Platform media sosial mulai membangun ekosistem perdagangan. Dari perdagangan saham hingga mata uang virtual, fungsi-fungsi secara bertahap disempurnakan. Platform perdagangan sosial baru semacam ini sedang menjadi titik pertumbuhan pasar. Pengguna dapat langsung menyelesaikan transaksi di lingkungan komunitas yang sudah dikenal, menurunkan ambang batas, dan juga menciptakan peluang platform baru. Model yang menggabungkan sosial dan perdagangan ini membuka ruang imajinasi baru di pasar perdagangan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
14 Suka
Hadiah
14
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
SchrodingerWallet
· 8jam yang lalu
Astaga, platform sosial juga mulai melakukan perdagangan? Sekarang sulit untuk tidak menghasilkan uang.
Lihat AsliBalas0
StakeTillRetire
· 01-11 20:58
Wah, ini dia, harus waspada saat nge-boost feed agar tidak kena scam? Sosial + trading kan memang mengumpulkan para pemula bersama-sama, haha
Lihat AsliBalas0
DataChief
· 01-11 20:58
Sosial+perdagangan memang kombinasi yang hebat, tapi apakah benar-benar bisa mencegah penipuan? Saya masih sedikit khawatir...
Lihat AsliBalas0
MetaverseLandlord
· 01-11 20:53
Ada lagi trik baru untuk memanen keuntungan cepat... Sosial + trading benar-benar bisa menurunkan ambang batas? Kenapa aku malah mencium aroma pasar dalam?
Lihat AsliBalas0
DaoResearcher
· 01-11 20:45
Menurut data dari whitepaper, mekanisme insentif dari mode perdagangan sosial ini sebenarnya memiliki celah fatal—Token Weighted Voting pasti akan mengkonsentrasikan hak pengelolaan platform ke paus.
---
Dari sudut pandang UX, memang menurun, tapi inti dari ini tetaplah melakukan monetisasi lalu lintas, jangan tertipu.
---
Perlu dicatat bahwa logika ini sudah lama dibuktikan gagal dalam voting pengelolaan MakerDAO, lihat saja contoh kegagalan proposal MIP-25.
---
Integrasi perdagangan sosial terdengar menyenangkan, tapi masalah sebenarnya adalah—siapa yang menjamin mekanisme penetapan harga tidak akan dimanipulasi? Data di chain menunjukkan masalah slippage di platform semacam ini cukup mengkhawatirkan.
---
Asumsinya, mode ini hanya bisa berhasil jika memenuhi: 1. Pengelolaan terdesentralisasi benar-benar terealisasi 2. Insentif transaksi sejalan dengan tujuan komunitas. Saat ini, keduanya belum terpenuhi, jangan terlalu percaya diri dulu.
---
Eh, bukankah ini cuma trik retensi pengguna dengan identitas berbeda? Menganggap fungsi transaksi sebagai daya lengket sosial, kedengarannya sangat manis.
---
Mengutip pandangan Vitalik, masalah utama DAO berbasis platform adalah—kontradiksi antara operasi terpusat dan pengelolaan yang tersebar tidak bisa diselesaikan, proyek ini pasti akan menghadapi masalah.
Platform media sosial mulai membangun ekosistem perdagangan. Dari perdagangan saham hingga mata uang virtual, fungsi-fungsi secara bertahap disempurnakan. Platform perdagangan sosial baru semacam ini sedang menjadi titik pertumbuhan pasar. Pengguna dapat langsung menyelesaikan transaksi di lingkungan komunitas yang sudah dikenal, menurunkan ambang batas, dan juga menciptakan peluang platform baru. Model yang menggabungkan sosial dan perdagangan ini membuka ruang imajinasi baru di pasar perdagangan.