Sebelum memutuskan untuk masuk pasar, kita perlu menghitung-hitung diri sendiri dengan baik.
Pertama-tama tanyakan pada diri sendiri, berapa banyak yang benar-benar berencana untuk diinvestasikan? Saat orang lain mendorong, apakah kamu bisa bertahan? Atau ada yang membanggakan bahwa suatu koin akan melambung, apakah kamu akan terbawa suasana?
Lalu adalah target keuntungan. Berapa banyak kenaikan yang harus kamu tutup posisi dan ambil keuntungan? Angka ini harus dipikirkan sebelumnya, jangan sampai setelah naik kamu malah enggan menjual. Sebaliknya, garis batas penurunan juga harus ditetapkan—sampai di mana kerugian harus diakui dan keluar? Setelah kedua garis ini ditetapkan, harus ditegakkan dengan disiplin.
Lebih dalam lagi: apakah uang ini akan mempengaruhi tidurmu? Apakah kamu meminjam uang untuk masuk pasar? Apakah keluarga terus-menerus mendesak agar kamu menghasilkan uang? Yang lebih penting, apakah kamu benar-benar percaya pada proyek ini, atau hanya ingin menang besar untuk membuktikan nilai diri?
Jujur menilai rasa bangga dan keinginan berlebih pada diri sendiri. Tujuan utama berinvestasi adalah untuk meningkatkan diri, atau hanya untuk pamer dan bersaing? Apakah saat ini kamu merasa cemas karena uang? Kalau cemas datang, apa yang akan dilakukan—mencurahkan ke teman untuk mengurangi stres, atau mampu mengatur diri sendiri?
Yang terakhir ini sangat realistis: meskipun sudah melakukan semua persiapan, tetap tidak mencapai harapan, apa yang akan kamu lakukan? Menerima kerugian? Menyesuaikan strategi? Atau keluar dari pasar sepenuhnya?
Jika pertanyaan-pertanyaan ini belum terjawab dengan baik, maka pasar terbaik sekalipun tidak akan menyelamatkanmu.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
10 Suka
Hadiah
10
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
JustHereForAirdrops
· 13jam yang lalu
Aduh, ini adalah tempat yang selalu saya jatuh... Bagian tidur itu menyentuh hati saya.
Lihat AsliBalas0
BoredApeResistance
· 01-11 17:51
Sejujurnya, kata-kata ini menyentuh titik sakit. Berapa banyak orang yang sama sekali tidak pernah memikirkan mengapa mereka harus masuk pasar, baru menyadari setelah terperangkap dalam satu putaran.
Lihat AsliBalas0
OnchainFortuneTeller
· 01-11 17:49
Singkatnya, tanyakan pada diri sendiri apakah kamu seorang penjudi, benar-benar.
Lihat AsliBalas0
BrokenYield
· 01-11 17:45
ngl ini cuma pembelaan untuk orang yang sebenarnya tidak punya keyakinan... jika kamu benar-benar duduk di sana melakukan semua refleksi diri sebelum menekan tombol, kamu sudah kalah dari uang pintar lol
Lihat AsliBalas0
ApeShotFirst
· 01-11 17:30
Menghitung uang? Saya cuma mau jadi kaya, hahaha
Tidur? Tidur apa, garis lilin adalah tempat tidurku
Lihat AsliBalas0
SchroedingersFrontrun
· 01-11 17:29
Mereka bicara keras, tapi memang menyentuh hati. Saya adalah tipe orang yang tidak mau menjual saat harga naik, dan tidak berani mengakui kerugian saat harga turun.
Sebelum memutuskan untuk masuk pasar, kita perlu menghitung-hitung diri sendiri dengan baik.
Pertama-tama tanyakan pada diri sendiri, berapa banyak yang benar-benar berencana untuk diinvestasikan? Saat orang lain mendorong, apakah kamu bisa bertahan? Atau ada yang membanggakan bahwa suatu koin akan melambung, apakah kamu akan terbawa suasana?
Lalu adalah target keuntungan. Berapa banyak kenaikan yang harus kamu tutup posisi dan ambil keuntungan? Angka ini harus dipikirkan sebelumnya, jangan sampai setelah naik kamu malah enggan menjual. Sebaliknya, garis batas penurunan juga harus ditetapkan—sampai di mana kerugian harus diakui dan keluar? Setelah kedua garis ini ditetapkan, harus ditegakkan dengan disiplin.
Lebih dalam lagi: apakah uang ini akan mempengaruhi tidurmu? Apakah kamu meminjam uang untuk masuk pasar? Apakah keluarga terus-menerus mendesak agar kamu menghasilkan uang? Yang lebih penting, apakah kamu benar-benar percaya pada proyek ini, atau hanya ingin menang besar untuk membuktikan nilai diri?
Jujur menilai rasa bangga dan keinginan berlebih pada diri sendiri. Tujuan utama berinvestasi adalah untuk meningkatkan diri, atau hanya untuk pamer dan bersaing? Apakah saat ini kamu merasa cemas karena uang? Kalau cemas datang, apa yang akan dilakukan—mencurahkan ke teman untuk mengurangi stres, atau mampu mengatur diri sendiri?
Yang terakhir ini sangat realistis: meskipun sudah melakukan semua persiapan, tetap tidak mencapai harapan, apa yang akan kamu lakukan? Menerima kerugian? Menyesuaikan strategi? Atau keluar dari pasar sepenuhnya?
Jika pertanyaan-pertanyaan ini belum terjawab dengan baik, maka pasar terbaik sekalipun tidak akan menyelamatkanmu.