnemonic phrase secara tersembunyi**
Mnemonic phrase hanya punya satu takdir—ditulis tangan di kertas, benar-benar memutuskan koneksi dengan internet. Menyimpan di WeChat, catatan, screenshot di ponsel—semua itu sama saja menempelkan kunci di papan pengumuman lingkungan. Hacker tidak perlu membobol apa pun, langsung menemukan mnemonic phrase-mu, dan akunmu jadi miliknya.
Cara yang benar sangat sederhana: tulis dengan pena, simpan di dua tempat aman yang berbeda. Pena dan kertas, selalu menjadi yang paling terpercaya.
**Langkah Kedua: Perangkat harus independen**
Jika asetmu cukup besar, gunakan satu perangkat bersih khusus untuk mengelola dompet. Persyaratan perangkat ini adalah: tidak menginstal perangkat lunak sembarangan, tidak klik tautan asing, tidak terhubung WiFi umum. Banyak orang menggunakan ponsel lama lima atau enam tahun untuk mengelola aset, sistemnya penuh celah, ini seperti menggunakan bangunan berbahaya untuk menjaga brankasmu.
**Langkah Ketiga: Pastikan port jaringan aman**
Ganti password WiFi di rumah secara rutin, perbarui firmware router secara tepat waktu. Kamu mungkin berpikir hacker hanya menyerang dari depan, padahal sering kali mereka masuk lewat pintu samping jaringan rumah. Router yang diretas, semua perangkat yang terhubung menjadi rentan.
Di dunia kripto, kita selalu membahas bagaimana cara mendapatkan keuntungan lebih cepat, bagaimana mengikuti tren. Tapi sebenarnya, menjaga aset jauh lebih sulit daripada mendapatkan aset. Keamanan bukanlah soal pilihan yang bisa diabaikan, melainkan gerbang bertahan hidup yang harus dilalui.
Keuntungan stabil sejati tidak pernah bergantung pada keberanian, melainkan ketelitian.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Telepon di ujung sana terdengar suara serak: "3 juta U hilang. Hanya dalam satu detik, saldo langsung kosong. Saya sama sekali tidak melakukan operasi otorisasi apa pun."
Ini bukan likuidasi, bukan risiko platform, tetapi hal paling menyakitkan di dunia kripto—aset langsung dicuri orang. Setelah melapor, polisi hanya berkata sembarangan: "Mungkin salah satu anggota keluarga salah operasi." dan selesai.
Kemudian saat memeriksa akun, baru sadar bahwa masalah sudah lama tersembunyi dalam rutinitas sehari-hari: sistem ponsel yang tidak pernah diperbarui selama tiga tahun, password WiFi yang digunakan selama tujuh delapan tahun, aplikasi jahat yang terpasang penuh di ponsel, bahkan screenshot mnemonic phrase yang disimpan di catatan.
Di dunia blockchain, pintu anti pencurian tampak tak tergoyahkan, tetapi kuncinya tergantung terang-terangan di gagang pintu.
Saya secara rutin mengikuti metode hacker kripto, sering berkata kepada orang di sekitar: "Masuk ke dunia koin, pelajari dulu cara bertahan, baru pikirkan cara menghasilkan uang." Terlalu banyak orang yang berfokus pada keuntungan seratus kali lipat, menaruh aset di balik 'tembok kertas'.
**Langkah Pertama: Manajemen mnemonic phrase secara tersembunyi**
Mnemonic phrase hanya punya satu takdir—ditulis tangan di kertas, benar-benar memutuskan koneksi dengan internet. Menyimpan di WeChat, catatan, screenshot di ponsel—semua itu sama saja menempelkan kunci di papan pengumuman lingkungan. Hacker tidak perlu membobol apa pun, langsung menemukan mnemonic phrase-mu, dan akunmu jadi miliknya.
Cara yang benar sangat sederhana: tulis dengan pena, simpan di dua tempat aman yang berbeda. Pena dan kertas, selalu menjadi yang paling terpercaya.
**Langkah Kedua: Perangkat harus independen**
Jika asetmu cukup besar, gunakan satu perangkat bersih khusus untuk mengelola dompet. Persyaratan perangkat ini adalah: tidak menginstal perangkat lunak sembarangan, tidak klik tautan asing, tidak terhubung WiFi umum. Banyak orang menggunakan ponsel lama lima atau enam tahun untuk mengelola aset, sistemnya penuh celah, ini seperti menggunakan bangunan berbahaya untuk menjaga brankasmu.
**Langkah Ketiga: Pastikan port jaringan aman**
Ganti password WiFi di rumah secara rutin, perbarui firmware router secara tepat waktu. Kamu mungkin berpikir hacker hanya menyerang dari depan, padahal sering kali mereka masuk lewat pintu samping jaringan rumah. Router yang diretas, semua perangkat yang terhubung menjadi rentan.
Di dunia kripto, kita selalu membahas bagaimana cara mendapatkan keuntungan lebih cepat, bagaimana mengikuti tren. Tapi sebenarnya, menjaga aset jauh lebih sulit daripada mendapatkan aset. Keamanan bukanlah soal pilihan yang bisa diabaikan, melainkan gerbang bertahan hidup yang harus dilalui.
Keuntungan stabil sejati tidak pernah bergantung pada keberanian, melainkan ketelitian.